Mubtada Khobar: Pengertian, Jenis-jenis, dan Contohnya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam ilmu nahwu yang mempelajari tata Bahasa Arab, ada sebuah istilah yang disebut mubtada khobar. Ini adalah dua isim yang membentuk jumlah ismiyyah, yaitu kalimat dalam Bahasa Arab yang memiliki subjek berupa kata benda dan dilengkapi dengan predikatnya.
Isim sendiri merupakan kata yang menunjukkan pada makna tersendiri dan tidak disertai dengan status waktu. Jika dianalogikan dengan tata Bahasa Indonesia, isim adalah semacam kata benda atau pokok kalimat (objek). Nah, apabila ada dua isim yang membentuk jumlah ismiyyah, hal itulah yang disebut dengan mubtada khobar.
Mubtada khobar memiliki pengertian yang berbeda. Mubtada adalah isim marfu’ atau isim yang diterangkan, letaknya di awal kalimat. Sedangkan, khobar adalah isim yang menerangkan mubtada tersebut sehingga maknanya menjadi sempurna.
Khobar juga terbagi menjadi dua macam. Khobar pertama terdiri dari satu kata isim. Isimnya bisa berupa isim mufrod, isim mutsanna, ataupun isim jama’. Khobar kedua terdiri dari kalimat (jumlah mufidah) dan semi kalimat (shibhul jumlah).
Mengutip buku Bahasa Arab Sistematis 2 Kaidah Nahwu oleh Riga, S.Si., M.Si, mubtada memiliki kaidah sebagai berikut:
Setiap mubtada harus marfu’.
Umumnya mubtada terletak di awal kalimat, tetapi pada kasus-kasus tertentu bisa tidak demikian.
Secara umum, mubtada itu ma’rifah, bukan nakirah.
Mubtada bisa juga berupa isim dhomir.
Sedangkan, kaidah khobar adalah:
Khobar harus sesuai dengan mubtada dalam hal bilangannya (mufrod, mutsanna, atau jama’nya).
Khobar harus sesuai dengan mubtada dalam hal jenis (mudzakkar atau muannatsnya).
Jenis-jenis Mubtada Khobar dan Contohnya
Mubtada
Mengutip buku Gramatika Bahasa Arab Dasar, Terjemah kitab Ajurumiyah dan Penjelasannya oleh A. Fatih Syuhud, jenis-jenis mubtada ada dua macam, yaitu mubtada isim dhohir dan mubtada isim dhomir.
Mubtada Isim Dhohir
Mubtada isim dhohir adalah mubtada yang lafadznya menunjukkan pada musammanya (sesuatu yang mempunyai nama) tanpa di qoyyidi.
Contoh:
مُحَمَّدٌ قَائِمٌ (Muhammad berdiri)
مُحَمَّدَانِ قَائِمَانِ (Dua Muhammad berdiri)
مُحَمَّدُوْنَ قَائِمُوْنَ (Banyak Muhammad berdiri)
Mubtada Isim Dhomir
Mubtada isim dhomir adalah mubtada yang terdiri dari dhomir munfashil (kata ganti yang terpisah). Mubtada isim dhomir ada 12, yaitu أَنَا (Saya), نَحْنُ (Kami/kita), أَنْتَ (Kamu (laki-laki)), اَنْتِ (Kamu (perempuan)), أَنْتُمَا (Kalian berdua), أَنْتُمْ (Kalian (laki-laki)), أَنْتُنَّ (Kalian (perempuan)), هُوَ (Dia (laki-laki)), هِيَ (Dia (perempuan)), هُمَا (Mereka berdua), هُمْ (Mereka (laki-laki)), dan هُنَّ (Mereka (perempuan)).
Contoh:
اَنَا طَالِبٌ (Saya pelajar)
هُمَا طَالِبَانِ (Mereka berdua laki-laki adalah pelajar)
هِيَ طَالِبَةٌ (Dia adalah pelajar wanita)
2. Khobar
Sementara itu, khobar juga dibagi menjadi dua jenis, yaitu khobar mufrod dan khobar ghoiru mufrod.
Khobar Mufrod
Khobar yang tidak berupa jumlah (kalimat) atau shibh jumlah.
Contoh:
محَمَّدٌ حَسَنٌ (Muhammad itu baik)
مُحَمَّدٌ قَائِمٌ فِى الْفَصْلِ (Muhammad telah berdiri di depan kelas)
Khobar Ghoiru Mufrod
Khobar yang bukan dari mufrod. Ada 4 macam khobar ghoiru mufrod, yaitu dhorof, jar, majrur, jumlah fi’liyah, dan jumlah ismiyah.
Contoh:
مُحَمَّدٌ عِنْدِكَ (Muhammad di sisiku)
اُسْتَاذٌ فى الْفَصْلِ (Ustadz di kelas)
فَاطِمَةُ فِي الْبَيْتِ (Fatimah di rumah)
(ADS)
