Passing Grade IPB 2021/2022 dan Cara Menghitungnya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Institut Pertanian Bogor (IPB) merupakan salah satu perguruan tinggi negeri (PTN) favorit di Indonesia. Maret 2921, IPB dinobatkan sebagai universitas terbaik di kawasan Asia Tenggara di bidang Pertanian dan Kehutanan berdasarkan QS World University Ranking.
PTN yang berdiri sejak 1963 ini memiliki 9 Fakultas, 1 Sekolah Bisnis, 1 Sekolah Pascasarjana, dan 1 Program Diploma. IPB juga membuka sejumlah jalur seleksi, yaitu jalur SNMPTN dan SBMPTN, Seleksi Masuk Sekolah Vokasi, jalur Prestasi Internasional dan Nasional (PIN), jalur Ketua OSIS, Kelas Internasional, dan Ujian Tulis Mandiri Berbasis Komputer.
Tahun lalu IPB menerima 4100 mahasiswa baru dengan rincian kuota untuk SNMPTN minimal 40 persen, SBMPTN 40 persen, dan jalur Mandiri maksimal 20 persen. Padahal terdapat kurang lebih 15.000 peminat yang mendaftar. Ini menunjukkan bahwa persaingan untuk meraih kursi di IPB cukup ketat.
Nah, salah satu cara untuk memperkirakan apakah siswa mampu menembus kampus impian adalah dengan menghitung passing grade. Berikut adalah penjelasannya:
Apa itu Passing Grade?
Mengutip buku Strategi Cerdas SBMPTN Saintek yang dirilis Tim Smart Eduka, passing grade atau nilai ambang batas adalah ukuran yang menggambarkan perkiraan apakah nilai peserta dapat mencukupi dalam urutan peringkat kuota penerimaan program studi yang dipilihnya.
Adapun rumus untuk menghitung passing grade adalah sebagai berikut:
Keterangan:
B = jumlah jawaban benar
S = jumlah jawaban salah
JS = jumlah soal
Agar lulus ujian masuk perguruan tinggi, siswa harus rajin berlatih dengan mengerjakan uji coba tes. Usai mengerjakan, hitung nilainya sesuai rumus passing grade di atas. Dengan cara ini kamu dapat mengukur kemampuan.
Perlu dicatat, setiap PTN tidak mempublikasikan passing grade. Dalam situs resminya, IPB hanya memberi informasi seputar daya tampung dan keketatan setiap jurusan yang merujuk pada penerimaan sebelumnya.
Passing Grade Saintek IPB
Berikut adalah perkiraan passing grade Universitas Pertanian Bogor untuk rumpun ilmu Sains dan Teknologi.
Statistika: 41,53%
Ilmu Komputer: 40,47%
Matematika: 40,40%
Kimia: 40,33%
Biologi: 36,63%
Fisika: 29,30%
Biokimia: 35,23%
Meteorologi Terapan: 28,20%
Kedokteran Hewan: 35,40%
Arsitektur Lansekap: 32,77%
Proteksi Tanaman: 30,63%
Agribisnis: 30,07%
Agronomi dan Hortikultura: 28,10%
Ilmu Gizi: 34,60%
Ilmu Keluarga dan Konsumen: 22,89%
Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat: 29,27%
Teknik Mesin Dan Biosistem: 37,20%
Teknik Sipil Dan Lingkungan: 36,63%
Teknologi Industri Pertanian: 32,90%
Teknologi Pangan: 40,13%
Teknologi & Manajemen Perikanan Budidaya: 31,37%
Ilmu Dan Teknologi Kelautan: 29,00%
Teknologi & Manajemen Perikanan Tangkap: 28,33%
Teknologi Hasil Perairan: 30,13%
Manajemen Sumberdaya Perairan: 29,63%
Teknologi Hasil Hutan: 24,67%
Silvikultur: 23,50%
Manajemen Hutan: 34,87%
Konservasi Sumberdaya Hutan & Ekowisata: 34,07%
Nutrisi dan Teknologi Pakan: 29,73%
Teknologi Produksi Ternak: 25,00%
Passing Grade Soshum IPB
Manajemen: 33,80%
Manajemen Sumberdaya Lahan: 33,50%
Ekonomi Dan Studi Pembangunan: 32,83%
Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan: 29,07%
Ekonomi Syariah: 26,67%
Passing grade tidak menjamin diterima tidaknya seseorang karena bersifat fluktuatif. Sebagai langkah aman, siswa disarankan untuk memasang target nilai yang lebih tinggi daripada passing grade yang beredar.
Frequently Asked Question Section
Pengertian Passing Grade

Pengertian Passing Grade
Ukuran standar yang menggambarkan perkiraan apakah nilai seorang peserta dapat mencukupi dalam urutan peringkat kuota penerimaan program studi yang dipilihnya.
Jalur Masuk IPB

Jalur Masuk IPB
SNMPTN dan SBMPTN, Seleksi Masuk Sekolah Vokasi, jalur Prestasi Internasional dan Nasional (PIN), jalur Ketua OSIS, Kelas Internasional, dan Ujian Tulis Mandiri Berbasis Komputer.
Keunggulan IPB

Keunggulan IPB
Dinobatkan sebagai universitas terbaik di kawasan Asia Tenggara dan peringkat 62 dunia di bidang Pertanian dan Kehutanan menurut QS World University Ranking.
(ERA)
