Konten dari Pengguna

Menilik Makna Lukas 10:18 tentang Kejatuhan Iblis

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Lukas 10 ayat 18 Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Lukas 10 ayat 18 Foto: Unsplash

Lukas 10:18 dalam Alkitab memberitakan kabar gembira, yaitu kembalinya ke-70 murid dan kemenangan atas setan atau iblis. Ayat Alkitab ini tercatat dalam Perjanjian Baru yang terdiri dari 260 pasal.

Kitab Lukas 10 disusun oleh teman seperjalanan Rasul Paulus, Lukas. Pasal tersebut dibedakan menjadi lima bagian, di antaranya “Yesus Mengutus Tujuh Puluh Murid”, “Yesus Mengecam Beberapa Kota”, “Kembalinya Ketujuh Puluh Murid”, “Ucapan Syukur dan Bahagia”, serta “Orang Samaria yang Murah Hati”.

Kembali membicarakan Lukas 10:18, ayat Alkitab ini termasuk dalam perikop “Kembalinya Ketujuh Puluh Murid”. Sebelum membahas Lukas 10:18 lebih jauh, simak terlebih dahulu bunyi ayat Alkitab berikut.

Ilustrasi Lukas 10 ayat 18 Foto: Unsplash

Bunyi Lukas 10:18 dalam Alkitab

Perikop “Kembalinya Ketujuh Puluh Murid” terdiri dari empat ayat Alkitab. Namun agar lebih memahami makna ayatnya, ada baiknya Anda menyimak beberapa ayat dari perikop lainnya di sini:

1. Yesus Mengutus Tujuh Puluh Murid

(1) Kemudian dari pada itu Tuhan menunjuk tujuh puluh murid yang lain, lalu mengutus mereka berdua-dua mendahului-Nya ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya.

(2) Kata-Nya kepada mereka: "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.

(3) Pergilah, sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah-tengah serigala.

(4) Janganlah membawa pundi-pundi atau bekal atau kasut, dan janganlah memberi salam kepada siapapun selama dalam perjalanan.

(5) Kalau kamu memasuki suatu rumah, katakanlah lebih dahulu: Damai sejahtera bagi rumah ini.

(6) Dan jikalau di situ ada orang yang layak menerima damai sejahtera, maka salammu itu akan tinggal atasnya. Tetapi jika tidak, salammu itu kembali kepadamu.

(7) Tinggallah dalam rumah itu, makan dan minumlah apa yang diberikan orang kepadamu, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya. Janganlah berpindah-pindah rumah.

(8) Dan jikalau kamu masuk ke dalam sebuah kota dan kamu diterima di situ, makanlah apa yang dihidangkan kepadamu,

(9) dan sembuhkanlah orang-orang sakit yang ada di situ dan katakanlah kepada mereka: Kerajaan Allah sudah dekat padamu.

(10) Tetapi jikalau kamu masuk ke dalam sebuah kota dan kamu tidak diterima di situ, pergilah ke jalan-jalan raya kota itu dan serukanlah:

2. Kembalinya Ketujuh Puluh Murid

(17) Kemudian ketujuh puluh murid itu kembali dengan gembira dan berkata: "Tuhan, juga setan-setan takluk kepada kami demi nama-Mu."

(18) Lalu kata Yesus kepada mereka: "Aku melihat Iblis jatuh seperti kilat dari langit.

(19) Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu.

(20) Namun demikian janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar di sorga."

Ilustrasi Lukas 10 ayat 18 Foto: Unsplash

Makna Lukas 10:18 dalam Alkitab

Mengutip buku Discipleship That Fits oleh Bobby Harrington dan Alex Absalom (2018), Lukas 10 menceritakan bahwa Yesus memberikan misi kepada 72 murid-Nya. Kemudian di ayat 18, Alkitab menceritakan ketujuh murid Tuhan Yesus yang berhasil menuntaskan misinya.

Murid-murid itu mengatakan bahwa mereka telah mengusir setan-setan dengan nama Tuhan Yesus. Kemudian, Yesus menjelaskan bahwa Dia telah melihat kejatuhan iblis.

Dengan kata lain, kuasa iblis sudah dipatahkan dan murid-murid telah meraih kemenangan. Yesus juga mengatakan Dirinya telah memberikan kuasa kepada murid-Nya.

Kendati demikian dalam ayat berikutnya, Tuhan Yesus Kristus memperingatkan murid-murid agar tidak bersukacita atas kemenangan tersebut. Namun, mereka harus berbahagia karena sudah dicatat sebagai warga Kerajaan Surga.

(GTT)