Passive Income: Pengertian, Jenis, dan Cara Mendapatkannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dewasa ini, banyak orang yang gencar menghasilkan passive income melalui bisnis sampingan. Passive income adalah penghasilan tambahan yang bisa didapatkan tanpa peran yang terlalu aktif atau tanpa melakukan pekerjaan rutin harian.
Passive income berasal dari bahasa Inggris, yaitu passive yang artinya pasif dan income yang berarti pendapatan, penghasilan, atau pemasukan. Passive income bisa diraih ketika seseorang sedang tidak bekerja hingga sedang tidur sekali pun.
Passive income dapat dibedakan menjadi beberapa jenis. Untuk penjelasan lebih lengkapnya, mari simak ulasan berikut.
Jenis-jenis Passive Income
Berikut jenis-jenis passive income yang dikutip dari buku Meraih Passive Income tulisan Andri Faisal:
1. Residual Income
Residual income merupakan pendapatan sisa yang didapatkan setelah selesai bekerja. Contohnya, yaitu agen asuransi yang mendapatkan komisi setiap kali pelanggannya memperbarui polis, penulis buku yang menerima royalti, fotografer yang meraih bayaran dari royalti foto di free stock photo.
2. Active Leveraged Income
Active leveraged income, yaitu pendapatan aktif yang diraih karena orang lain. Beberapa contohnya, yakni seorang MLM tidak perlu menjual barang untuk mendapat komisi. Mereka justru meraih uang dari downline yang menjual produk.
Contoh lainnya adalah agen asuransi yang mendapatkan uang usai nasabah menandatangani perjanjian dengan perusahaan. Agen tersebut akan meraih bayaran dari perusahaan asuransi atas pencapaiannya dalam mencari nasabah.
3. Leveraged Income
Berbeda dengan jenis passive income lainnya, leveraged income justru harus didapatkan dengan bekerja. Contohnya seorang motivator dalam acara seminar akan mendapat bayaran mahal dalam sejam berbicara. Kemudian, penulis novel akan mendapatkan uang usai menggelar acara bedah buku atau lainnya.
Bagaimana Cara Mendapatkan Passive Income?
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mendapat passive income, antara lain:
1. Investasi
Investasi menjadi alternatif umum yang dipilih banyak orang untuk mendapatkan passive income. Baik investasi properti, saham, reksadana, ataupun emas.
Saat ini, investasi saham menjadi bentuk investasi yang paling populer karena dapat mendatangkan banyak keuntungan. Namun di samping itu, investasi saham juga memiliki risiko yang besar, khususnya bagi para pemula.
2. Sewa Kendaraan dan Properti
Sewa kendaraan dan properti dapat menjadi opsi untuk meraih passive income. Keuntungannya memang tidak terlalu besar, namun cara ini tergolong lebih mudah.
Contohnya, pembelian beberapa kendaraan untuk disewakan ke penyewa rental. Dalam waktu beberapa minggu, kendaraan yang disewakan akan menghasilkan uang meskipun dalam jumlah yang tidak banyak.
3. Menjual Stock Photo
Bagi Anda yang menyukai fotografi, cara ini mungkin bisa menjadi pilihan. Anda bisa menjual hasil tangkapan di platform khusus, misalnya iStock dan Shutterstock. Nantinya, Anda akan mendapatkan keuntungan dari setiap penjualan foto.
(GTT)
Frequently Asked Question Section
Apa Itu Passive Income?

Apa Itu Passive Income?
Passive income adalah penghasilan tambahan yang bisa didapatkan tanpa peran yang terlalu aktif atau tanpa melakukan pekerjaan rutin harian.
Apa Saja Jenis-jenis Passive Income?

Apa Saja Jenis-jenis Passive Income?
Ada beberapa jenis passive income, di antaranya residual income, leveraged income, dan sebagainya.
Bagaimana Cara Mendapat Passive Income?

Bagaimana Cara Mendapat Passive Income?
Terdapat beberapa cara untuk meraih passive income, misalnya investasi emas, investasi properti, sewa kendaraan, dan lainnya.
