Penamaan Binomial Nomenklatur dan Contohnya dalam Ilmu Taksonomi

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Untuk memudahkan identifikasi dan pengelompokan, makhluk hidup dibedakan berdasarkan persamaan ciri-cirinya. Dalam kajian biologi, ilmu yang mempelajari pengelompokan tersebut dinamakan taksonomi.
Secara sederhana, takson merupakan tingkatan atau urutan dalam klasifikasi makhluk hidup. Urutan ini didasarkan pada ciri paling umum hingga paling khusus. Oleh karena itu, semakin tinggi tingkat takson, maka semakin sedikit persamaan ciri yang dimiliki anggotanya, begitu pun sebaliknya.
Ilmu taksonomi pertama kali diperkenalkan oleh ilmuwan bernama Carolus Linnaeus. Dalam penelitiannya, Carolus memberi nama pada tiap spesies makhluk hidup yang terdiri atas dua kata atau disebut tata nama ganda.
Mengutip buku Explore: Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII, pemberian tata nama ganda diatur dalam kode internasional yang disebut dengan binomial nomenklatur. Apa itu?
Penamaan Binomial Nomenklatur dan Contohnya
Tumbuhan dan hewan memiliki nama yang berbeda sesuai dengan bahasa di daerah atau negara masing-masing. Contohnya, di Jawa Tengah dan Jawa Timur, buah pisang disebut gedang dan disebut cau di Jawa Barat.
Penamaan yang berbeda untuk suatu jenis tumbuhan atau hewan akan menyulitkan para ahli dalam mengidentifikasikannya. Oleh karena itu, para ahli sepakat menggunakan nama ilmiah yang dapat digunakan secara Internasional.
Orang yang berjasa dalam pemberian nama ilmiah ini adalah Carolus Linnaeus. Melalui penelitiannya, Carolus memberikan istilah binomial nomenklatur sebagai sistem penamaan tiap jenis makhluk hidup.
Mengutip buku Bongkar Pola Soal UNBK SMP/MTs 2020 oleh M.F Atsnan, binomial nomenklatur adalah dua kata yang terdiri dari kata pertama sebagai penunjuk genus dan kata kedua sebagai penunjuk spesies. Jika dua kata tersebut digabungkan, maka akan membentuk nama spesies dari makhluk hidup tertentu.
Dalam penamaan binomial nomenklatur, terdapat sejumlah aturan yang harus dipahami. Adapun aturan tersebut adalah sebagai berikut, seperti dikutip dari buku IPA Biologi 1 untuk SMP/MTs Kelas VII oleh Saktiyono:
Kata pertama adalah nama genusnya dan kata kedua adalah penunjuk jenisnya.
Huruf pertama nama genus menggunakan huruf besar, sedangkan huruf pertama penunjuk jenis menggunakan huruf kecil.
Nama genus dan penunjuk jenis harus digarisbawahi secara terputus atau dicetak dengan huruf miring.
Agar lebih memahaminya, perhatikan contoh berikut:
Spesies jagung memiliki nama ilmiah Zea mays atau ditulis Zea mays. Artinya, jagung termasuk genus Zea dan kata mays berarti penunjuk spesies dari jagung itu sendiri.
Spesies badak bercula satu memiliki nama ilmiah Rhinoceros sundaicu atau ditulis Rhinoceros sundaicu. Artinya, badak bercula satu termasuk genus Rhinoceros dan kata sundaicu merupakan penunjuk spesiesnya.
Spesies padi memiliki nama ilmiah Oryza sativa atau ditulis Oryza sativa. Artinya, padi termasuk genus Oryza dan kata sativa berarti penunjuk spesies dari padi.
Spesies banteng memiliki nama ilmiah Bos sundaicu atau ditulis Bos sundaicu. Artinya, banteng termasuk genus Bos dan kata sundaicu merupakan penunjuk spesiesnya.
Spesies merpati memiliki nama ilmiah Columba livia atau ditulis Columba livia. Artinya, merpati termasuk genus Columba dan kata livia merupakan penunjuk spesiesnya.
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Apa itu binomial nomenklatur?

Apa itu binomial nomenklatur?
Binomial nomenklatur adalah dua kata yang terdiri atas kata pertama sebagai penunjuk genus dan kata kedua sebagai penunjuk spesies. Jika dua kata tersebut disandingkan, maka membentuk nama spesies dari makhluk hidup tertentu.
Siapakah bapak taksonomi modern?

Siapakah bapak taksonomi modern?
Carolus Linnaeus.
Bagaimana contoh penamaan binomial nomenklatur?

Bagaimana contoh penamaan binomial nomenklatur?
Contohnya, spesies merpati memiliki nama ilmiah Columba livia atau ditulis Columba livia. Artinya, merpati termasuk genus Columba dan kata livia merupakan penunjuk spesiesnya.
