Naskah Proklamasi yang Autentik dan Perubahan Isi Didalamnya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bulan Agustus identik dengan momen-momen perjuangan. Sebab, di bulan inilah, sekitar 76 tahun lalu, para pendiri bangsa Indonesia mempertegas status Indonesia sebagai negara yang merdeka.
Hal ini ditandai dengan pembacaan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia oleh Ir. Soekarno. Momen proklamasi tersebut dilakukan di Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta Pusat, pada 17 Agustus 1945.
Diperlukan proses panjang bagi bangsa Indonesia untuk mencapai momen terpenting dalam sejarah bangsa ini. Dimulai dari dibentuknya BPUPKI yang berganti menjadi PPKI, perdebatan di antara golongan tua dan muda, hingga berkibarnya bendera merah putih di langit Indonesia.
Teks proklamasi yang telah dirumuskan oleh Mohammad Hatta, Soekarno, dan Achmad Soebardjo adalah bukti nyata kemerdekaan Indonesia. Namun, sejak pertama kali dirumuskan, faktanya teks proklamasi mengalami beberapa perubahan, dari naskah proklamasi klad menjadi naskah proklamasi yang autentik.
Dikutip dari buku Hukum Tata Negara Indonesia oleh Fajlurrahman Jurdi, teks naskah proklamasi klad merupakan teks asli tulisan tangan Ir.Soekarno dan merupakan hasil karangan Moh. Hatta dan Ahmad Soebarjo. Naskah proklamasi klad pun tidak ditandatangani oleh siapapun, hanya berisikan tulisan.
Lalu, seperti apa naskah proklamasi autentik? Apa saja perubahan isi di dalamnya? Berikut ulasan selengkapnya.
Pengertian Naskah Proklamasi yang Autentik
Merujuk buku Explore Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jilid 3 oleh Sri Untari dan Ginawan Rianto, naskah proklamasi yang autentik adalah naskah proklamasi yang diketik oleh Sayuti Melik. Ia adalah salah satu tokoh pemuda yang kala itu ikut dalam persiapan proklamasi. Berikut isi naskah proklamasi autentik:
PROKLAMASI
Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan dengan tjara saksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.
Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 45
Atas nama bangsa Indonesia.
Soekarno/Hatta.
Perubahan Isi Naskah Proklamasi Autentik
Dikutip dari buku Naskah proklamasi yang Otentik dan Rumusan Pancasila yang Otentik oleh Nugroho Notosusanto, naskah proklamasi autentik mengalami beberapa perubahan di dalamnya, yaitu:
Kata proklamasi diubah menjadi PROKLAMASI.
Kata hal2 diubah menjadi Hal-hal.
Kata tempoh diubah menjadi tempo.
Kata Djakarta, 17 – 8 – ’05 diubah menjadi Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05.
Kata wakil2 bangsa Indonesia diubah menjadi atas nama bangsa Indonesia.
Naskah proklamasi klad tidak ditandatangani, sedangkan naskah proklamasi autentik ditandatangani oleh Ir. Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta.
(EAR)
