Konten dari Pengguna

Organ Peredaran Darah pada Burung dan Fungsinya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi burung. Foto: iStock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi burung. Foto: iStock

Peredaran darah adalah suatu sistem organ yang berfungsi memindahkan zat dan nutrisi ke dan dari sel. Sama seperti manusia, hewan juga memiliki sistem peredaran darah, termasuk burung.

Sistem peredaran darah pada hewan ada dua macam, yaitu sistem peredarah darah terbuka dan tertutup. Pada sistem peredaran darah terbuka, tekanan darah yang dihasilkan dari kontraksi jantung cukup rendah sehingga sari makanan yang terdorong akan mengalir lebih lambat. Contoh hewan dengan sistem peredaran darah terbuka yaitu cacing dan serangga.

Sedangkan, pada sistem peredaran darah tertutup, jantung akan memompa darah secara terus menerus, sehingga tekanan yang didapatkan tetap stabil. Darah akan mengalir dari jantung menuju ke wilayah pembuluh kapiler dan kembali lagi ke organ jantung. Burung adalah contoh hewan yang memiliki sistem peredaran darah tertutup.

Burung juga memiliki sistem peredaran darah ganda, karena dalam perjalanan, darah dua kali melewati jantung. Agar dapat berfungsi secara maksimal, sistem peredaran darah pada burung tentu dilengkapi dengan beberapa organ. Berikut organ peredaran darah pada burung dan fungsinya masing-masing.

Organ Peredaran Darah pada Burung

Ilustrasi sistem peredaran darah pada burung. Foto: iStock

Pada dasarnya, sistem peredaran darah pada burung hampir sama dengan manusia. Organnya pun serupa, yakni jantung dan pembuluh darah.

1. Jantung

Jantung pada burung berfungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Mengutip buku Biologi Jilid 2 oleh Diah Aryulina dkk, jantung burung terbagi menjadi empat ruang, yaitu atrium (serambi) kanan, atrium kiri, ventrikel (bilik) kanan, dan ventrikel kiri.

Atrium kiri dan atrium kanan dibatasi oleh sekat atrium. Begitu pula ventrikel kiri dan kanan dibatasi oleh sekat ventrikel. Fungsi masing-masing ruang tersebut, yaitu:

  • Atrium kanan, berfungsi menerima darah kotor yang kaya akan karbondioksida dari seluruh tubuh.

  • Atrium kiri, berfungsi menerima darah bersih yang kaya oksigen dari paru-paru.

  • Ventrikel kanan, berfungsi memompa darah kotor yang kaya akan karbondioksida ke paru-paru.

  • Ventrikel kiri, berfungsi memompa darah bersih yang kaya akan oksigen ke seluruh tubuh.

Darah dari seluruh tubuh yang mengandung karbondioksida mengalir ke ventrikel kanan, kemudian dipompa menuju paru-paru. Di paru-paru, karbondioksida dilepaskan dan oksigen diikat. Darah yang mengandung oksigen ini masuk ke atrium kiri lalu menuju ventrikel kiri.

Dari ventrikel kiri, darah yang mengandung oksigen menuju ke sel-sel tubuh. Dalam sel-sel tubuh ini, oksigen dilepaskan dan karbondioksida diikat. Darah yang mengandung karbon dioksida lalu dibawa kembali ke jantung.

2. Pembuluh Darah

Pembuluh darah pada burung terdiri dari:

  • Vena, berfungsi membawa darah kotor yang kaya karbondioksida dari seluruh tubuh kembali ke jantung. Pembuluh vena terbagi menjadi dua, yaitu vena cava superior dan vena cava inferior. Vena cava superior membawa darah dari tubuh bagian atas, sedangkan vena cava inferior membawa darah dari tubuh bagian bawah.

  • Arteri, berfungsi membawa darah bersih yang kaya oksigen ke seluruh tubuh.

  • Arteri pulmonalis, berfungsi membawa darah dari jantung (bilik kanan) menuju paru-paru.

  • Vena pulmonalis, berfungsi membawa darah bersih yang kaya oksigen kembali dari paru-paru ke jantung (bilik kiri).

(ADS)