Konten dari Pengguna

Mengetahui Arti Sikap Persisten, Ciri-Ciri, dan Cara Membangunnya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi arti sikap persisten. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi arti sikap persisten. Foto: Pexels

Persisten adalah istilah dalam bahasa Indonesia yang digunakan untuk menunjukkan sikap gigih seseorang dalam mencapai tujuan tertentu. Sikap persisten dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, baik di bidang pekerjaan, pendidikan, bisnis, dan lain-lain.

Mengutip buku 25 lesson in 25 years karya Agnes Lina Purwaningsih, seseorang yang memiliki sikap persisten tidak enggan untuk terus mencoba walaupun dihadapi oleh berbagai rintangan, tantangan, dan hambatan yang berat.

Orang yang bersikap persisten selalu antusias dalam meraih apa yang diinginkannya. Meski sudah berkali-kali mengalami kegagalan, mereka tidak ingin berhenti atau mundur begitu saja. Sebaliknya, mereka justru semakin tertantang dan terus berusaha mencapai hasil yang diharapkan.

Untuk mengetahui lebih lanjut terkait arti sikap persisten, ciri-ciri, beserta contohnya, simak penjelasan berikut ini.

Arti Sikap Persisten

Persisten adalah sikap gigih. Foto: Pexels

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), persisten adalah gigih, kukuh, terus menerus, atau bersinambung. Istilah ini sebenarnya merupakan kata serapan dari bahasa Inggris persistent yang berarti “gigih”.

Fatih Syuhud dalam buku Akhlakul Karimah Budi Pekerti Luhur menjelaskan bahwa peristen adalah kemampuan seseorang untuk bersikap teguh pada apa yang dilakukan dan tetap semangat meskipun dihalangi berbagai rintangan.

Meskipun orang yang persisten cenderung keras kepala, mereka tetap tahu kapan harus menyerah atau meninggalkan tujuan sebab keadaan yang tidak memungkinkan, di antaranya:

  • Tujuan yang hendak dicapai sudah dianggap tidak relevan

  • Tujuan yang hendak dicapai mengalami kegagalan setelah mencoba berbagai cara dan kehabisan dukungan yang bersifat teknis

Ciri-Ciri Orang yang Persisten

Ilustrasi ciri-ciri orang yang persisten. Foto: Pexels

Persisten merupakan salah satu sikap yang harus dimiliki seseorang sebagai alat untuk meraih kesuksesan. Namun, tidak semua manusia di dunia ini mempunyai sikap persisten. Berikut adalah beberapa ciri-ciri orang persisten yang gigih dalam mencapai impiannya.

  • Selalu memiliki tujuan atau visi yang pasti.

  • Menganggap waktu sebagai sesuatu yang sangat berharga, sehingga mereka akan berusaha untuk tepat waktu dalam berbagai hal.

  • Tidak mudah menyerah meskipun gagal berkali-kali.

  • Tidak suka menunda-nunda pekerjaan.

  • Memiliki perencanaan yang matang atas segala hal yang hendak dilakukan untuk mencapai tujuan.

  • Selalu mengevaluasi diri sendiri, kesalahan yang dilakukan akan menjadi catatan agar tidak terulang kembali. Sementara kelebihannya akan menjadi motivasi untuk berkembang lebih baik.

Cara Membangun Sikap Persisten

Ilustrasi cara membangun sikap persisten. Foto: Pexels

Dihimpun dari laman lifehack.org, berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membangun sikap persisten atau kegigihan dalam diri sendiri.

1. Tetapkan tujuan dan keinginan

Sebelum membangun sikap persisten, tentukan terlebih dahulu apa yang ingin menjadi tujuan atau keinginan Anda. Tulis segala hal yang ingin Anda capai dalam hidup ini, termasuk hal-hal yang terdengar mustahil untuk diwujudkan. Tujuan-tujuan inilah yang akan membantu Anda untuk membentuk sikap persisten.

2. Cari sesuatu yang dapat menjadi motivasi

Setelah menetapkan tujuan dan keinginan, carilah sesuatu yang dapat Anda jadikan motivasi. Memiliki motivasi untuk mencapai tujuan sangatlah penting. Jika tidak, Anda akan mudah menyerah dan kehilangan semangat saat dihadapkan dengan kegagalan.

3. Buat perencanaan yang matang

Langkah selanjutnya adalah membuat perencanaan yang matang. Setelah tujuan dan motivasi ditetapkan, Anda harus segera bergerak agar tidak membuang-buang waktu.

Rencanakan dengan matang apa saja hal yang akan Anda kerjakan, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Tidak hanya itu, Anda juga harus menyiapkan berbagai rencana cadangan untuk menghadapi berbagai perubahan.

4. Tanamkan mindset positif kepada diri sendiri

Jalan untuk mencapai kesuksesan tentu tidak mudah, ada berbagai macam rintangan yang harus dilalui. Anda mungkin akan mengalami kegagalan lebih dari satu kali.

Oleh karena itu, Anda harus tetap menanamkan mindset positif untuk menepis segala pikiran negatif yang mungkin akan memengaruhi konsistensi Anda dalam mencapai kesuksesan.

5. Tanamkan sikap disiplin kepada diri sendiri

Seluruh rencana yang telah disusun untuk mencapai tujuan akan menjadi sia-sia jika tidak diiringi dengan kedisiplinan. Tanpa sikap disiplin, Anda akan menjadi orang yang mudah menyerah dan bermalas-malasan dalam mewujudkan keinginan. Sikap ini sangat diperlukan untuk mengendalikan diri dari segala kesulitan yang mungkin dihadapi.

(AAA)

Frequently Asked Question Section

Kapan waktu yang tepat untuk menyerah?
chevron-down

Saat tujuan yang hendak dicapai sudah dianggap tidak relevan atau mengalami banyak kegagalan dan kehabisan dukungan yang bersifat teknis.

Apa ciri-ciri orang yang persisten?
chevron-down

Orang yang persisten selalu memiliki tujuan atau visi yang pasti dan tidak mudah menyerah walaupun gagal berkali-kali.

Bagaimana cara membangun sikap persisten?
chevron-down

Cara paling utama untuk membangun sikap persisten adalah dengan menentukan tujuan atau keinginan yang ingin dicapai.