Niat dan Urutan Sholat Jenazah yang Wajib Dipahami Umat Islam

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Urutan sholat jenazah dan bacaan niatnya perlu diketahui setiap Muslim. Mengurus jenazah termasuk menyolatkan dan mengantarkannya ke tempat peristirahatan terakhir merupakan amalan yang menyimpan banyak keutamaan.
Umat Islam yang mengantarkan jenazah hingga dishalatkan akan mendapatkan pahala sebesar satu qirath. Sementara yang mengantarkan jenazah hingga ke kuburannya akan mendapat pahala dua qirath. Adapun satu qirath setara dengan gunung Uhud.
Bagaimana urutan sholat jenazah yang benar? Simak panduannya dalam ulasan berikut.
Niat Sholat Jenazah
Ahmad Musthofa dalam bukunya Yasin&Tahlil (2019) menulis, ada 7 rukun yang wajib dipenuhi agar sholat jenazah sah, salah satunya membaca niat.
Niat sholat jenazah dibedakan antara laki-laki dan perempuan. Untuk jenazah laki-laki niatnya sebagai berikut:
أُصَلِّي عَلَى هَذَا الْمَيِّتِ أَرْبَعَ تَكْبِيرَاتٍ فَرْضًا كِفَايَةً مَأْمُومًا لِلَّهِ تَعَالَى
Usholli 'alaa haadzal mayyiti arba'a takbirootin fardhol kifayati ma'muuman lillahita'aala.
Artinya: Aku sholat jenazah empat rakaat semata karena Allah SWT.
Sementara niat sholat jenazah untuk perempuan bacaannya sebagai berikut:
أُصَلِّي عَلَى هَذِهِ الْمَيِّتَةِ أَرْبَعَ تَكْبِيرَاتٍ فَرْضًا كِفَايَةً مَأْمُومًا لِلَّهِ تَعَالَى.
Usholli 'alaa haadzihillmayyitati arba'a takbirootin fardhol kifaayati ma'muuman lillahi ta'aala.
Baca Juga: Doa Sesudah Sholat Tarawih dan Witir beserta Keutamaannya
Urutan Sholat Jenazah
Cara mengerjakan sholat jenazah sedikit berbeda dengan sholat pada umumnya karena pelaksanaannya tanpa gerakan sujud dan rukuk. Selain itu, sholat juga tidak didahului dengan azan dan iqamah.
Berikut urutan sholat jenazah seperti dikutip dari buku Risalah Tuntunan Sholat Lengkap oleh Drs Moh Rifai.
Berdiri menghadap kiblat.
Membaca niat dalam hati.
Takbiratul ihram pertama. Setelah itu, dilanjutkan dengan membaca surat Al Fatiha.
Takbiratul ihram kedua. Setelah itu, dilanjutkan dengan membaca sholawat. Bacaannya sebagai berikut.
اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى الِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَالِ إِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَالِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَالِ إِبْرَاهِيْمَ. إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ
Allahumma sholli 'ala Muhammad wa 'ala aali Muhammad kamaa shollaita 'ala Ibroohim wa 'ala aali Ibrohim, wa baarik 'ala Muhammad wa 'ala aali Muhammad kamaa baarokta 'ala Ibrohim wa 'ala aali Ibrohimm innaka hamidun majiid.
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad. Seperti rahmat yang tercurah pada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Dan limpahkanlah berkah kepada Muhammad dan keluarganya. Sebagaimana berkah yang Engkau berikan kepada Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia di seluruh alam”.
Takbiratul ihram ketiga. Kemudian, dilanjutkan membaca doa berikut:
اَللهُمَّ اغْفِرْلَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ
Allaahummaghfirlahuu warhamhu wa’aafihi wa’fu’anhu.
Artinya: Ya Allah, ampunilah dia. Berilah dia rahmat, kesejahteraan, serta ampunan.
Takbiratul Ihram keempat. Setelah itu, dilanjutkan dengan membaca doa untuk jenazah. Doanya sebagai berikut:
عَلَى الإِسْلاَمِ ، وَمَنْ تَوَفَّيْتَهُ مِنَّا فَتَوَفَّهُ عَلَى الإِيمَانِ ، اللَّهُمَّ لاَ تَحْرِمْنَا أَجْرَهُ ، وَلاَ تُضِلَّنَا بَعْدَهُ
Allahummaghfirli hayyina wa mayyitina wasyahidina waghaibina washaghirina wakabirina wa dzakarina wa untsana Allahumma man ahyaytahu minna fa ahyihi 'alal islam wa man tawaffaitahu minnafa tawaffahu 'alal iman. Allahumma laa tahrimnaa ajrahu wa laa taftinna ba'dahu.
Artinya : "Ya Allah ampunilah kami yang masih hidup maupun yang telah mati, yang hadir maupun yang ghaib, kecil atau besar, lelaki atau perempuan. Ya Allah, siapaun dari kami yang Engkau hidupkan, hidupkanlah dia menurut Islam dan siapa saja yang Engkau matikan, matikanlah dia dengan iman. Yaa Allah, janganlah Engkau halangi kami untuk memperoleh pahala dan janganlah Engkau uji kami sepeninggalnya."
Salam dengan memalingkan wajah ke kiri dan ke kanan.
(GLW)
