Konten dari Pengguna

Mengetahui Proses Spermatogenesis dan Cara Menjaga Kualitas Sperma

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi proses spermatogenesis. Foto: iStock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi proses spermatogenesis. Foto: iStock

Spermatogenesis adalah proses gametogenesis dalam pria dengan cara pembelahan mitosis dan meiosis. Singkatnya, spermatogenesis adalah proses pembentukan sel sperma dalam alat reproduksi pria.

Sementara itu, sel sperma yang merupakan hasil dari proses spermatogenesis, menjadi hal yang paling vital dalam proses reproduksi untuk mendapatkan keturunan. Diketahui, seorang pria setidaknya menghasilkan 20 juta/mililiter sel sperma saat ejakulasi.

Sperma memiliki kepala yang berbentuk lonjong dan ekor yang panjang. Ekor inilah yang digunakan untuk berenang dalam rahim menuju sel telur wanita.

Ilustrasi proses spermatogenesis. Foto: iStock

Proses Spermatogenesis

Dalam istilah biologi, spermatogenesis diambil dari kata spermato yang artinya benih, serta genesis yang merupakan proses pembentukan sesuatu. Seperti telah dijelaskan di atas, sebelum membuahi sel telur dalam proses reproduksi, sel sperma harus melewati proses ini yang terjadi dalam testis.

Sperma yang diproduksi terjadi dalam tubulus seminiferus yang berbentuk seperti tabung-tabung kecil, dan digunakan sebagai tempat hormon testosteron. Sementara dindingnya memiliki banyak sel (sel seritoli) dan berfungsi memberikan makanan untuk sel sperma yang belum matang.

Ketika beberapa sel sperma telah matang, sel sperma induk (spermatogonium) akan melakukan proses pembelahan dengan cara mitosis dan meiosis. Hasil pembelahan ini akan menghasilkan empat sperma yang lebih kecil ukurannya.

Proses spermatogenesis ini akan memproduksi lebih dari 300 juta sel sperma matang dengan ukuran 0,05 milimeter. Sel sperma matang ini dikeluarkan bersama air mani saat pria sedang mengalami ejakulasi.

Biasanya proses ini akan dialami oleh seorang pria ketika mencapai usia pubertasnya, dan akan terjadi secara terus menerus semasa hidup seorang pria.

Ilustrasi cara menjaga kualitas sperma. Foto: Pixabay

Menjaga Kualitas Sel Sperma

Dari sekian juta sel sperma dalam proses reproduksi tidak semuanya dapat bertahan dan berhasil membuahi sel telur. Oleh karenanya, dibutuhkan sperma dengan kualitas baik jika ingin segera memiliki buah hati.

Ciri sel sperma yang baik dapat dilihat dari jumlah, gerakan, dan struktur sperma. Penting bagi seorang pria untuk memerhatikan gaya hidup berkualitas agar menghasilkan sel sperma yang berkualitas.

Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kualitas sel sperma bagi pria.

  1. Memperhatikan asupan makanan yang mengandung gizi dan nutrisi yang seimbang.

  2. Berhenti kebiasaan merokok.

  3. Menjaga daya tahan tubuh dengan berolahraga.

  4. Melakukan hubungan badan yang aman bersama pasangan.

  5. Menjaga organ reproduksi dengan menghindari kebiasaan buruk seperti mengenakan celana terlalu ketat.

(HDP)