Mengenal Tingkatan Moksa dalam Ajaran Hindu untuk Mencapai Kebahagiaan Tertinggi

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Moksa adalah salah satu sradha dalam ajaran agama Hindu yang menjadi tujuan tertinggi bagi penganutnya. Dalam moksa, Atman (jiwa) harus terbebas dari unsur duniawi supaya bisa menyatu dengan Brahman (Tuhan).
Orang yang sudah mencapai Moksa berarti telah mencapai alam Sat Cit Ananda, yaitu kebahagiaan yang tertinggi. Setiap orang pada hakikatnya bisa mencapai Moksa, asal mereka mengikuti jalan lurus yang ditunjuk oleh agama.
Jalan tersebut tentunya harus berpedoman pada ajaran Sang Hyang Widhi yang diturunkan kepada para Maharsi. Dalam ajaran Hindu, terdapat tingkatan moksa yang harus dipahami dan direnungi. Apa sajakah itu? Untuk mengetahuinya, simak penjelasan berikut.
Tingkatan Moksa dalam Ajaran Agama Hindu
Moksa dikenal juga sebagai kebebasan dalam kitab suci Sarasamuscaya. Kebebasan ini dapat diraih melalui tingkatan-tingkatan tertentu. Berikut penjelasannya seperti dikutip dari buku Widya Dharma Agama Hindu untuk SMA oleh Ida Bagus Sudirga, dkk:
1. Samipya
Samipya merupakan suatu kebebasan yang dapat dicapai seseorang selama hidup di dunia. Hal ini dapat dilakukan oleh para Yogi dan Maharsi dengan melepaskan unsur-unsur duniawi sehingga dapat mendengar wahyu Tuhan.
Dalam keadaan yang demikian, Atman berada sangat dekat dengan Tuhan. Ini karena, para Yogi dan Maharsi melakukan samadhi yang dapat mengosongkan jiwa dan pikiran mereka. Ketika samadhi selesai, maka keadaan akan kembali seperti biasa.
2. Sarupya (Sadharmya)
Sarupya adalah suatu kebebasan yang didapat seseorang ketika di dunia karena sebab kelahirannya. Kedudukan Atman merupakan pancaran dari kemahakuasaan Tuhan, seperti halnya Sri Rama, Buddha Gautama, dan Sri Kresna. Walaupun Atman telah mengambil suatu perwujudan tertentu, namun ia tidak terikat oleh segala sesuatu yang ada di dunia ini.
3. Salokya
Salokya adalah suatu kebebasan yang dapat dicapai oleh Atman karena telah berada dalam posisi dan kesadaran yang sama dengan Tuhan. Dalam keadaan ini, Atman telah mencapai tingkatan Dewa yang merupakan manifestasi dari Tuhan itu sendiri.
Selain tiga tingkatan tadi, agama Hindu juga mengenal tingkatan lain yang terdiri dari Jiwa Mukti, Wideha Mukti, dan Purna Mukti. Berikut penjelasannya, dikutip dari buku Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti untuk SD oleh Dewa Artana, dkk.,:
Jiwa Mukti adalah kebebasan yang dicapai seseorang selama hidup di dunia. Pada tingkatan ini, atman tidak lagi terpengaruh oleh unsur-unsur duniawi.
Wideha Mukti (Karma Mukti) yaitu kebebasan yang dicapai seseorang selama hidup di dunia. Atman orang tersebut telah meninggalkan jasadnya. Akan tetapi, atman belum bisa bersatu dengan Brahman karena masih ada pengaruh unsur-unsur duniawi.
Purna Mukti adalah kebebasan yang dicapai seseorang ketika atmanya telah menyatu dengan Brahman. Tingkatan moksa ini merupakan tingkatan yang paling sempurna dan tertinggi.
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Apa itu moksa?

Apa itu moksa?
Moksa adalah salah satu sradha dalam ajaran agama Hindu yang menjadi tujuan tertinggi bagi penganutnya.
Bagaimana cara mencapai moksa?

Bagaimana cara mencapai moksa?
Setiap orang pada hakikatnya dapat mencapai Moksa, asal mereka mengikuti jalan lurus yang ditunjuk oleh agama. Jalan tersebut tentunya harus berpedoman pada ajaran Sang Hyang Widhi yang diturunkan kepada para Maharsi.
Apa saja tingkatan moksa?

Apa saja tingkatan moksa?
Moksa terdiri dari tiga tingkatan utama yakni Samipya, Sarupya, Salokya. Selain itu, ada pula tingkatan moksa yang terdiri dari Jiwa Mukti, Wideha Mukti, dan Purnama Mukti.
