One Way Arus Balik Lebaran 2026 Sampai Mana? Ini Penjelasan Korlantas Polri

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Korps Lalu Lintas Kepolisian RI resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas one way nasional untuk arus balik arah Jakarta pada Selasa (24/3). Kebijakan ini diterapkan guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan saat puncak arus balik Lebaran.
Pembukaan one way nasional dilakukan langsung oleh Listyo Sigit Prabowo melalui seremoni flag off di Gerbang Tol Kalikangkung. Lantas, one way arus balik Lebaran 2026 sampai mana?
One Way Arus Balik Lebaran 2026 Sampai Mana?
Dikutip dari kumparanNEWS, Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian RI (Kakorlantas Polri), Agus Suryonugroho, memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 terjadi pada 24-25 Maret 2026. Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa one way nasional di ruas Tol Trans Jawa.
Adapun one way arus balik Lebaran ini dimulai dari KM 414 hingga KM 70 arah Jakarta. Artinya, skema ini membentang dari wilayah Gerbang Tol Kalikangkung hingga Cikampek. Penerapan skema one way nasional berlangsung mulai 23 Maret 2026 pukul 12.00 hingga 29 Maret 2026 pukul 00.00 WIB.
Sementara itu, volume kendaraan tercatat mulai meningkat sejak Senin (23/3) hingga Selasa (24/3) dini hari. Untuk menghindari kepadatan di puncak arus balik, pemudik diimbau mengatur jadwal perjalanan pulang pada 25-27 Maret 2026.
Menyadur situs resmi Korlantas Polri, Kasatgas Kamseltibcarlantas Operasi Ketupat 2026, Brigjen Pol. Faizal, menjelaskan bahwa skema one way lokal juga telah diberlakukan lebih awal sejak Senin (23/3), yakni dari KM 263 Tol Brebes, Jawa Tengah, hingga Gerbang Tol Cikampek.
Baca Juga: Kapan Puncak Arus Balik Lebaran 2026? Ini Prediksi dan Tanggalnya
Skema Contraflow Arus Balik Lebaran 2026
Selain skema one way, Korlantas Polri juga menerapkan contraflow dari KM 70 hingga KM 47 guna menjaga kelancaran arus kendaraan menuju Jakarta.
"Untuk contraflow sendiri dibuka dari KM 70 sampai dengan KM 47, dan sampai dengan dini hari ini masih terlihat kondusif," kata Brigjen Pol. Faizal, dikutip dari situs resmi Korlantas Polri.
Kemudian, untuk mengurai kepadatan dari arah Bandung, kendaraan dialihkan melalui Tol Jakarta-Cikampek II Selatan. Pengalihan ini diharapkan mampu membagi volume kendaraan agar tidak terpusat di satu jalur.
Brigjen Pol. Faizal pun mengimbau para pemudik untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan arus balik. Ia mengingatkan agar pengemudi tidak memaksakan diri saat lelah karena berisiko mengalami microsleep yang dapat membahayakan perjalanan.
"Hindari pada saat mengemudi sudah lelah, capek, untuk tetap memaksakan, karena itu rawan sekali microsleep," tuturnya.
(NSF)
