Pendaftaran Rekrutmen TNI AD 2026 Sampai Kapan? Ini Jadwal dan Syaratnya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pendaftaran Bintara PK TNI AD Gelombang I 2026 resmi dibuka bagi calon prajurit pria. Kesempatan ini terbuka bagi WNI yang ingin mengabdi kepada negara melalui jalur TNI Angkatan Darat.
Sebelum mendaftar, pastikan calon prajurit sudah mengetahui jadwal dan sistem kuota yang diberlakukan. Ini penting supaya calon prajurit tidak ketinggalan informasi dan telat mendaftar.
Lantas, pendaftaran rekrutmen TNI AD 2026 sampai kapan? Yuk, simak jadwal dan informasi pendaftaran lengkapnya dalam artikel berikut!
Pendaftaran Rekrutmen TNI AD 2026 Sampai Kapan?
Sebenarnya, tidak ada jawaban pasti terkait tanggal penutupan pendaftaran rekrutmen TNI AD 2026. Menurut situs resmi ad.rekrutmen-tni.mil.id, pendaftaran yang dibuka mulai 8 Januari 2026 ini akan ditutup secara otomatis saat kuota pendaftar terpenuhi. Jadi, tidak ada pemberitahuan lanjutan.
Sementara itu, proses validasi atau daftar ulang di Ajendam/Ajenrem dimulai pada 12 Januari 2026 dan akan ditutup ketika kuota penuh. Calon peserta disarankan segera mendaftar dan selalu memantau informasi terbaru melalui akun TikTok resmi @panpustniad.
Syarat Pendaftaran TNI AD 2026
Calon pelamar harus memenuhi seluruh kualifikasi yang ditetapkan, baik administrasi maupun fisik. Mengutip situs ad.rekrutmen-tni.mil.id, berikut syarat pendaftaran TNI AD 2026 yang wajib dipenuhi.
Persyaratan Umum
Warga Negara Indonesia.
Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Berumur minimal 17 tahun 10 bulan dan maksimal 24 tahun 0 bulan pada 26 Maret 2026.
Tidak memiliki catatan kriminalitas dari Polri.
Sehat jasmani dan rohani serta tidak berkacamata.
Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan.
Persyaratan Khusus
Laki-laki, bukan anggota atau mantan prajurit TNI/Polri atau PNS TNI.
Tinggi badan minimal 163 cm dengan berat badan seimbang.
Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama pendidikan sampai 2 tahun setelahnya.
Tidak bertato/bekas tato dan tidak bertindik/bekas tindik (kecuali adat dengan surat keterangan).
Memiliki kartu BPJS atau KIS aktif.
Harus ada surat persetujuan orang tua atau wali.
Pelamar berijazah S1/D4/D3/D1 tidak ada persyaratan nilai, tetapi aturan khusus diberlakukan untuk lulusan SMA/MA/SMK/Paket C. Lulusan periode 2017-2019 wajib memenuhi nilai rata-rata UN minimal 37. Sementara itu, standar nilai rata-rata rapor tiga mata pelajaran utama (Bahasa Indonesia, Inggris, Matematika) ditetapkan minimal 65 untuk lulusan 2020, minimal 68 bagi lulusan 2021–2022, dan minimal 70 bagi lulusan tahun 2023–2025.
Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama minimal 10 tahun.
Bersedia ditempatkan di seluruh kecabangan TNI AD dan seluruh wilayah Indonesia.
Bersedia mematuhi peraturan bebas KKN.
Bersedia membayar biaya yang telah dikeluarkan negara apabila mengundurkan diri.
Sertifikat/piagam prestasi minimal tingkat nasional (juara 1, 2, atau 3) sebagai nilai tambah (opsional).
Cara Daftar TNI AD 2026
Proses pendaftaran dilakukan melalui dua tahapan, yaitu registrasi online dan validasi fisik di lokasi yang ditentukan. Berikut langkah-langkahnya:
Daftar online melalui website https://ad.rekrutmen-tni.mil.id/bintara-ad.
Isi formulir online sesuai petunjuk yang tersedia.
Cetak formulir daftar, blanko dinas, blanko Rikmin, dan blanko riwayat hidup.
Datang ke Ajendam/Ajenrem sesuai jadwal validasi dengan membawa formulir daftar online.
Ikuti pengukuran tinggi dan berat badan serta pemeriksaan tindik dan tato oleh tim panitia.
Calon yang memenuhi syarat akan divalidasi dan resmi terdaftar sebagai peserta seleksi.
Kembali ke rumah dan menunggu jadwal seleksi berikutnya melalui nomor telepon yang didaftarkan.
(FHK)
Baca juga: Cara Daftar KKI Guru 2026, Dokumen Persyaratan, dan Jadwal Seleksinya
