Pengertian dan Contoh Verba Tingkah Laku sebagai Teks Prosedur Kompleks

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Verba tingkah laku merupakan salah satu kaidah kebahasaan dalam teks prosedur kompleks. Teks prosedur adalah salah satu jenis teks dalam bahasa Indonesia yang banyak ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya, teks prosedur cara memasak nasi goreng, cara membuat jus mangga, dan lain sebagainya.
Dikutip dari buku Teks dalam Kajian Struktur dan Kebahasaan karangan Taufiqur Rahman, teks prosedur kompleks merupakan teks berisi langkah-langkah yang harus dilalui untuk mencapai sebuah tujuan yang diinginkan serta terdapat penjelasan/keterangan di dalam langkah-langkahnya.
Ada beberapa kaidah kebahasaan yang dimiliki oleh teks prosedur kompleks, yaitu konjungsi temporal, kalimat imperatif, verba material, verba tingkah laku, partisipan manusia, bilangan penanda, kalimat interogatif, dan kalimat deklaratif.
Di bawah ini akan dijelaskan mengenai pengertian dan contoh verba tingkah laku.
Pengertian Verba Tingkah Laku
Mengutip buku Cara Mudah Memahami Teks Prosedur, verba tingkah laku merupakan perbuatan yang mengacu pada tindakan berdasarkan ungkapan. Verba tingkah laku mengacu pada sikap yang diungkapkan secara verbal (tidak tampak).
Tindakan dengan ungkapan dimaksudkan kepada sesuatu yang sulit untuk dilihat secara fisik (hanya dapat dirasakan). Ciri-ciri verba tingkah laku adalah:
Berkenaan dengan sikap seseorang;
Bukan sikap mental yang tampak;
Tindakan nonfisik.
Contoh Verba Tingkah Laku
Berikut contoh penggunaan verba tingkah laku untuk dapat lebih memahaminya. Contoh verba tingkah laku adalah kata yang digarisbawahi.
Toni memahami pelajaran yang disampaikan guru matematika.
Paman yakin bahwa yang mencuri ayam tetangga adalah seekor musang.
Tunggu kira-kira 5 menit, untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
Kevin merasa bahwa dirinya telah berusaha dengan maksimal dalam pertandingan badmintonnya.
Dina menerima dengan lapang dada apapun keputusan yang dibuat oleh orangtuanya.
(DND)
