Konten dari Pengguna

Pengertian, Fungsi, dan Isi Kode Etik Guru Bagi Tenaga Pengajar

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi murid dan guru Foto: Thinkstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi murid dan guru Foto: Thinkstock

Kode etik guru menjadi salah satu hal dasar yang harus diketahui oleh pengajar. Kode ini berupaya mengarahkan tenaga pendidikan untuk menjalankan tugas yang sudah ditetapkan dengan lancar.

Mengutip buku Etika & Profesi Guru (2019: 167-168) oleh Normawati, dkk., kode etik guru dapat diartikan sebagai aturan tata susila keguruan. Kode etik guru juga merupakan pedoman yang berupaya mengatur hubungan guru dengan rekan kerja, murid, wali murid, pimpinan dan masyarakat dengan misi tugasnya.

Di sisi lain, Oteng Sutisna (1986:364) juga menjelaskan bahwa kode tersebut berperan sebagai penghubung dengan rekan kerja untuk menyukseskan misi dalam mengajar peserta didik.

Fungsi Kode Etik Guru

Mengutip Jurnal Peran dan Fungsi Kode Etik Kepribadian Guru dalam Pengembangan Pendidikan oleh Dr. H.A. Marjuni, M.Pd, ada beberapa fungsi penerapan kode etik guru di dunia pendidikan, yaitu:

  • Memberi pedoman untuk anggota profesi tentang prinsip profesionalitas.

  • Menjadi sarana kontrol sosial untuk masyarakat.

  • Mencegah campur tangan pihak di luar organisasi profesi terkait hubungan etika dalam keanggotaan profesi.

Ilustrasi guru sekolah anak Foto: Shutterstock

Isi Kode Etik Guru

Kode etik guru sendiri ditetapkan dalam kongres PGRI XIII di Jakarta pada 1973. Kemudian, kode ini disempurnakan dalam kongres PGRI XVI tahun 1989 di Jakarta.

Berikut adalah isi kode etik guru selengkapnya:

  1. Guru berbakti membimbing siswa untuk membentuk manusia seutuhnya yang berjiwa pancasila.

  2. Guru memiliki dan melaksanakan kejujuran profesional.

  3. Guru berusaha memperoleh informasi tentang siswa sebagai bahan melakukan bimbingan dan pembinaan.

  4. Guru menciptakan suasana sekolah sebaik-baiknya yang menunjang berhasilnya proses belajar mengajar.

  5. Guru memelihara hubungan baik dengan orang tua murid dan masyarakat sekitarnya untuk membina peran serta dan rasa tanggung jawab bersama terhadap pendidikan.

  6. Guru secara pribadi dan bersama-sama mengembangkan dan meningkatkan mutu dan martabat profesinya.

  7. Guru menjaga hubungan seprofesi, semangat kekeluargaan, dan kesetiakawanan sosial.

  8. Guru secara bersama-sama memelihara dan meningkatkan mutu organisasi PGRI sebagai sarana perjuangan dan pengabdian.

  9. Guru melaksanakan segala kebijaksanaan pemerintah dalam bidang pendidikan.

(GTT)

Frequently Asked Question Section

Apa Itu Kode Etik Guru?

chevron-down

Kode etik guru adalah pedoman yang berupaya mengatur hubungan guru dengan rekan kerja, murid, wali murid, pimpinan dan masyarakat dengan misi tugasnya.

Fungsi Kode Etik Guru

chevron-down

Kode etik guru memiliki beberapa fungsi, yaitu memberi pedoman terkait profesionalitas untuk anggota profesi, menjadi sarana kontrol sosial bagi masyarakat, dan lainnya.

Isi Kode Etik Guru

chevron-down

Ada beberapa isi kode etik guru, di antaranya adalah guru berbakti membimbing siswa untuk membentuk manusia yang berjiwa Pancasila, guru melaksanakan kejujuran profesional, dan masih banyak lagi.