Pelajari Perbedaan Antara Literasi Digital dan Keterampilan Digital

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, literasi digital dan keterampilan digital diperlukan untuk dapat menghadapinya. Derasnya arus digitalisasi mendorong seseorang untuk bijak dengan segala aktivitas digital.
Munculnya istilah literasi digital dan keterampilan digital kerap menjadi pertanyaan bagi banyak orang. Meskipun kedua istilah ini saling berkaitan satu sama lain, tetapi keduanya memiliki perbedaan makna dan juga cara penerapan.
Lantas, apa perbedaan antara literasi digital dan keterampilan digital? Simak dan pelajari penjelasan lengkapnya melalui ulasan berikut ini.
Perbedaan Literasi Digital dan Keterampilan Digital
Mengutip dari buku berjudul Kecerdasan Digital: Strategi Cerdas Mengenal Teknologi di Era Modern oleh Dr.Sc. Ir. Agus Wantaro, S. Kom., Dr. Ir. Zulkifli, ST., M. Kom., dan lainnya, berikut perbedaan literasi digital dan keterampilan digital.
Literasi Digital
Literasi digital memiliki cakupan yang lebih luas dibandingkan keterampilan digital. Literasi digital merupakan sebuah kemampuan untuk dapat memahami informasi digital secara kritis. Informasi yang diterima tidak boleh langsung diterima tanpa diolah terlebih dahulu, melainkan harus dievaluasi agar terhindar dari informasi yang keliru.
Selain itu, literasi digital juga berarti menggunakan informasi digital dengan kritis. Dengan mengolah dan mengevaluasi sebuah informasi, maka kita dapat menggunakan informasi tersebut dengan lebih bijak. Individu yang memiliki literasi digital mampu menilai apakah suatu informasi yang diperoleh dari internet dapat dipercaya atau tidak.
Keterampilan Digital
Sementara itu, keterampilan digital merujuk pada kemampuan teknis seseorang dalam menggunakan perangkat digital dan aplikasi teknologi. Keterampilan yang dimaksud merupakan kemampuan seseorang dalam mengoperasikan perangkat teknologi dan menggunakan aplikasi yang terdapat dalam perangkat.
Keterampilan ini juga dapat dilihat dari bagaimana seseorang membuat presentasi secara digital, seperti menggunakan Microsoft PowerPoint, Canva, maupun aplikasi lainnya. Seseorang yang dapat menggunakan perangkat lunak tertentu pun dapat disebut sebagai keterampilan digital.
Oleh karena itu, berbeda dengan literasi digital, keterampilan digital lebih menyoroti bagaimana kemampuan seseorang dalam mengoperasikan alat digital itu sendiri.
Elemen Penting Menghadapi Digitalisasi
Selain memahami literasi digital dan kemampuan digital, terdapat satu elemen penting lainnya yang perlu dipahami dan diterapkan, yaitu kecerdasan digital. Elemen penting ini merupakan integrasi dari berbagai kemampuan digital, termasuk literasi digital.
Kecerdasan digital penting untuk membantu seseorang memanfaatkan teknologi digital secara optimal, sekaligus meminimalkan dampak negatif yang akan muncul di kemudian hari.
Kecerdasan digital terdiri dari lima komponen yang saling berkaitan. Kelima komponen ini dapat membentuk kemampuan seseorang dalam menggunakan teknologi secara efektif. Lima komponen tersebut mencakup:
Literasi: Kemampuan memahami dan menggunakan informasi dengan baik.
Etika: Kemampuan untuk berperilaku secara sopan, bertanggung jawab, dan menghormati orang lain dalam lingkungan digital.
Keamanan: Kemampuan melindungi data pribadi, menjaga keamanan akun digital, serta menghindari berbagai ancaman seperti penipuan online dan serangan siber.
Kreativitas: Kemampuan menggunakan teknologi untuk menghasilkan karya, inovasi, atau solusi baru yang bermanfaat.
Kolaborasi: Kemampuan individu untuk bekerja sama dengan orang lain tanpa batasan geografis.
Baca juga: Perubahan Preferensi Konsumen Akibat Teknologi Digital Contoh Pengaruh dari Apa?
(MFT)
