Konten dari Pengguna

Pengertian dan Contoh Tembang Gambuh yang Berisikan Nasihat

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tembang gambuh. Foto: Instagram/@bagolleol
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tembang gambuh. Foto: Instagram/@bagolleol

Tembang gambuh merupakan jenis tembang yang berisikan ajaran untuk generasi muda. Di dalamnya, terdapat nasihat tentang panduan menjalin hubungan dengan Tuhan dan sesama manusia.

Beberapa kalangan ada yang memaknai kata “gambuh” sebagai sebuah kecocokaan. Kata ini juga dianggap memiliki arti yang sama dengan sikap bijaksana dan sepaham.

Artinya, seseorang yang gambuh dapat memposisikan sesuatu sesuai dengan tempatnya. Ia mampu bersikap adil dan berbuat sesuai dengan porsinya.

Tembang gambuh bisa digunakan untuk mengiringi kesenian Dongkrek. Agar lebih memahaminya, berikut contoh tembang gambuh selengkapnya untuk Anda pelajari.

Pengertian dan Contoh Tembang Gambuh

Ilustrasi menyanyikan tembang macapat Jawa. Foto: instagram.com/@elishaorcarus

Sebelum melihat contohnya, sebaiknya pahami terlebih dahulu pengertian dari tembang gambuh itu sendiri. Sederhananya, tembang gambuh merupakan jenis tembang yang berisi nasihat.

Mengutip buku Serat Kandha Suluk Tembang Wayang karya Bram Palgunadi, tembang ini memiliki watak ragu-ragu. Oleh karena itu, tembang gambuh sering digunakan untuk menampilkan suasana keraguan, tak berkeputusan jelas, tak jelas akhirnya, dan samar-samar.

Terkadang, tembang gambuh juga menggambarkan sikap mendua yang dilakukan oleh seseorang. Meskipun, gambuh dikenal sebagai tembang alit atau tembang macapat, namun dulu gambuh sebenarnya merupakan tembang tengahan.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini contoh tembang gambuh selengkapnya yang bisa Anda simak:

1. Nasihat agar jujur

Aja nganti kabanjur

Barang polah ingkang nora jujur

Yen kebanjur sayekti kojur tan becik

Becik ngupayaa iku

pitutur ingkang sayektos

Tutur bener puniku

Sayektine apantes tiniru

Nadyan metu saking wong sudra papeki

Lamun becik nggone muruk

Iku pantes sira anggo

Ana pocapanipun,

Adiguna adigang adigung

Pan adigang kidang adigung pan esthi

Adiguna ula iku

Telu pisan mati sampyuh

Sumber: Serat Walangreh Pupuh III karya Sri Susuhunan

Ilustrasi menyenandungkan tembang gambuh. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

2. Tembang Gambuh untuk mengiringi Dongkrek

Ngleluri budoyo luhung

Ciptane leluhur kito Semangke kang cinatur

Riwayat dongkrek engkang asli

Asal saking Dusun Menjayan kang asli

Palang kaleng-gahanipun

Priyo luhur kang yoso Jamane kang kapungkur

Duk semono Menjayan kang usun

Katrajang eng pagablug akeh pepati

Tambah-tambah polah ipun

Kawulo ngudi usodo Berkah kang Moho Agung

Eyang Palang hang sakti kalangkung

Metu broto angento dongkrek mauwarni

Kinaryo mbrasto pageblug

Serno tapis tanpo siso Suko sukur yang Agung

Poro kawulo bingah kalangkung

Eyang Palang aparing dawuh sayekti

Sumber: Buku Kesenian Dongkrek: Internalisasi Nilai dan Ketahanan Budaya karya Muhammad Hanif, dkk.

3. Tembang Tengahan Gambuh

Sekar Gambuh ping catur

Kang cinatur polah kang kalantur

Tampa tutur katula-tula katali

Kadalu-warsa kapatuh

Katutuh pan dadi awon

Sumber: Kitab Wulang Reh karya Paku Buwana IV

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan tembang gambuh?
chevron-down

Tembang gambuh merupakan jenis tembang yang berisi tentang nasihat yang ditunjukkan kepada generasi muda.

Apa watak tembang gambuh?
chevron-down

Tembang ini memiliki watak ragu-ragu.

Bagaimana suasana tembang gambuh?
chevron-down

Tembang gambuh biasa digunakan untuk menampilkan suasana keraguan, tak berkeputusan jelas, tak jelas akhirnya, dan samar-samar.