Pengertian dan Contoh Green Economy atau Ekonomi Hijau

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kampanye Green Economy pertama kali dicetuskan pada konferensi Rio+20 di Brazil untuk mengatasi masalah degradasi lingkungan. Ada banyak contoh green economy atau ekonomi hijau yang dapat dipraktikkan?
Ekonomi hijau menjadi target pembangunan negara-negara di seluruh dunia. Kata “hijau” mengacu pada upaya penanggulangan kerusakan lingkungan.
Secara umum, ekonomi hijau adalah kegiatan perekonomian yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan sosial dan pelestarian lingkungan hidup.
Pengertian Green Economy
Menurut United Nations Environment Programme (UNEP), green economy adalah perekonomian yang dapat meningkatkan kesejahteraan manusia, keadilan sosial, dan menurunkan risiko kerusakan lingkungan.
Model ekonomi ini didasarkan pada ekonomi rendah karbon dengan tujuan memperoleh efisiensi energi yang mengurangi polusi dan emisi. Target dari ekonomi hijau adalah meningkatkan inovasi dan investasi pada pembangunan berkelanjutan.
Berikut ini beberapa manfaat dari penerapan ekonomi hijau seperti yang dikutip dari buku Green Teori, Konsep dan Gagasan Penerapan Perekonomian Hijau di Berbagai Bidang di Masa Depan oleh Ryan Nugraha (2024).
1. Mendorong Inovasi Teknologi dan Pembangunan Berkelanjutan
Banyaknya investasi dan transaksi pada sektor industri ramah lingkungan akan mendorong berbagai inovasi teknologi dan pembangunan berkelanjutan. Dana tersebut akan digunakan untuk melakukan penelitian pada proyek-proyek berkelanjutan agar dapat mengembangkan solusi dari masalah lingkungan yang ada.
2. Mengurangi Angka Pengangguran
Investasi pada sektor berkelanjutan juga dapat meningkatkan lapangan kerja baru. Misalnya, pertumbuhan pada industri terbaharukan dan pengelolaan limbah akan meningkatkan permintaan tenaga kerja yang terampil di bidang ini, yang berujung pada berkurangnya angka pengangguran.
3. Peningkatan Kesejahteraan
Ekonomi hijau berfokus pada aktivitas-aktivitas ekonomi yang tidak berisiko merusak alam. Dengan terciptanya keseimbangan lingkungan, kesejahteraan hidup masyarakat di masa sekarang dan generasi mendatang pun akan terjaga.
Contoh Green Economy
Berikut ini beberapa contoh penerapan green economy atau ekonomi hijau yang dihimpun dari berbagai sumber.
1. Kehutanan
Mengurangi deforestasi dan meningkatkan reboisasi
Melakukan sertifikasi produk dari hutan
Menerapkan aturan ketat untuk pembukaan lahan perkebunan baru
2. Pertanian
Mengubah praktik pengelolaan pupuk dan air
Manajemen nutrisi dengan mengurangi pemakaian pestisida kimia
3. Industri
Menghemat sumber air tanah dan air permukaan dengan penggunaan sumber daya yang efisien
Beralih ke sumber daya yang dapat diperbaharui (renewable energi)
Memperketat pengelolaan limbah industri dalam bentuk asap, limbah cair maupun limbah padat
4. Pariwisata
Memperbanyak pembangunan ekowisata tanpa merusak alam
Pengelolaan sampah yang baik di sekitar tempat wisata
Menggunakan energi terbaharui sebagai sumber energi utama
5. Makanan dan Minuman
Mengurangi pemakaian kemasan plastik atau alat makan sekali pakai
Beralih pada produk-produk ramah lingkungan yang dapat didaur ulang, seperti kantong kresek yang terbuat dari singkong atau sedotan bambu
Ragam konten berkualitas dan inklusif tentang inisiatif individu, komunitas, dan pemangku kepentingan untuk mendorong terciptanya bumi berkelanjutan. Selengkapnya di kumparan.com/topic/green-initiative
(GLW)
