Niat dan Doa Ijab Qobul Zakat Fitrah yang Wajib Diketahui Umat Islam

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Zakat termasuk ke dalam rukun Islam ketiga dan merupakan bagian dari sedekah sehingga termasuk ibadah di jalan Allah SWT. Salah satu perbedaan zakat dengan sedekah adalah hukumnya. Zakat wajib ditunaikan, sedangkan sedekah hukumnya sunnah.
Dikutip dari buku Keutamaan Zakat, Infak, Sedekah karangan Gus Arifin, zakat merupakan hak harta yang wajib dibayarkan oleh umat Islam serta syariat telah mengkhususkan harta yang wajib dikeluarkan. Telah ditentukan dan dijelaskan siapa saja yang berhak menerima zakat serta pula waktu untuk mengeluarkannya.
Allah SWT berfirman bahwa zakat berfungsi untuk menyucikan diri, seperti yang tercantum dalam QS. At Taubah ayat 103 berikut.
خُذْ مِنْ أَمْوَٰلِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِم بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْ ۖ إِنَّ صَلَوٰتَكَ سَكَنٌ لَّهُمْ ۗ وَٱللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ
Artinya: “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
Terdapat dua jenis zakat dalam Islam, yaitu zakat fitrah dan zakat mal (penghasilan). Zakat fitrah wajib ditunaikan oleh seluruh umat Islam. Sedangkan zakat mal hanya wajib dibayarkan oleh orang yang telah mampu, sesuai dengan ketentuan yang ada.
Ketika membayarkan zakat, tentu dilakukan ijab qobul untuk menyerahkannya. Berikut doa ijab qobul zakat dan niat zakat fitrah yang dianjurkan untuk dibaca.
Doa Ijab Qobul Zakat
Mengutip dari buku M Quraish Shihab Menjawab 1001 Soal Keislaman Yang patut Anda Ketahui karangan M Quraish Shihab, ijab dan qobul zakat tidak harus diucapkan karena serah terima (penyerahan zakat) dengan niat merupakan ijab qobul.
Dapat disimpulkan bahwa niat dan penyerahan zakat adalah ijab qobul zakat itu sendiri. Dikutip dari buku StepbyStep Puasa Ramadhan bg Orang Sibuk karangan Agus Arifin, Rasulullah SAW menganjurkan ketika memberikan zakat jangan lupa membaca doa berikut.
اللَّهُمَّ اجْعَلْهَا مَغْنَمًا وَلَا تَجْعَلْهَا مَغْرَمًا
Allahummaj'al maghnaman wala taj’alha maghraman.
Artinya: “Ya Allah jadikanlah ia sebagai simpanan yang menguntungkan dan jangan jadikan ia sebagai pemberian yang merugikan.” (HR. Ibnu Majah)
Niat Zakat Fitrah
Dikutip dari buku Buku Induk Fikih Islam Nusantara (Mencakup Fatwa-Fatwa Kontemporer Dan Bab Fikih Lengkap Berdasarkan Kitab-Kitab Mu'tabarah Kalangan Pesantren) karangan K.H. Imaduddin Utsman al-Bantanie, berikut lafal niat zakat fitrah yang dianjurkan dibaca.
Zakat untuk diri sendiri
ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
Zakat untuk diri sendiri dan keluarga
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
(DND)
