Konten dari Pengguna

Pengertian dan Contoh Asimilasi dan Akulturasi di Indonesia

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh Asimilasi dan Akulturasi di Indonesia
zoom-in-whitePerbesar
Contoh Asimilasi dan Akulturasi di Indonesia

Ketika mempelajari sosiologi atau antropologi, terdapat konsep asimilasi dan akulturasi untuk menjelaskan proses integrasi sosial dalam masyarakat yang berbeda-beda.

Menurut Antropolog Koentjaraningrat, asmiliasi merupakan proses sosial yang ditandai dengan adanya usaha untuk mengurangi perbedaan-perbedaan yang terdapat antar kelompok manusia yang berbeda kebudayaannya.

Anggota kelompok tersebut saling bergaul secara langsung dan intensif dalam waktu yang relatif lama. Dari proses tersebut, sifat khas dari unsur-unsur kebudayaan kelompok yang berbeda masing-masing berubah dan saling menyesuaikan diri. Sehingga terbentuklah unsur kebudayaan campuran.

Sedangkan akulturasi merupakan proses sosial yang timbul ketika suatu kelompok manusia dihadapkan dengan unsur-unsur kebudayaan asing. Unsur-unsur tersebut lambat laun diterima dan diolah ke dalam kebudayaan sendiri tanpa menyebabkan hilangnya kepribadian budaya asal.

Contoh akulturasi:

Dikutip dari artikel Asimilasi dan Akulturasi: Sebuah Tinjauan Konsep oleh Poerwanti Hadi Pratiwi, beberapa contoh akulturasi di antaranya:

- Wayang, sebagai bentuk akulturasi kebudayaan Jawa (tokoh wayang Semar, Gareng, Petruk, Bagong) dengan India (cerita yang diambil dari kitab Ramayana dan Mahabharata).

- Masjid Menara kudus merupakan akulturasi antara Islam (fungsinya sebagai masjid) dengan Hindu (ciri fisik menyerupai bangunan pura agama Hindu).

Contoh asimilasi:

Baju Koko di Pasar Tanah Abang Jelang Ramadhan, Sabtu (18/5). Foto: Nurul Nur Azizah/kumparan

- Percampuran musik melayu dengan pengaruh musik India yang kemudian menghasilkan genre musik baru, yakni dangdut.

- Baju Koko yang merupakan pakaian khas bangsa China sejak dahulu kini di Indonesia identik dengan pakaian muslim pria.

(ERA)