Metode Pemisahan Campuran Heterogen: Pengendapan hingga Filtrasi

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilmu kimia menjelaskan bahwa campuran heterogen adalah campuran yang zat penyusunnya tidak tercampur dengan sempurna. Campuran ini masih mengandung sifat-sifat zat asli dan dapat dibedakan dengan jelas.
Campuran heterogen bertolak belakang dengan campuran homogen, yang mana partikel penyusunnya sudah tercampur rata dengan sempurna dan tidak bisa dibedakan dengan jelas.
Seperti campuran homogen, campuran heterogen juga dapat dipisahkan dengan metode tertentu. Seperti apa metodenya? Simak ulasan berikut ini.
Metode Pemisahan Campuran Heterogen
Menurut Izarul Machdar (2015) dalam bukunya yang bertajuk Dasar Sintesis Proses dan Prarancangan Pabrik Kimia, terdapat empat metode yang bisa diterapkan guna memisahkan campuran heterogen, antara lain:
1. Pengendapan
Dalam metode pengendapan atau settling, partikel akan dipisahkan dari fluida menggunakan gaya gravitasi yang bekerja pada partikel tersebut. Partikel ini bisa berupa zat padat atau butiran cairan. Sementara itu, fluida bisa berupa cairan atau gas.
2. Flotasi
Flotasi merupakan metode pemisahan campuran zat padat atau partikel dengan air. Dalam metode ini, pembahasan yang lebih besar akan tenggelam, sedangkan yang lebih kecil mengapung layaknya busa.
3. Sentrifugasi
Sentrifugasi adalah metode pemisah campuran heterogen dengan memanfaatkan gaya sentrifugal. Metode ini berupaya memisahkan padatan yang sangat halus dengan jumlah campuran yang sedikit.
Dalam metode ini, densitas partikel padat harus lebih besar dari densitas cairan agar partikel solid bisa dipisahkan dari liquid. Contohnya adalah pemisahan sel darah merah dan putih dengan plasma darah.
4. Filtrasi
Penyaringan alias filtrasi adalah metode pemisahan campuran yang didasari perbedaan ukuran partikel. Biasanya, metode ini diterapkan untuk campuran berwujud cair dengan padat.
Contohnya adalah campuran pasir dengan air yang dipisahkan dengan kertas saring, pemisahan kristal gula tebu dengan tebu halus, dan sebagainya. Di sisi lain, metode ini juga kerap digunakan untuk memisahkan zat padat dengan ukuran partikel yang berbeda.
Misalnya, pembuatan tepung beras, di mana beras ditumbuk sampai halus kemudian disaring dengan saringan rapat. Nantinya, beras yang berubah menjadi tepung lolos lewat saringan, sedangkan yang kasar tersangkut dalam saringan.
Jenis-jenis Campuran Heterogen
Menurut Desy Wijaya S.Si. dalam buku Taktik Tokcer Kuasai IPA SD/MI Kelas V, campuran heterogen yang zat penyusunnya bisa dibedakan satu sama lain. Beberapa contohnya, yakni air sungai, susu, air laut, adonan kue, dan tanah.
Campuran heterogen dapat dibedakan menjadi dua jenis, di antaranya:
1. Koloid
Koloid adalah campuran yang berada di antara larutan dan suspensi. Koloid tampak homogen secara makroskopis, namun jika diamati lebih jelas akan tampak heterogen. Sehingga masih bisa dibedakan atas komponennya.
Beberapa ciri koloid, yaitu:
Terlihat keruh namun stabil atau tidak memisah.
Tidak dapat disaring.
Bersifat menghamburkan cahaya.
Contoh: air susu, santan, cat.
2. Suspensi
Suspensi merupakan campuran zat padat dengan cairan atau gas, di mana zat padat itu tidak larut. Adapun ciri-ciri suspensi adalah sebagai berikut:
Larutan bersifat transparan.
Terlihat keruh dan tidak stabil.
Antar komponen suspensi masih ada bidang batas dan bisa dibedakan tanpa mikroskop.
Zat tersuspensi lambat laun terpisah akibat gravitasi atau sedimentasi.
Contoh: campuran terigu atau kapur dengan air.
(GTT)
Frequently Asked Question Section
Apa yang Dimaksud dengan Heterogen?

Apa yang Dimaksud dengan Heterogen?
Campuran heterogen adalah campuran yang zat penyusunnya tidak tercampur dengan sempurna.
Apa Saja Contoh Campuran Homogen?

Apa Saja Contoh Campuran Homogen?
Beberapa contoh campuran homogen, yakni air susu, cat, air sabun, dan lainnya.
Apa Saja Ciri-ciri Heterogen?

Apa Saja Ciri-ciri Heterogen?
Campuran heterogen dapat dikenali dengan beberapa ciri, di antaranya campuran tidak merata, sifat zat masih bisa dikenali, dan sebagainya.
