Konten dari Pengguna

Pengertian dan Contoh Konjungsi Kausalitas dalam Bahasa Indonesia

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Menulis. Foto: pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Menulis. Foto: pixabay.com

Konjungsi kausalitas merupakan kata hubung yang digunakan untuk menyatakan sebab-akibat sebuah peristiwa. Dalam teks bahasa Indonesia, konjungsi ini digunakan sebagai penghubung antar kata, antar frasa, dan antar kalimat.

Merujuk buku Explore Bahasa Indonesia Jilid 3 untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas XII, konjungsi kausalitas memiliki kaitan erat dengan penggunaan sejumlah argumen yang dikemukakan oleh penulis atau redaktur dan berkenaan dengan masalah yang dibahas.

Konjungsi sebab menjelaskan bahwa sebuah peristiwa dapat terjadi karena sebab tertentu. Sedangkan konjungsi akibat menjelaskan bahwa sebuah peristiwa terjadi akibat suatu hal yang lain.

Contoh kata konjungsi kausalitas adalah sebab, karena, sehingga, sampai, akibatnya, jika, maka, dan lain sebagainya. Agar lebih memahami fungsi konjungsi kausalitas, simak penggunaannya dalam contoh-contoh di bawah ini.

Ilustrasi Menulis. Foto: pixabay.com

Contoh Penggunaan Konjungsi Kausalitas

Berikut contoh penggunaan konjungsi kausalitas atau sebab akibat yang disadur dari buku Mahir Berbahasa Indonesia karangan Pulus Tukan dan Bahasa Indonesia Smp Kelas VII.

1. Konjungsi sebab

  • Ali mendapatkan nilai yang kurang memuaskan sebab kurang belajar.

  • Ibnu sakit demam sebab kemarin terkena hujan saat pulang sekolah.

  • Ana tidak dapat menghadiri seminar tepat waktu sebab ban mobilnya bocor.

  • Ani pergi berbelanja sendirian sebab adiknya tidak berkenan menemani.

2. Konjungsi karena

  • Ayah tidak mengizinkan aku pergi karena mengkhawatirkan keselamatanku.

  • Dina tidak berangkat sekolah karena sedang sakit demam.

  • Adik sakit batuk karena kemarin terlalu banyak minum es.

  • Farhan sangat bersemangat untuk berangkat sekolah karena ia memiliki banyak teman.

3. Konjungsi sehingga

  • Riko bangun kesiangan sehingga terlambat masuk sekolah.

  • Saya sangat terpesona kepadanya sehingga saya terus menatapnya.

  • Bunga mawar itu sangat cantik sehingga sangat ingin memilikinya.

  • Mereka memancing di sungai yang airnya jernih sehingga mereka melihat setiap ikan akan memakan umpannya.

Ilustrasi Buku. Foto: pixabay.com

4. Konjungsi sampai

  • Dia terlalu mencintai pekerjaannya sampai rela meninggalkan keluarganya.

  • Andi sangat bersemangat menyusun mainan barunya sampai lupa untuk makan.

  • Adik kuat menahan lapar dan haus sampai waktu berbuka tiba.

  • Arhan memiliki pekerjaan yang sangat padat sampai membuatnya tidak dapat pulang kampung di hari lebaran.

5. Konjungsi akibatnya

  • Ia terlalu malas di masa muda akibatnya ia sengsara dan terlunta-lunta di hari tua.

  • Toni lupa membawa jaket akibatnya ia merasa kedinginan.

  • Dika lupa membuang sampah akibatnya ibu marah kepadanya.

  • Adik terlalu malas belajar untuk ulangan hari ini akibatnya ia mendapatkan nilai yang jelek.

6. Konjungsi jika

  • Momen lebaran akan terasa lebih menyenangkan jika mudik lancar, aman, dan nyaman.

  • Ayah akan sangat bahagia jika Kevin mendapatkan nilai yang memuaskan.

  • Rima akan berangkat sekolah jika hujan segera berhenti.

  • Roni berjanji akan makan jika ayah dan kakaknya telah sampai di rumah.

(DND)