Panggilan Guru Taekwondo dan Beberapa Istilah Lainnya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada beberapa versi panggilan guru taekwondo, di antaranya adalah Master atau Grand Master. Panggilan tersebut tidak salah. Namun, ternyata ada panggilan yang lebih cocok untuk guru seni bela diri taekwondo.
Taekwondo merupakan seni bela diri yang berasal dari Korea Selatan dan telah menjadi salah satu cabang olahraga yang populer di dunia. Karena berasal dari luar negeri, ada banyak istilah taekwondo yang juga diambil dari bahasa Korea, termasuk panggilan guru.
Berikut ini adalah panggilan guru taekwondo dan beberapa istilah lainnya yang penting untuk dipahami taekwondoin.
Panggilan Guru Taekwondo
Dikutip dari laman Cheongnyongyu, panggilan guru taekwondo di Korea adalah sabom. Untuk pelafalannya adalah 'sah-bom', bukan 'say-bom'.
Untuk berkomunikasi, Anda bisa menambahkan imbuhan 'nim'. Imbuhan ini digunakan untuk menunjukkan rasa respect kepada seseorang dalam budaya Korea. Jadi, panggilan guru taekwondo yang tepat adalah Sabomnim.
Semua guru atau pelatih taekwondo, baik DAN 1 sampai DAN 9 disebut Sabomnim. Namun, ada juga kebiasaan di luar Korea yang memanggil Master untuk penyandang DAN 7 serta Grand Master untuk penyandang DAN 8 dan 9.
Selain itu, panggilan untuk asisten guru atau asisten pelatih dalam taekwondo adalah Busabom. Cara melafalkannya adalah 'boo-sah-bom'. Jangan lupa untuk menambahkan imbuhan menjadi Busabomnim.
Istilah-istilah dalam Taekwondo
Dalam seni bela diri taekwondo, ada beberapa istilah khusus yang digunakan dalam memberikan instruksi, baik dalam latihan atau kegiatan lainnya. Berikut ini adalah beberapa istilah tersebut:
Ucapan atau ungkapan
Kamsahamnida: Terima kasih
Mian hamnida: Maaf
Anyong haseyo/ anyong ha simnika: Selamat pagi/siang sore/malam
A nee: Tidak
Yee: Ya
Instruksi
Charyot: Perhatian
Kyung rye: Hormat
Joonbi: Siap
Baro: Kembali ke posisi semula/selesai
Dwi dora: Balik arah
Shi oh: Rileks
Kalryeo: Stop/berhenti
Keysok: Lanjutkan
Keuman: Selesai
Pali: Cepat
Tasi: Ulangi lagi
Kyo dae: Tukar posisi
Sikap Kuda-kuda
Pyeonhi seogi: Kuda kuda rileks
Chariot seogi: Kuda kuda siap
Moa seogi: Kuda kuda rapat
Naranhi seogi: Kuda kuda sejajar
Juchum seogi: Kuda kuda duduk
Ap seogi:Sikap jalan kecil
Ap kubi: Sikap kuda jalan panjang
Dwit kubi: Kuda kuda L
Beom seogi: Sikap harimau
Koa seogi: Kuda kuda silang
Hakdari seogi: Kuda kuda satu kaki
Pukulan
Yeop jireugi: Pukulan samping
Chi jireugi: Pukulan dari bawah ke atas
Dolryeo jireugi: Pukulan mengait
Pyojeok jireugi: Pukulan dengan sasaran
Tangkisan
Area makki: Tangkisan bawah
Eolgol makki: Tangkisan atas
Momtong makki: Tangkisan tengah
Momtong an makki: Tangkisan tengah ke luar
Momtong bakat makki: Tangkisan dari dalam keluar
Bitureo makki: Tangkisan melintir
Hecho makki: Tangkisan ganda
Gawi makki: Tangkisan mengunting
Sonnal momtong makki: Tangkisan tengah dengan pisau
We santul makki: Tangkisan ganda ke samping
Bagian Tubuh
jumok: Kepalan
Deung jumok: Punggung kepalan
Me jumok: Kepalan bahu
sonnal: Pisau tangan
sonkeut: Ujung jari
Batang son: Telapak tangan
Bakat palmok: Lengan bagian luar
An palmok: Lengan bagian dalam
palgub: Siku tangan
Ap chuk: Ujung depan kaki
Dwit chuk: Telapak kaki bagian belakang
Balnal: Pedang telapak kaki
Baldung: Punggung kaki
Dwi kumchi: Tumit
Mureup: Lutut
Baca Juga: Tingkatan Sabuk Taekwondo beserta Artinya
(SFN)
