Pengertian Aqoid 50, Ilmu Paling Mendasar dalam Agama Islam

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Aqoid 50 adalah ilmu paling mendasar dalam Islam yang perlu diketahui seluruh umat Muslim. Ilmu tauhid ini membahas sifat jaiz maupun mustahil yang dimiliki Allah beserta para Nabi dan Rasul-Nya.
Mengutip laman Nahdlatul Ulama Online (NU Online), aqoid 50 merupakan salah satu asas dalam memahami Islam secara sempurna. Aqoid 50 bertujuan untuk membetulkan dan meneguhkan iman manusia kepada Allah SWT.
Mempelajari ilmu aqoid hukumnya fardhu ‘ain, yakni wajib bagi setiap Muslim yang berakal. Untuk mengetahui lebih lanjut terkait aqoid 50, simak ulasan berikut ini.
Pengertian Aqoid 50
Mengacu pada sumber yang sama, aqoid 50 adalah ilmu mengenai pokoknya agama. Seperti namanya, aqoid 50 mengandung satu bundelan (ikatan) pengetahuan mengenai sahnya iman dan Islam yang berjumlah 50.
Dalam buku Moderasi Beragama Berbasis Pesantren karya Manshuruddin, dkk., aqoid 50 atau disebut juga aqoid seket terbagi menjadi dua aqidah dengan rincian sebagai berikut:
1. Aqidah Ilahiyyah (عقيدة الهية)
Aqidah ilahiyyah adalah sifat-sifat Allah yang terdiri dari 20 sifat wajib, 20 sifat mustahil, dan 1 sifat jaiz bagi-Nya.
2. Aqidah Nubuwwiyah (عقيدة نبوية)
Aqidah nubuwwiyah adalah sifat-sifat Nabi dan Rasul yang terdiri dari 4 sifat wajib, 4 sifat mustahil, dan 1 sifat jaiz.
Macam-Macam Sifat dalam Aqoid 50 dan Artinya
Dirangkum dari buku Doa Yuk: Kumpulan Doa Sehari-hari untuk Pembentukan Karakter Anak karya Mochamad Soleh, S.Ag., berikut adalah macam-macam sifat yang termasuk dalam aqoid 50 beserta artinya.
1. Sifat Wajib bagi Allah
Wujud (Ada)
Qidam (Terdahulu/Awal)
Baqa’ (Kekal)
Mukhalafatu lil hawaditsi (Berbeda dengan makhluk lain)
Qiyamuhu binafsihi (Berdiri sendiri)
Wahdaniyah (Satu)
Qudrat (Berkuasa)
Iradat (Berkehendak)
‘Ilmun (Mengetahui)
Hayat (Hidup)
Sama’ (Mendengar)
Basar (Melihat)
Qalam (Berfirman)
Qadiran (Berkuasa)
Muridan (Berkehendak)
Aliman (Mengetahui)
Hayyan (Hidup)
Sami’an (Mendengar)
Bashiran (Melihat)
Mutakalliman (Berfirman atau berkata-kata)
2. Sifat Mustahil bagi Allah
Adam (Tiada)
Hudust (Ada yang mendahului)
Fana (Musnah)
Mumatsalatu lil hawaditsi (Ada yang menyerupai)
Ta’adud (Berbilang)
Ajzun (Lemah)
Ihtiyaju Lighairihi (Memerlukan yang lain)
Karahah (Terpaksa)
Jahlun (Bodoh)
Mautun (Mati)
Shamamun (Tuli)
Ama (Buta)
Bakamun (Bisu)
Kaunuhu Ajizan (Zat yang lemah)
Kaunuhu Murikhan (Zat yang terpaksa)
Kaunuhu Jahilun (Zat yang bodoh)
Kaunuhu Mayyitan (Zat yang mati)
Kaunuhu Ashamma (Zat yang tidak bisa mendengar)
Kaunuhu Ama (Zat yang tidak bisa melihat)
Kaunuhu Abkama (Zat yang tidak bisa berbicara)
3. Sifat Jaiz bagi Allah
Sifat jaiz bagi Allah hanya ada satu, yaitu fi’lu kulli mumkinin au tarkuhu yang artinya Allah mungkin mengerjakan sesuatu atau meninggalkannya. Sifat ini menunjukkan bahwa segala sesuatu yang terjadi di alam semesta didasari pada kehendak-Nya.
4. Sifat Wajib bagi Nabi dan Rasul
Siddiq (Benar atau jujur)
Tabligh (Menyampaikan)
Amanah (Dapat dipercaya)
Fathanah (Pintar atau cerdas)
5. Sifat Mustahil bagi Nabi dan Rasul
Kidzib (Berbohong atau berdusta)
Kitman (Menyembunyikan)
Khianat (Tidak dapat dipercaya)
Baladah (Bodoh)
6. Sifat Jaiz bagi Nabi dan Rasul
Sifat jaiz bagi Nabi dan Rasul hanya satu, yaitu a’radul basyariyah yang artinya para Nabi dan Rasul memiliki sifat-sifat yang sama sebagaimana manusia lainnya. Misalnya, manusia makan dan minum, maka Nabi dan Rasul juga melakukan hal tersebut.
(AAA)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan sifat jaiz bagi Allah?

Apa yang dimaksud dengan sifat jaiz bagi Allah?
Sifat jaiz bagi Allah hanya ada satu, yaitu fi’lu kulli mumkinin au tarkuhu yang artinya Allah mungkin mengerjakan sesuatu atau meninggalkannya. Sifat ini menunjukkan bahwa segala sesuatu yang terjadi di alam semesta didasari pada kehendak-Nya.
Apa saja sifat wajib para Nabi dan Rasul?

Apa saja sifat wajib para Nabi dan Rasul?
Sifat wajib bagi para Nabi dan Rasul ada empat, yakni siddiq (benar atau jujur), tabligh (menyampaikan), amanah (dapat dipercaya), dan fathanah (cerdas).
Apa saja sifat mustahil bagi Rasul?

Apa saja sifat mustahil bagi Rasul?
Sifat mustahil bagi Rasul ada empat, yakni kidzib (berbohong), kitman (menyembunyikan), khianat (tidak dapat dipercaya), dan baladah (bodoh).
