Not Angka Indonesia Raya dan Liriknya untuk Dimainkan dengan Pianika

Menyajikan informasi terkini, terbaru dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle dan masih banyak lagi.
Konten dari Pengguna
30 Juni 2022 13:30
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi not angka Indonesia Raya. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi not angka Indonesia Raya. Foto: Unsplash
ADVERTISEMENT
Not angka Indonesia raya adalah not lagu yang dibuat dalam bentuk angka. Not angka dibuat digunakan saat membawakan lagu Indonesia Raya yang disertai dengan alunan instrumen. Jenis not ini pun lebih mudah dimainkan dan dipahami ketimbang not balok.
ADVERTISEMENT
Indonesia Raya sendiri adalah lagu kebangsaan yang wajib dihafalkan seluruh rakyat Indonesia. Lagu ini kerap dinyanyikan dalam berbagai jenis acara dan momen resmi kenegaraan.
Lagu Indonesia Raya yang diciptakan oleh pahlawan nasional W.R. Soepratman ini mewakili sikap nasionalisme, harapan, dan patriotisme rakyatnya untuk negara. Selain liriknya yang penuh makna, lagu Indonesia raya digubah dengan untaian nada yang sederhana dan mudah dimainkan dengan berbagai jenis alat musik.
Bagi yang ingin mencoba memainkannya dengan alat musik, berikut adalah not angka lagu Indonesia Raya yang dikutip dari buku Kumpulan Lagu Wajib Nasional Indonesia
Ilustrasi bendera Indonesia. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bendera Indonesia. Foto: Unsplash

Not Angka Indonesia Raya

7.12 7 7 6 6 5 2
Indonesia tanah airku
2 2 3 2 1 7.6.
ADVERTISEMENT
Tanah tumpah darahku
6. 7. 1 6 6 5 5 4/ 3
Di sanalah aku berdiri
2 2 4/ 3 2 1 7.
Jadi pandu ibuku
7. 1 2 7 7 6 6 5 2
Indonesia kebangsaanku
2 2 3 2 5 6 4/ 3
Bangsa dan Tanah Airku
3 3 1' 1' 7 6 2' 5
Marilah kita berseru
4/ 3 2 1'7 6 5
Indonesia bersatu
2 2 3 1'1'1'
Hiduplah tanahku
1' 1' 7 5 5 5
Hiduplah negriku
4/ 5 6 2' 2' 1'1'7 5
Bangsaku rakyatku semuanya
2 2 3 1' 1'1'
Bangunlah jiwanya
1' 1' 7 5 5 5
Bangunlah badannya
4/ 5 6 2' 2'7 6 5
ADVERTISEMENT
Untuk Indonesia Raya
5 5 1'3' 3'3'
Indonesia Raya
3'3'2' 7 7 7
Merdeka merdeka
2' 2'1' 6 6 6 2' 1' 7 5
Tanahku negriku yang kucinta
5 5 1'3' 3'3'
Indonesia raya
3'3' 2' 7 7 7
Merdeka merdeka
2'2' 2' 1'7 6 7 6 5
Hiduplah Indonesia Raya
5 5 1'3' 3'3'
Indonesia Raya
3' 3'2' 7 7 7
Merdeka merdeka
2' 2'1' 6 6 6 2' 1' 7 5
Tanahku negriku yang kucinta
5 5 1'3' 3'3'
Indonesia Raya
3'3' 2' 7 7 7
Merdeka merdeka
2'2' 2' 1'7 6 7 6 5
Hiduplah Indonesia Raya

Sejarah Lagu Indonesia Raya

Ilustrasi bendera merah putih. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bendera merah putih. Foto: Unsplash
Lagu Indonesia Raya memiliki sejarah yang panjang sebelum dikenal luas seperti sekarang. Dikutip dari laman Kemdikbud, semua diawali ketika Wage Rudolf Soepratman melihat artikel yang dimuat dalam majalah Timboel terbitan Solo.
ADVERTISEMENT
Artikel tersebut mempertanyakan siapa komposer Indonesia yang bisa menciptakan sebuah lagu kebangsaan yang mampu membangkitkan semangat rakyat. Tantangan tersebut menggerakan hati Soepratman sampai akhirnya beliau merangkai not-not lagu dan menggubahnya dengan biola.
Lagu Indonesia Raya pertama kali diperdengarkan dalam Kongres Pemuda II pada tanggal 28 Oktober 1928 dengan menggunakan biola dan belum ada lirik. Sejak itu, nama W.R. Soepratman mulai dikenal dikenal. Selebaran partitur dan lirik tiga stanza ciptaannya mulai disebarkan kepada masyarakat.
Sayangnya, hal tersebut malah menyulut amarah Belanda karena dianggap dapat mengganggu stabilitas keamanan. Sejak itu, Indonesia Raya pun dilarang dinyanyikan dan diedarkan dalam bentuk apa pun.
Pihak Belanda mengintrogasi W.R Soepratman yang dinilai berusaha memengaruhi rakyat untuk memberontak terhadap pemerintah Belanda. Ia akhirnya dilepaskan setelah membantah tuduhan tersebut dengan menunjukkan bukti yang sah.
ADVERTISEMENT
(DAF)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020