Nomor WhatsApp Chatbot Layanan Posyandu untuk Pencatatan

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jika dahulu petugas Posyandu harus melakukan pencatatan data masyarakat secara manual, kini sudah ada layanan via WhatsApp yang membuatnya menjadi lebih mudah. Pertanyaannya, apa nomor WhatsApp chatbot layanan Posyandu?
Kehadiran layanan chatbot WhatsApp bertujuan untuk memudahkan pencatatan kegiatan kesehatan yang dilakukan di Posyandu. Ada tiga kategori masyarakat yang datanya dapat dicatat melalui chatbot ini, yakni ibu hamil, bayi dan balita, serta anak sekolah dan remaja.
Pencatatan penting dilakukan agar pemerintah bisa memantau kondisi kesehatan masyarakat secara keseluruhan di suatu wilayah. Lantas, bagaimana cara pencatatan kegiatan Posyandu via chatbot WhatsApp? Simak panduannya dalam uraian berikut.
Nomor WhatsApp Chatbot Layanan Posyandu
Merujuk Buku Panduan Pencatatan Status Gizi Balita Menggunakan WhatsApp susunan Kemenkes, nomor WhatsApp chatbot layanan Posyandu adalah 0812-7887-8812. Layanan chatbot ini beroperasi selama 24 jam atau dapat dilakukan kapan pun.
Bagi petugas Posyandu yang masih bingung dengan mekanisme pencatatan via WhatsApp, berikut panduannya yang bisa diikuti:
1. Simpan nomor Posyandu yang telah disebutkan, kemudian buka kolom chat dengan chatbot.
2. Ketik Posyandu, lalu kirimkan.
3. Chatbot akan menawarkan pilihan layanan Posyandu, yakni Posyandu Ibu Hamil, Posyandu Bayi dan Balita, Posyandu Anak Sekolah dan Remaja. Anda tinggal memilih salah satunya sesuai kebutuhan. Misalnya, pilih layanan Bayi dan Balita.
4. Chatbot akan menampilkan pilihan Pencatatan atau Unduh Hasil. Tekan tombol Pencatatan.
5. Pilih tanggal pencatatan, apakah hari ini atau tanggal lain.
6. Pencatatan data meliputi tiga menu, yakni Data Dasar, Pengukuran, dan Pemeriksaan. Pilih Data Dasar terlebih dahulu, lalu masukkan data-data yang diminta, yaitu:
Nama lengkap bayi/balita
Tanggal lahir bayi/balita
Jenis kelamin bayi/balita
NIK bayi/balita
NIK orang tua/wali
Nomor WhatsApp orang tua/wali
7. Setelah semua data dimasukkan, tekan tombol Ya.
8. Kembali ke menu pencatatan data, pilih Pengukuran. Kemudian, masukkan data-data berikut:
Hasil pengukuran berat badan anak dalam angka dengan format 00,0 (kg), misalnya, 12,3.
Hasil pengukuran tinggi badan/panjang badan anak dalam angka dengan format 00,0 (cm), misalnya 82,5.
Cara pengukuran tinggi badan/panjang badan anak, apakah Berbaring atau Berdiri.
9. Tunggu beberapa detik sampai sistem memberikan hasil pengukuran dalam bentuk grafik pertumbuhan. Tujuannya untuk membantu petugas Posyandu memahami kondisi status kesehatan balita. Terdapat pula rekomendasi dan pesan konseling yang dapat digunakan untuk memberikan edukasi kepada orangtua anak.
10. Terakhir, pilih menu Pemeriksaan dan jawab pertanyaan yang diajukan sistem. Berikut daftar pertanyaannya:
Apakah bayi/balita hanya diberikan ASI tanpa tambahan apa pun seperti nasi, madu, pisang, dan lain-lain?
Apakah bayi/balita mengonsumsi MPASI (Makanan Pendamping ASI)?
Apakah bulan Februari atau Agustus lalu bayi/balita sudah diberikan vitamin A kapsul merah?
Apakah kader/petugas memberikan PMT (Pemberian Makanan Tambahan) pada bayi/balita?
Apakah data pemeriksaan bayi/balita berikut sudah benar?
11. Apabila telah melakukan konfirmasi data pemeriksaan, maka akan muncul ringkasan pencatatannya.
12. Untuk melanjutkan pencatatan anak berikutnya, tekan tombol Selanjutnya. Sedangkan untuk mengakhiri kegiatan pencatatan Posyandu, tekan tombol Akhiri Pencatatan.
Baca Juga: Cara Mendaftar ASIK Mobile dan Mengenali Ragam Fiturnya
