Mengimani Keberadaan Malaikat Pencatat Amal Buruk dan Baik

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Malaikat merupakan makhluk Allah SWT yang diciptakan dari cahaya. Jumlah malaikat sangat banyak, tapi yang wajib diimani hanya 10. Salah satunya adalah malaikat pencatat amal baik dan buruk manusia.
Meskipun tidak dapat dilihat secara kasat mata, namun malaikat pencatat amal baik dan buruk selalu berada di pundak kanan dan kiri manusia. Itu mengapa seluruh manusia diperintahkan untuk selalu berbuat baik dan menaati segala perintah-Nya.
Dalam surat Al Infitar ayat 10-12, Allah berfirman: “Padahal sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu), yang mulia (di sisi Allah) dan mencatat (pekerjaan-pekerjaanmu itu), mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan.”
Kehadiran malaikat pencatat amal baik dan buruk bertujuan agar agar berpikir dengan matang saat ingin melakukan sesuatu. Sebab, amal baik yang dilakukan semasa hidup di dunia dapat memberikan pertolongan saat di akhirat nanti.
Malaikat Pencatat Amal Manusia
Mengutip buku Membuka Tabir Pintu Langit Jilid 2, malaikat pencatat amal berjumlah dua yang berada di bahu kanan dan kiri. Kedua malaikat tersebut mencatat segala amal kebaikan dan keburukan, baik secara ucapan maupun tindakan yang dilakukan oleh manusia semasa hidupnya.
Malaikat Pencatat Amal Buruk
Malaikat pencatat amal keburukan disebut shahibul syimal karena berada di sebelah kiri anak Adam. Malaikat pencatat amal buruk Malaikat Atid. Ia selalu mendampingi manusia setiap waktu dan tidak pernah pergi.
Malaikat Atid bertugas sebagai penjaga atau saksi atas amal buruk manusia selama di dunia. Sebagaimana diriwayatkan oleh Syaikh Muhammad bin Sholih Al-‘Utsaimin dalam Tafsir Al-Qur’an Al-Karim, Ibnu ‘Utsaimin mengatakan:
"Raqib adalah sifat malaikat yang senantiasa mengawasi siang dan malam, tidak pernah berpisah dengan manusia. Sedangkan Atid maknanya, sifat malaikat yang senantiasa hadir, tidak mungkin absen atau mewakilkan tugas kepada yang lain."
Malaikat Pencatat Amal Baik
Malaikat pencatat amal kebaikan disebut shahibul yamin karena berada di sebelah kanan anak Adam. Tugas ini diemban Malaikat Raqib. Setiap amal kebaikan yang dilakukan manusia akan dicatat olehnya.
Malaikat Atid dan Raqib sangat jujur dan tidak pernah berdusta kepada Allah. Mereka mencatat dengan teliti, sehingga tidak ada satu pun kebaikan dan keburukan yang luput catatannya.
Tidak hanya perbuatan, segala ucapan manusia juga dicatat Malaikat Raqib dan Atid. Jadi, sudah sepatutnya semua hambat Allah berhati-hati dalam berbuat dan berucap selama hidup di dunia.
Manfaat Mengimani Tugas Malaikat
Mengutip buku Mengenal Malaikat-Malaikat Allah, Tentara Allah yang Patuh dan Setia oleh Nurul Ihsan, ada banyak hikmah yang bisa dipetik jika beriman kepada malaikat.
Membentuk sikap jujur, amanah, dan mendorong umat Muslim untuk senantiasa berperilaku baik.
Mengetahui keagungan Allah SWT melalui kekuatan-Nya dan kebesaran-Nya yang telah menciptakan malaikat dengan berbagai keistimewaannya.
Memperkuat keyakinan dan keimanan kita kepada Allah SWT.
Menumbuhkan sikap kehati-hatian dalam berperilaku.
Menambah rasa syukur kepada Allah SWT karena melalui malailat-malaikat-Nya, manusia memperoleh banyak hikmah.
(ANS)
