Naskah Ikrar Hari Kesaktian Pancasila dan Bacaan Doanya untuk Upacara Bendera

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap tanggal 1 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Peringatan ini merupakan momentum untuk mengenang salah satu peristiwa penting di tahun 1965 itu sekaligus menegaskan kembali kedudukan Pancasila sebagai dasar negara, ideologi bangsa, serta pemersatu seluruh rakyat Indonesia.
Pemerintah rutin menggelar upacara bendera untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila termasuk di tahun 2025 ini. Salah satu rangkaian penting dalam upacara tersebut adalah pembacaan ikrar.
Melalui pembacaan naskah ikrar Hari Kesaktian Pancasila, rakyat Indonesia diingatkan kembali akan komitmen untuk menjaga, mempertahankan, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Naskah Ikrar Hari Kesaktian Pancasila
Rangkaian upacara Hari Kesaktian Pancasila dimulai dengan pengibaran bendera Merah Putih, diikuti mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, pembacaan UUD 1945, serta persembahan lagu-lagu nasional oleh paduan suara.
Salah satu bagian penting dalam upacara ini adalah pembacaan naskah ikrar Hari Kesaktian Pancasila. Naskah ikrar ini berisi pernyataan tekad bangsa Indonesia untuk tetap setia pada Pancasila dan dibacakan oleh petugas yang ditunjuk, .
Tata cara pelaksanaan, susunan acara, hingga naskah ikrar dan doa upacara Hari Kesaktian Pancasila 2025 telah diatur melalui pedoman resmi yang dirilis oleh pemerintah.
Untuk lebih jelasnya, berikut naskah ikrar Hari Kesaktian Pancasila 2025, dikutip dari surat edaran Penyelenggaraan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenbud RI):
Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, kami yang melakukan upacara ini menyadari sepenuhnya:
bahwa sejak diproklamasikan Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 pada kenyataannya telah banyak terjadi rongrongan baik dari dalam negeri maupun luar negeri terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia;
bahwa rongrongan tersebut dimungkinkan oleh karena kelengahan, kekurangwaspadaan Bangsa Indonesia terhadap kegiatan yang berupaya untuk menumbangkan Pancasila sebagai Ideologi Negara;
bahwa dengan semangat kebersamaan yang dilandasi oleh nilai-nilai luhur ideologi Pancasila, Bangsa Indonesia tetap dapat memperkokoh tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia;
maka di hadapan Tuhan Yang Maha Esa dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Baca juga: 4 Contoh Sambutan Hari Kesaktian Pancasila yang Singkat untuk Referensi
Naskah Doa Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2025
Selain ikrar, upacara Hari Kesaktian Pancasila juga disertai dengan pembacaan doa. Doa ini dipanjatkan untuk memohon perlindungan, keberkahan, serta kekuatan agar bangsa Indonesia tetap teguh menjaga persatuan dengan berpegang pada Pancasila.
Berikut naskah doa upacara Hari Kesaktian Pancasila 2025 sebagaimana tercantum dalam pedoman resmi Kemenbud RI:
Bismillahirohmannirrohim
Allahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammad, wa ‘ala ali sayyidina Muhammad
Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pemberi
Anugerahi kami kejujuran dan kerendahan hati
Anugerahi kami untuk selalu menghargai
Anugerahi kami kemampuan selalu berbakti
Anugerahi kami senantiasa pandai mengapresiasi
Ya Allah, Tuhan Yang Maha Segala
Yang mengetahui terang dan gelap maksud tujuan
Yang berkuasa atas kematian dan kehidupan
Yang menganugerahkan kemuliaan para pahlawan
Ya Allah, Tuhan yang merajut hati para pendahulu kami
Mengilhami para pendiri ibu pertiwi
Meneguhkan Pancasila sebagai falsafah hidup dan jatidiri
Ya Allah, Tuhan yang melukis takdir di atas lembaran misteri
Jangan biarkan kami menjadi manusia yang tak tahu diri
Menggerogoti tiang penyangga rumah tinggal kami
Ya Allah, Tuhan yang diagungkan dalam setiap helai nafas kehidupan
Engkaulah pemilik sejati kekuatan dan kesaktian
Dengan takdir-Mu Pancasila Engkau selamatkan
Dengan pertolongan-Mu kami selalu bisa menatap masa depan
Ya Allah, Tuhan yang mencipta segala yang serba indah dan keindahan
Ya Allah, Tuhan yang mencipta harmoni dalam keberagaman
Ya Allah, Tuhan yang mencipta Indonesia negeri impian
Ya Allah, Tuhan yang mencipta Indonesia negeri harapan
Puji dan syukur akan selalu kami panjatkan
Wahai Tuhan yang melembutkan hati
Jauhkan kami dari iri dan dengki
Jauhkan kami dari amarah yang membakar diri
Jauhkan kami dari saling mencaci
Jauhkan kami dari niat saling mencabik dan merusak negeri
Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengampun
Ampunilah segala dosa dan kesalahan kami, orang tua kami, para pemimpin kami
Sungguh, ampunan-Mu jauh lebih besar dari apa pun yang ada di bawah kolong
langit-Mu di akhir zaman nanti
Wahai Cahaya Maha Cahaya
Terangi kami menuju jalan cahaya
Menuju Indonesia Maju nan Sentosa
Robbana atina fiddunya hasanah wafil akhiroti hasanah waqina adzabannar
Walhamdulillahi robbil ‘alamin
(SLT)
