Konten dari Pengguna

Pengertian, Cara Membaca, dan Contoh Bacaan Ghunnah Musyaddadah dalam Alquran

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Alquran. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Alquran. Foto: Unsplash

Apabila terdapat huruf mim tasydid (مّ) atau nun tasydid (نّ), maka hukum bacaanya adalah ghunnah musyaddadah. Ghunnah artinya dengung, sedangkan musyaddadah artinya (karena) ditasydidkan.

Sedangkan menurut istilah, ghunnah musyaddadah ialah menekan dan mendengungkan suara mim atau nun yang bertasydid selama dua ketukan. Mengutip buku Panduan Praktis & Lengkap Tahsin, Tajwid, Tahfiz Untuk Pemula karya Raisya Maula Ibnu Rusyd, membaca ghunnah musyaddadah yang benar adalah dengan menekan dan mendengungkan suara mim atau nun tasydid selama dua ketukan.

‏Untuk memudahkan pemahaman dan juga mengingat tentang ghunnah musyaddadah, coba perhatikan nazham dari kitab Hidayatush Shibyan berikut ini yang artinya:

Ghunnah ( berdengung ) itu wajib selamanya, ketika ada huruf mim dan nun yang ditasydid."

Agar lebih mudah memahami, berikut contoh bacaan ghunnah musyaddadah dalam Alquran dan cara membacanya yang dilansir dari buku Dasar-dasar Ilmu Tajwid oleh Dr, Marzuki dan Sun Choirol Ummah.

Contoh Bacaan Ghunnah Musyaddadah dalam Alquran

Alquran. Foto: Unsplash

1. Surat Al Baqarah ayat 12

اَلَآ اِنَّهُمْ هُمُ الْمُفْسِدُوْنَ

Pada lafadz اِنَّهُمْ merupakan bacaan ghunnah musyaddadah. Sehingga cara bacanya adalah nun tasydid didengungkan kira-kira dua harakat.

2. Surat Yasin ayat 31

الْقُرُوْنِ اَنَّهُمْ اِلَيْهِمْ لَا يَرْجِعُوْنَ

Lafadz اَنَّهُمْ hukumnya adalah ghunnah musyaddadah. Cara bacanya adalah nun tasydid didengungkan kira-kira dua harakat.

3. Surat Al Jatsiyah ayat 31

وَاَمَّا الَّذِيْنَ كَفَرُوْاۗ

Pada lafadz وَاَمَّ cara bacanya adalah dengan mendengungkan mim tasydid sebanyak dua harakat. Karena lafadz tersebut merupakan ghunnah musyaddadah.

4. Surat Al Baqarah ayat 114

وَمَنْ اَظْلَمُ مِمَّنْ مَّنَعَ مَسٰجِدَ

Lafadz مَّنَعَ hukumnya adalah ghunnah musyaddadah. Cara bacanya adalah mim tasydid didengungkan kira-kira dua harakat.

5. Surat Al Baqarah ayat 3

الَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِا لْغَيْبِ وَ يُقِيْمُوْنَ الصَّلٰوةَ وَمِمَّا رَزَقْنٰهُمْ يُنْفِقُوْنَ ۙ

Pada lafadz وَمِمَّا cara bacanya adalah dengan mendengungkan mim tasydid sebanyak dua harakat. Karena lafadz tersebut merupakan ghunnah musyaddadah.

6. Surat Ali Imran ayat 4

مِنْ قَبْلُ هُدًى لِّلنَّا سِ وَاَ نْزَلَ الْفُرْقَا نَ ۗ اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا بِاٰ يٰتِ اللّٰهِ لَهُمْ عَذَا بٌ شَدِيْدٌ ۗ وَا للّٰهُ عَزِيْزٌ ذُو انْتِقَا مٍ ۗ

Lafadz لِّلنَّا hukumnya adalah ghunnah musyaddadah. Cara bacanya adalah nun tasydid didengungkan kira-kira dua harakat.

7. Surat An Nisa ayat 1

يٰۤـاَيُّهَا النَّا سُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ

Pada lafadz النَّا cara bacanya adalah dengan mendengungkan nun tasydid sebanyak dua harakat. Karena lafadz tersebut merupakan ghunnah musyaddadah.

8. Surat Al Baqarah ayat 6

اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا سَوَآءٌ عَلَيْهِمْ ءَاَنْذَرْتَهُمْ اَمْ لَمْ تُنْذِرْهُمْ لَا يُؤْمِنُوْنَ

Lafadz اِنَّ cara bacanya adalah dengan mendengungkan nun tasydid sebanyak dua harakat. Karena lafadz tersebut merupakan ghunnah musyaddadah.

(NDA)