Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Nisfu Syaban Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puasa sunnah merupakan ibadah yang dianjurkan dalam Islam karena menjadi salah satu cara untuk mempererat hubungan dengan Allah SWT. Beberapa jenis puasa sunnah yang dapat diamalkan di antaranya puasa Ayyamul Bidh dan puasa Nisfu Syaban.
Puasa Ayyamul Bidh biasanya dilaksanakan setiap tanggal 13, 14, dan 15 dalam bulan Hijriah. Sementara itu, puasa Nisfu Syaban dikerjakan pada pertengahan bulan Syaban sebagai salah satu bentuk persiapan untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan.
Kedua amalan tersebut dapat menjadi sarana bagi umat Muslim untuk meningkatkan pahala sekaligus memperdalam kesiapan spiritual. Bagi yang berniat melaksanakannya, berikut bacaan niat puasa Ayyamul Bidh dan puasa Nisfu Syaban yang bisa dipelajari.
Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Nisfu Syaban
Niat menjadi salah satu rukun dalam menjalankan puasa. Niat puasa Ayyamul Bidh dan Nisfu Syaban dapat dilakukan pada malam hari atau pagi hari sebelum waktu Zuhur, selama belum melakukan hal yang membatalkan puasa sejak Subuh.
Berikut adalah bacaan niat puasa Ayyamul Bidh dan Nisfu Syaban beserta Arab, latin, dan terjemahan yang dikutip dari Buku Pintar Agama Islam: Panduan Lengkap Berislam Secara Kafah karya Abu Aunillah Al-Baijury.
Bacaan Niat Puasa Ayyamul Bidh
Niat ini dibaca saat melaksanakan puasa pada tanggal 13, 14, dan 15 Sya’ban, yang bertepatan dengan 1, 2, dan 3 Februari 2026 dalam kalender Masehi. Berikut bacaannya:
نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ayyâmal bîdhi sunnatan lillâhi ta’âlâ.
Artinya: “Saya niat puasa Ayyamul Bidh (hari-hari putih), sunnah karena Allah Ta’ala.”
Bacaan Niat Puasa Nisfu Syaban
Bagi yang ingin melaksanakan puasa sunnah di bulan Sya’ban, termasuk saat Nisfu Sya’ban yang jatuh pada 3 Februari 2026, berikut bacaan niat yang dapat diamalkan:
نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ شَعْبَانَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma syahri Sya’bâna sunnatan lillâhi ta’âlâ.
Artinya: “Saya niat puasa bulan Sya’ban, sunnah karena Allah Ta’ala.”
Selain itu, umat Muslim juga dapat membaca niat berikut:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnati lillâhi ta‘âlâ.
Artinya: “Aku berniat puasa sunah esok hari karena Allah Ta’ala.”
Karena keduanya termasuk puasa sunnah, maka niat puasa Ayyamul Bidh dan puasa Nisfu Syaban dapat digabungkan dalam satu hari. Hal ini menjadi kemudahan bagi umat Muslim yang ingin mengamalkan keduanya sekaligus. Berikut bacaannya:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ أَيَّامَ الْبِيْضِ وَعَنْ صَوْمِ شَهْرِ شَعْبَانَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ayyâmul bîdh wa ‘an shauma syahri syabâna sunnatan lillâhi ta’âlâ.
Artinya: “Saya niat puasa Ayyamul Bidh dan puasa bulan Syaban esok hari sunnah karena Allah Ta’ala.”
Baca juga: Buku Pintar Agama Islam: Panduan Lengkap Berislam Secara Kafah
(RK)
