Mengenal Weda Sruti, Kitab Suci yang Memuat Wahyu Sang Hyang Widhi

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Agama Hindu merupakan salah satu agama yang diakui di Indonesia. Sejarah perkembangannya cukup panjang dan menghasilkan sejumlah penganut yang tersebar di beberapa wilayah.
Sama seperti agama lain, umat Hindu juga memiliki kitab suci yang mereka yakini, yakni kitab Weda yang memiliki arti pengetahuan. Kitab suci weda memuat ajaran kesucian yang diwahyukan Sang Hyang Widhi kepada Maharsi.
Kitab suci Weda menjadi pedoman bagi umat Hindu dalam menjalani kesehariannya. Ada dua bentuk kitab suci Weda, salah satunya adalah Weda Sruti. Bagaimana isi ajarannya? Untuk mengetahuinya, simak penjelasan berikut.
Kitab Suci Weda Sruti
Mengutip buku Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti untuk anak SD, Weda Sruti adalah kitab suci yang memuat wahyu Sang Hyang Widhi kepada Maharsi. Kitab suci ini bersumberkan wahyu Tuhan (Brahman) yang didengarkan secara langsung oleh para Sapta Rsi.
Secara bahasa, Sruti berasal dari kata "Sru" yang artinya mendengar (revealed teaching). Sehingga, Weda Sruti dapat diartikan juga sebagai sabda suci yang didengarkan.
Menurut Maharsi Manu, Weda Sruti adalah Weda yang sebenarnya. Berdasarkan jenis dan isinya, Weda Sruti dibagi menjadi 3 bagian yaitu Kitab Mantra, Kitab Brahmana (Karma Kanda), dan Upanisad (Jnana Kanda). Berikut penjelasan lengkapnya:
a. Kitab Mantra
Kitab Mantra terdiri atas empat himpunan Samhita yang disebut Catur Weda Samhita. Berikut isinya:
Rig Veda Samhita, terdiri dari 10.552 mantra, isinya terbagi atas 10 Mandala yang memuat kumpulan mantra dan ajaran-ajaran umum dalam bentuk pemujaan kepada Tuhan. Pendeta yang melantunkan mantra-mantra dalam kitab Rig Veda disebut Hotr (Hotri).
Sama Veda Samhita, terdiri dari 1875 mantra. Himpunan samhita ini memuat lagu-lagu pujaan yang dinyanyikan pada saat upacara. Pendeta yang melantunkan mantra dalam kitab Sama Veda disebut Udgatr (Udgatril Udgatra).
Yajur Veda Samhita, terdiri dari 1975 mantra yang memuat ajaran umum tentang pokok-pokok/hakikat pelaksanaan Yajna. Pendeta yang melantunkan mantra-mantra dalam kitab Yajur Veda Samhita disebut Advaryu.
Atharva Veda Samhita, terdiri dari 5.987 mantra yang berbentuk prosa. Atharva Veda Samhita memuat tuntunan hidup sehari-hari yang berhubungan dengan kehidupan duniawi. Pendeta yang melantunkan mantra-mantra dalam kitab ini disebut dengan Gopatha Brahmana.
b. Kitab Brahmana (Karma Kanda)
Kitab Brahmana (Karma Kanda) adalah kitab yang memuat ajaran tentang kewajiban hidup beragama. Made Urip Dharmaputra dalam buku Sanatana Dharma menyebutkan bahwa kitab Brahmana juga memuat himpunan doa-doa yang dipergunakan dalam upacara Yajna. Kitab Brahmana (Karma Kanda) merupakan penjelasan arti kata (mantra).
c. Kitab Upanisad Aranyaka (Jnana Kanda)
Kitab Upanisad dan Aranyaka (Jnana Kanda) isinya adalah himpunan mantra-mantra yang membahas berbagai segi tentang filsafat Ketuhanan. Kitab Upanisad dan Aranyaka sering disebut dengan kitab Rahasya Jnanam karena isinya membahas tentang hal-hal yang bersifat rahasia.
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Apa itu Weda?

Apa itu Weda?
Weda merupakan kitab suci umat Hindu yang menjadi pedoman mereka dalam menjalani kesehariannya.
Apa saja jenis kitab suci Weda?

Apa saja jenis kitab suci Weda?
Ada dua jenis kitab suci Weda yakni Weda Sruti dan Weda Smerti.
Apa isi kitab suci Weda Sruti?

Apa isi kitab suci Weda Sruti?
Weda Sruti adalah kitab suci yang memuat wahyu Sang Hyang Widhi kepada Maharsi. Kitab suci ini bersumberkan wahyu Tuhan (Brahman) yang didengarkan secara langsung oleh para Sapta Rsi.
