Pengertian dan Contoh Majas Hiperbola dalam Bahasa Indonesia

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Majas dalam bahasa Indonesia terbagi menjadi beberapa jenis, salah satunya adalah majas hiperbola. Majas satu ini tergolong sebagai majas pertentangan. Biasanya, majas hiperbola dimuat dalam puisi hingga lagu.
Tim Tentor Indonesia (2016) dalam buku Big Pelajaran SMA: Full Tips & Trik Materi dan Penyelesaian Soal Ala Tentor mendefinisikan majas sebagai gaya bahasa dalam bentuk lisan atau tulisan yang dipakai dalam suatu karangan.
Lantas, seperti apa contoh majas hiperbola dalam bahasa Indonesia? Agar lebih paham, simak pembahasannya melalui artikel berikut.
Pengertian dan Contoh Majas Hiperbola
Berdasarkan informasi dari buku Sukses UN Bhs. Indonesia SMP 2009 karangan Rika Lestari, majas hiperbola adalah majas yang melukiskan sesuatu dengan menggantikan peristiwa sesungguhnya dengan kata-kata yang berlebihan.
Di sisi lain, Tim Guru Indonesia dalam buku TOP NO. 1 SKL UN SMA IPS 2017 mengartikan majas hiperbola sebagai majas yang mengandung pernyataan berlebih-lebihan dengan maksud memperhebat atau mendapatkan perhatian.
Adapun contoh majas hiperbola adalah sebagai berikut:
Sampah-sampah di Kota Jakarta bertumpuk setinggi gunung.
Harga kebutuhan pokok semakin mencekik leher.
Ibu membanting tulang untuk menghidupi aku dan adik-adik.
Buku Harry Potter berhasil mengguncang dunia.
Aku takut negara ini akan runtuh.
Harga bensin tahun ini melambung tinggi.
Karena kekurangan gizi, badan anak itu kerempeng tinggal kulit membalut tulang.
Ayah memeras keringat untuk menghidup keluarga.
Saya memohon perlindungan dari ancaman berdarah.
Darahku terasa mendidih setelah mendengar cerita darinya.
Jenis-jenis Majas Pertentangan
Majas pertentangan merupakan kata-kata berkias yang menyatakan pertentangan dengan keadaan yang sebenarnya, dengan tujuan meningkatkan kesan kepada pembaca atau pendengar.
Majas ini terbagi menjadi beberapa macam, salah satunya adalah majas hiperbola. Nah, berikut jenis-jenis majas pertentangan selain hiperbola yang dikutip dari buku Get Success UN+SPMB Bahasa Indonesia oleh Nani Daryamanti:
1. Majas Litoles
Majas litoles adalah majas yang menyampaikan sesuatu dengan memperkecil atau memperhalus keadaan. Dengan kata lain, majas ini membuat suatu hal positif menjadi negatif atau mengecilkan keadaan sebenarnya.
Contoh:
Otak saya tidak dapat mencerna pelajaran ini.
Terimalah kado dariku yang tidak seberapa ini.
Sudilah mampir ke gubuk kami.
Saya kerah putih yang sehari-hari hanya makan tempe.
Kami hanya bisa menyediakan teh dingin.
Perjuangan kami hanya setitik air dalam luas samudera.
2. Majas Ironi
Majas ini berupaya menyampaikan sesuatu yang bertentangan dengan maksud menyindir. Contoh:
Cepat sekali kau datang, sehingga undangan sudah lama meninggalkan tempat ini.
Aduh, bagus sekali nilai rapormu, banyak angka merahnya.
Rajin sekali kau, jam sembilan baru datang ke sekolah.
Apalah artinya aku yang hanya anak ingusan yang tidak mengerti apa-apa.
Tulisanmu rapi sekali, apa kamu baru belajar menulis?
(GTT)
Frequently Asked Question Section
Apa yang Dimaksud dengan Majas Hiperbola?

Apa yang Dimaksud dengan Majas Hiperbola?
Majas hiperbola adalah majas yang melukiskan sesuatu dengan menggantikan peristiwa sesungguhnya dengan kata-kata yang berlebihan.
Apa Itu Majas Pertentangan?

Apa Itu Majas Pertentangan?
Majas pertentangan merupakan kata-kata berkias yang menyatakan pertentangan dengan keadaan yang sebenarnya, dengan tujuan meningkatkan kesan kepada pembaca atau pendengar.
Apa Contoh Majas Hiperbola?

Apa Contoh Majas Hiperbola?
Ada banyak contoh majas hiperbola salah satunya adalah "Ibu membanting tulang untuk menghidupi aku dan adik-adik."
