Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah Sebelum Idul Adha

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 1 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puasa Tarwiyah dan Arafah merupakan amalan sunah yang dapat melengkapi amalan wajib jika dilaksanakan. Puasa Tarwiyah dan Arafah juga dapat meningkatkan derajat seseorang di hadapan Allah SWT.
Puasa Tarwiyah dan Arafah dilaksanakan sebelum Hari Raya Idul Adha, yakni 8 dan 9 Dzulhijjah. Di tahun 2021 ini, kedua puasa tersebut jatuh pada 18 dan 19 Juli.
Puasa Tarwiyah dan Arafah sangat dianjurkan untuk diamalkan karena memiliki banyak keutamaan. Salah satunya adalah menghapus dosa setahun yang lalu. Rasulullah SAW bersabda:
"Puasa pada hari Tarwiyah akan mengampuni dosa setahun lalu, sedangkan puasa hari Arafah akan mengampuni dosa dua tahun." (HR Tirmidzi).
Untuk menjalankan puasa Tarwiyah dan Arafah, seorang Muslim harus membaca niat terlebih dahulu. Seperti apa niat puasa Tarwiyah dan Arafah? Simak uraian berikut.
Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah
Mengutip buku Puasa oleh Herera, berikut bacaan niat puasa Tarwiyah dan Arafah:
Niat Puasa Tarwiyah
نويت صوم التروية سنة لله تعالى
"Nawaitu shauma al tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala."
Artinya: "Saya niat berpuasa sunah Tarwiyah karena Allah ta’ala."
Niat Puasa Arafah
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ يَوْمِ عَرَفَةَ لِلهِ تَعَالَى
"Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnati Arafah lillâhi ta‘ala."
Artinya: “Saya berniat puasa sunah Arafah esok hari karena Allah ta’ala.”
Itu adalah bacaan niat untuk dilafalkan pada malam hari hingga sebelum terbit fajar pada 9 Dzulhijjah. Sedangkan untuk niat yang dibaca pada siang harinya adalah sebagai berikut:
نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ عَرَفَةَ لِلهِ تَعَالَى
"Nawaitu shaumahadzal yaumi ‘an ada’i sunnati Arafah lillahi ta'ala."
Artinya: "Saya berniat puasa sunnah Arafah pada hari ini karena Allah ta’ala."
(AFM)
