Musim Hujan 2026 Mulai Bulan Apa? Ini Prediksi BMKG

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) baru saja merilis prediksi awal musim hujan di sejumlah wilayah Indonesia. Berdasarkan rilis tersebut, musim hujan 2026 di banyak daerah diperkirakan akan datang lebih lambat dari biasanya.
Mengutip laman BMKG, kondisi tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor cuaca dan iklim, salah satunya fenomena El Niño. Selain itu, fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) di sekitar Samudra Hindia juga turut memengaruhi pola musim di Indonesia.
Sebagai informasi, musim hujan 2026 tidak akan datang secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Awal musim hujan diperkirakan berlangsung secara bertahap, dengan waktu yang berbeda-beda di setiap daerah.
Lantas, musim hujan 2026 akan berlangsung mulai bulan apa? Mari simak informasi terbarunya berikut ini.
Kapan Musim Hujan 2026?
Merujuk pada laman BMKG, awal musim hujan periode 2026/2027 diperkirakan tidak terjadi secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Berikut informasi selengkapnya:
Awal Musim Hujan 2026 Diprediksi Mundur
BMKG memprediksi awal musim hujan 2026/2027 di 529 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 61,08 persen wilayah Indonesia akan mengalami kemunduran dari rata-rata klimatologisnya. Penyebabnya karena fenomena El Niño dengan intensitas sangat kuat serta Indian Ocean Dipole (IOD) di sekitar wilayah Indonesia yang berdampak pada berkurangnya curah hujan.
“Kombinasi fenomena El Nino dan IOD yang terjadi bersamaan ini memperparah dan memperpanjang periode kekeringan di sebagian besar wilayah Indonesia sehingga musim hujan datang terlambat dan terjadi lebih singkat,” ujar Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, dalam konferensi pers Prediksi Musim Hujan di Gedung MHEWS BMKG, Jakarta, Selasa (22/9).
Sebagian Besar Wilayah Mulai Hujan pada November dan Desember
Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, menjelaskan bahwa awal musim hujan di Indonesia berlangsung secara bertahap.
Sebagian besar wilayah diperkirakan mulai memasuki musim hujan pada November 2026, yakni sebanyak 185 ZOM atau 24,66 persen wilayah. Sementara itu, 266 ZOM atau 17,31 persen wilayah lainnya diprediksi mulai mengalami musim hujan pada Desember 2026.
Wilayah yang diprediksi mulai mengalami musim hujan pada November 2026 meliputi:
Sebagian Sumatera
Sebagian Jawa
Sebagian Kalimantan
Sebagian Bali
Sebagian Nusa Tenggara Barat (NTB)
Sebagian kecil Nusa Tenggara Timur (NTT)
Sebagian Sulawesi
Sebagian Maluku Utara
Sebagian Maluku
Papua Barat bagian utara
Sebagian Papua Selatan
Sementara itu, wilayah yang diprediksi memasuki musim hujan pada Desember 2026 mencakup:
Sebagian Lampung
Sebagian besar Jawa
Sebagian Kalimantan Selatan (Kalsel)
Sebagian besar Bali
Sebagian besar NTB
Sebagian besar NTT
Sebagian besar Sulawesi
Sebagian Maluku Utara
Sebagian Maluku
Papua Selatan bagian selatan
Puncak Musim Hujan 2026/2027
BMKG juga memperkirakan sebagian besar wilayah Indonesia akan mengalami puncak musim hujan dalam rentang Desember 2026 hingga Februari 2027. Periode tersebut tersebar dalam tiga periode utama berikut:
Desember 2026: 155 ZOM atau 36,94 persen luas daratan Indonesia.
Januari 2027: 162 ZOM atau 25,68 persen luas daratan Indonesia.
Februari 2027: 190 ZOM atau 16,79 persen luas daratan Indonesia.
Wilayah yang Mengalami Puncak Musim Hujan pada Desember 2026
Wilayah yang diprediksi mengalami puncak musim hujan pada Desember 2026 sebagai berikut:
Sebagian besar Sumatera
Sebagian besar Kalimantan
Sebagian Sulawesi Utara
Pesisir selatan Gorontalo
Sebagian kecil Sulawesi Tengah
Sebagian besar Sulawesi Barat
Sebagian kecil Maluku
Papua Barat Daya bagian barat
Sebagian kecil Papua Barat
Papua bagian utara
Papua Tengah bagian timur
Papua Selatan bagian barat
Wilayah yang Mengalami Puncak Musim Hujan pada Januari 2027
Adapun wilayah yang diprediksi mengalami puncak musim hujan pada Januari 2027 meliputi:
Riau bagian selatan
Kepulauan Riau bagian tengah
Sebagian kecil Jambi
Bengkulu bagian utara
Kepulauan Bangka Belitung
Sumatera Selatan bagian barat
Lampung bagian utara
Sebagian Jawa
Bali bagian tengah
NTB bagian barat
Sebagian NTT
Sebagian Kalimantan Barat
Sebagian besar Kalimantan Tengah
Sebagian kecil Kalimantan Timur
Sebagian Kalimantan Selatan
Sebagian Sulawesi
Sebagian kecil Maluku Utara
Maluku bagian barat
Sebagian Pulau Papua
Wilayah yang Mengalami Puncak Musim Hujan pada Februari 2027
Sementara itu, wilayah yang diprediksi mengalami puncak musim hujan pada Februari 2027 mencakup:
Lampung bagian tengah
Sebagian besar Jawa
Sebagian besar Bali
Sebagian NTB
Sebagian besar NTT
Sulawesi Barat bagian selatan
Sebagian Sulawesi Selatan
Sulawesi Tenggara bagian selatan
Sebagian Maluku
Sebagian besar Pulau Papua
Durasi Musim Hujan 2026/2027
Tidak hanya datang lebih lambat, durasi musim hujan 2026/2027 di sebagian besar wilayah Indonesia juga diprediksi lebih pendek dibandingkan kondisi normal. Berdasarkan prediksi BMKG, terdapat 482 ZOM atau 51,90 persen luas daratan Indonesia yang mengalami musim hujan lebih pendek dari normal.
Sementara itu, musim hujan diprediksi berlangsung lebih panjang dari normal pada 60 ZOM atau 8,58 persen luas daratan Indonesia. Adapun 40 ZOM atau 5,06 persen luas daratan Indonesia diperkirakan memiliki durasi musim hujan yang sama dengan kondisi normal.
Bac Juga: BMKG: Musim Hujan Mulai November, Puncaknya Desember, tapi Durasi Lebih Pendek
(ANB)
