Niat Puasa Ganti Ramadhan beserta Tata Caranya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ramadhan 1447 H akan tiba dalam waktu dekat. Umat Muslim yang masih memiliki utang puasa diwajibkan menggantinya sebelum bulan suci datang.
Namun sebelum menjalankan puasa ganti, penting untuk mengetahui bacaan niat dan tata caranya terlebih dahulu. Ini dilakukan supaya amalan yang dijalankan tidak tidak sia-sia dan tetap mendapatkan pahala.
Artikel berikut akan membagikan bacaan niat puasa ganti Ramadhan dan tata caranya. Simak selengkapnya di sini!
Niat Puasa Ganti Ramadhan
Mengutip laman Kementerian Agama (Kemenag), puasa ganti Ramadhan dikenal dengan sebutan qadha. Kewajiban melaksanakan puasa ini bagi yang memiliki utang puasa dijelaskan dalam Al-Qur'an surat Al-Baqarah ayat 185.
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْٓ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْقَانِۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُۗ وَمَنْ كَانَ مَرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَۗ يُرِيْدُ اللّٰهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيْدُ بِكُمُ الْعُسْرَۖ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰىكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ ١٨٥
Artinya: "Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil). Oleh karena itu, siapa di antara kamu hadir (di tempat tinggalnya atau bukan musafir) pada bulan itu, berpuasalah. Siapa yang sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya) sebanyak hari (yang ditinggalkannya) pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu agar kamu bersyukur." (QS Al-Baqarah: 185)
Puasa ganti Ramadhan harus dilaksanakan sesuai ketentuan agar sah dan bernilai ibadah. Untuk itu, penting mengetahui niat puasa ganti Ramadhan. Disadur dari buku Tata Cara dan Tuntunan Segala Jenis Puasa, berikut bacaannya:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin 'an qadhaa'i fardhi syahri Ramadhaana lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku berniat untuk mengqadha puasa Bulan Ramadhan esok hari karena Allah SWT."
Baca Juga: Doa Harian Bulan Ramadhan 30 Hari Lengkap dengan Artinya
Tata Cara Puasa Ganti Ramadhan
Dihimpun dari Buku Pintar Agama Islam: Panduan Lengkap Berislam Secara Kafah oleh Abu Aunillah Al-Baijury, berikut tata cara puasa ganti Ramadhan yang perlu diperhatikan umat Muslim:
Membaca niat puasa ganti Ramadhan pada malam hari hingga sebelum waktu subuh.
Menyegerakan qadha puasa, yaitu dilakukan setelah Ramadhan hingga sebelum masuk Ramadhan berikutnya, paling lambat akhir bulan Sya'ban.
Puasa ganti Ramadhan boleh dilaksanakan secara berturut-turut atau terpisah, sesuai kemampuan.
Seseorang berdosa apabila menunda qadha puasa hingga masuk Ramadhan berikutnya, padahal ia mampu dan memiliki waktu.
Jika seseorang benar-benar tidak mampu mengganti puasa, maka ia tidak berdosa dan dapat meng-qadha-nya di hari lain saat sudah mampu.
Orang yang meninggal dunia dan masih memiliki utang puasa, padahal semasa hidupnya mampu, maka kewajiban tersebut dialihkan ke ahli waris sesuai dengan ketentuan syariat.
(NSF)
