Pencemaran Lingkungan Mulai Mengancam, Apa Saja Bentuknya?

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pencemaran lingkungan bukanlah hal baru di tengah kehidupan manusia. Pencemaran dapat diartikan sebagai memasukkan kontaminan ke dalam lingkungan yang menyebabkan kerugian bagi makhluk hidup. Kontaminan ini dapat berupa zat kimia, energi seperti kebisingan, panas atau cahaya.
Seiring meningkatnya aktivitas manusia, tingkat pencemaran lingkungan juga ikut meningkat. Ketika hal ini terjadi, kualitas lingkungan akan menurun yang menjadikannya tidak bisa berfungsi sebagaimana mestinya.
Pencemaran lingkungan dibedakan menjadi tiga yakni pencemaran udara, pencemaran air dan pencemaran tanah. Berikut penjelasannya lengkap mengenai pencemaran lingkungan dan bentuknya:
Pencemaran Udara
Udara dengan kualitas baik adalah udara yang belum mengalami pencemaran. Cirinya yaitu tidak berbau, terasa segar dan ringan saat dihirup. Pencemaran udara terjadi karena masuknya polutan (benda yang menyebabkan pencemaran) ke dalam atmosfer.
Standar pencemaran udara dapat ditentukan berdasarkan lima zat pencemar utama yaitu karbon monoksida (CO), sulfur dioksida (SO2), nitrogen dioksida (NO2), Ozon (O3) dan partikel debu.
Sumber Pencemaran Udara
Melansir Encyclopaedia Britannica (2015), pencemaran udara bisa dari berbagai hal seperti industri atau transportasi. Selain itu disebabkan juga oleh faktor alam seperti kebakaran hutan atau gunung meletus yang menyebabkan polusi udara.
Dampak Pencemaran Udara
Akibat udara yang tercemar berdampak bagi keberlangsungan hidup ekosistem. Dampaknya bisa berskala mikro dan makro.
Pada skala mikro berdampak pada kesehatan seperti tubuh kekurangan oksigen, menjadi lemas. Jika berlangsung lama dapat menyebabkan kematian. Sementara dampak skala makro, seperti terjadinya fenomena hujan asam, efek rumah kaca dan penipisan lapisan ozon.
Pencegahan Pencemaran Udara
Untuk pencegahan dan penanggulangan bisa dilakukan dengan cara reboisasi untuk mengurangi kadar karbondioksida di udara. Membuat jalur hijau berupa penanaman pohon di kota-kota sebagai paru-paru terutama di perkotaan.
Kemudian untuk lokasi pabrik sebaiknya jauh dari permukiman penduduk. Bahkan pabrik harus membuat cerobong asap yang tinggi agar limbah yang keluar tidak bau.
Pencemaran Air
Pencemaran air merupakan peristiwa masuknya zat atau komponen lain ke dalam perairan. Dampaknya membuat air menjadi tercemar dan kualitas air akan menurun. Air yang tercemar tidak bisa dimanfaatkan dan menyebabkan penyakit.
Sumber Pencemaran Air
Pencemaran air bisa berasal dari limbah industri, limbah rumah tangga serta limbah pertanian. Limbah industri sangat berpotensi menjadi penyebab terjadinya pencemaran air. Padahal, limbahnya mengandung bahan berbahaya dan beracun.
Jumlah penduduk yang semakin meningkat membuat limbah yang dihasilkan semakin tinggi juga. Kegiatan pertanian juga bisa menimbulkan pencemaran air terutama karena pengunaan pupuk buatan, pestisida dan herbisida.
Dampak Pencemaran Air
Air tercemar limbah sudah tidak akan bisa digunakan kembali. Limbah yang terkandung dalam air dapat membusuk dan muncul rasa dan bau tidak sedap. Proses pembusukan limbah oleh pengurai membutuhkan banyak oksigen. Dampaknya kadar oksigen dalam air yang diperlukan oleh makhluk hidup lainnya berkurang.
Pencegahan Pencemaran Air
Untuk pencegahan agar kualitas tetap terjaga dengan baik di dalam pengelolaaan industri wajib membuat unit pengelolaan limbah (UPL). Kemudian untuk kepentingan di bidang pertanian dengan cara menggunakan pupuk buatan dan pestisida sesuai dengan dosis yang dianjurkan.
Pencemaran Tanah
Pencemaran tanah pada umumnya disebabkan oleh zat-zat kimia yang dibuang secara langsung. Pencemaran bisa juga disebabkan sampah anorganik yang tidak bisa terurai.
Pencemaran yang masuk ke dalam tanah kemudian terendap sebagai zat kimia beracun di tanah. Hal ini akan berdampak langsung kepada manusia ketika bersentuhan.
Sumber Pencemaran
Penyebab pencemaran tanah bisa dari berbagai hal, seperti limbah keluarga atau kegiatan pertanian. Limbah keluarga berupa senyawa anorganik yang tidak bisa terurai oleh mikroorganisme seperti penggunaan detergen. Sementara limbah pertanian dari penggunaan pupuk buatan, zat pemberantasan hama dan pemberantasan tumbuhan penganggu (hama).
Dampak Pencemaran
Pencemaran tanah akan mengandung bakteri dan bisa berdampak pada kesehatan manusia. Pencemaran tanah juga bisa berdampak terhadap ekosistem. Penggunaan yang berlebihan bisa menjadi asam yang selanjutnya berpengaruh pada produktivitas tanaman.
Pencegahan Pencemaran Tanah
Untuk pencegahan bisa dilakukannya daur ulang sampah yang tidak bisa diurai. Memisahkan sampah plastik dengan non plastik. Hal ini akan memudahkan sebelum dilakukannya daur ulang.
Bisa juga dengan melakukan cara remediasi. Remediasi adalah kegiatan membersihkan permukaan tanah yang tercemar. Hal ini bertujuan untuk menghindari risiko yang diakibatkan dari terkontaminasi logam.
(VIO)
