Konten dari Pengguna

Pengertian Fictophilia Beserta Tanda-Tandanya yang Harus Diwaspadai

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Fictophilia. Foto: pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Fictophilia. Foto: pixabay

Fictophilia adalah kondisi ketika seseorang memiliki ketertarikan terhadap karakter fiksi. Menurut Urban Dictionary, ketertarikan ini bisa berupa gairah seksual, perasaan cinta, ataupun rasa suka ke arah hubungan romansa.

Orang yang menderita Fictophilia biasanya memiliki angan untuk menjalin hubungan spesial dengan karakter fiksi yang dikaguminya. Entah itu berupa karakter anime, tokoh novel, karakter game, pemain drama, dan lain-lain.

Mengutip situs iBrowse News, Fictophilia termasuk dalam kategori fetish yang ringan. Gangguan ini membuat penderitanya memiliki ketertarikan seksual terhadap benda mati dan merasa terobsesi dengannya.

Ada ciri khas yang menandakan seseorang menderita gangguan Fictophilia. Apakah itu? Untuk mengetahuinya, simaklah penjelasan dalam artikel berikut.

Ciri-ciri Gangguan Fictophilia

Sebenarnya, menyukai sebuah karakter fiksi adalah hal yang wajar. Namun, jika rasa suka tersebut mengarahkannya pada ketertarikan romansa atau gairah seksual, maka itu menjadi tidak wajar.

Ilustrasi Fictophilia. Foto: pixabay

Ada beberapa pertanda seseorang mengalami gangguan Fictophilia. Dirangkum dari Frontiers in Psichology dan sumber lain, berikut penjelasannya:

1. Selalu memakai nama karakter yang disukai

Penderita gangguan Fictophilia selalu menggunakan nama karakter fiksinya dalam setiap situasi. Biasanya, nama tersebut digunakan sebagai password, nama sosial media, dan lain-lain. Kekaguman yang kuat mendorong mereka untuk mengingat terus karakter fiksi yang dikaguminya.

2. Mengetahui semua informasinya

Penderita Fictophilia mengetahui semua informasi tentang karakter fiksi yang disukainya sampai detail terkecil. Mulai dari sejarah, latar belakang keluarga, pakaian favorit, hingga ciri khas dari karakter itu sendiri. Bahkan, beberapa orang sampai mengenalinya suara dan gaya bicaranya.

3. Menulis nama karakter yang disukai di mana pun

Mereka selalu menulis nama karakter tersebut di mana pun, seperti belakang buku catatan, dinding, kursi, dan lain sebagainya. Mereka selalu mengingat namanya dalam situasi apapun.

4. Galeri ponsel dipenuhi oleh foto karakter

Galeri ponsel penderita Fictophilia penuh dengan foto karakter yang dikaguminya. Bahkan, mereka biasa menggunakan foto tersebut sebagai profil di akun sosial medianya seperti Facebook, Instagram, TikTok, dan lain-lain.

Ilustrasi Fictophilia. Foto: pixabay

Mereka selalu membanggakan karakter tersebut di depan teman-temannya. Bahkan, mereka tak segan memperkenalkannya sebagai kekasih atau pasangan. Karakter fiksi tersebut seolah dijadikan sebagai tokoh nyata.

5. Dijadikan standar dalam memilih pasangan

Rasa suka yang berlebihan terhadap karakater fiksi membuat mereka begitu terobsesi dengannya. Sehingga, mereka menjadikan karakter tersebut sebagai standar dalam memilih pasangan. Mereka menginginkan pasangannya kelak memiliki sifat, tampilan fisik, dan ciri khas yang sama dengan karakter dambaannya.

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apa itu Fictophilia?
chevron-down

Fictophilia adalah kondisi ketika seseorang memiliki ketertarikan terhadap karakter fiksi.

Bagaimana bentuk ketertarikan penderita Fictophilia?
chevron-down

Ketertarikan ini bisa berupa gairah seksual, perasaan cinta, ataupun rasa suka ke arah hubungan romansa.

Apakah Fictophilia normal?
chevron-down

Sebenarnya, menyukai sebuah karakter fiksi adalah hal yang wajar. Namun, jika rasa suka tersebut mengarahkannya pada ketertarikan romansa atau gairah seksual, maka itu menjadi tidak wajar.