Konten dari Pengguna

Molekul Unsur: Pengertian, Ciri, dan Contohnya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi molekul foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi molekul foto: Unsplash

Terdapat beberapa jenis molekul dalam ilmu Fisika, salah satunya adalah molekul unsur. Molekul sendiri dapat diartikan sebagai gabungan dari dua atau lebih atom yang sama atau berbeda.

Di samping itu, molekul unsur merupakan sekumpulan atom yang berasal dari satu unsur yang sama. Molekul ini menjadi kebalikan dari molekul senyawa yang tersusun atas atom dari unsur berbeda.

Molekul unsur memiliki ciri atau karakteristik tertentu, di antaranya:

  • Terbentuk dari dua atau lebih atom yang unsur dan jenisnya sama.

  • Memiliki perbandingan massa unsur penyusun yang tidak pernah tetap.

  • Tidak dapat diurai menjadi zat yang lebih sederhana lewat reaksi kimia biasa.

Agar lebih memahaminya, simak contoh-contoh molekul unsur berikut ini.

Nitrogen (N2)

Nitrogen adalah penyusun udara yang dibutuhkan untuk mengisi ban kendaraan bermotor. Nitrogen terdiri dari dua atom, sehingga disebut dwi atom.

Oksigen (O2)

Oksigen atau O2 merupakan gas penyusun terbesar kedua di udara yang diperlukan untuk bernapas. Oksigen memiliki dua atom unsur yang sama, yaitu atom oksigen.

Emas (Au)

Emas adalah logam berwarna kuning yang sering digunakan sebagai bahan dasar perhiasan. Molekul unsur ini memiliki sifat khusus, yakni sulit bereaksi dengan unsur lain.

Raksa (Hg)

Berbeda dengan molekul lain, raksa memiliki bentuk cair. Biasanya, raksa digunakan untuk mengisi termoter, alat pengukur suhu.

Besi (Fe)

Besi yang dilambangkan dengan Fe atau ferrum seringkali ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Unsur logam ini banyak dimanfaatkan untuk barang bangunan hingga perkakas.

Perak (Ag)

Perak merupakan jenis logam dengan warna putih. Molekul unsur ini cenderung awet, sehingga sering digunakan sebagai bahan perhiasan. Seperti emas, perak juga sulit bereaksi dengan unsur lain.

(GTT)