Pengertian Gerak Endonom Beserta Jenis-jenis dan Contohnya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gerak pada tumbuhan dapat dibedakan menjadi tiga macam, salah satunya adalah gerak endonom. Gerakan tumbuhan ini disebut pula sebagai gerak spontan karena sering terjadi secara tiba-tiba.
Mengutip buku Mega Bank Soal Biologi & Kimia SMA Kls 1,2,3 yang ditulis oleh Tim Guru Eduka (2014), gerak tumbuhan pada dasarnya hanya disebabkan oleh sebagian organ-organ tumbuhan. Biasanya, tumbuhan bergerak lantaran dipicu oleh rangsangan dari dalam atau luar.
Lalu, apa yang dimaksud dengan gerak endonom? Simak ulasan berikut untuk penjelasan lebih lengkapnya.
Apa Itu Gerak Endonom?
Menurut Siti Paramitha Retno Wardhani, S. Si (2020) dalam buku Smart Bio Series: IPA Biologi SMA/MA Kelas 10, 11, 12, gerak endonom adalah gerak yang tidak dipengaruhi faktor dari luar, namun terjadi lantaran faktor dari dalam tumbuhan itu sendiri.
Gerak satu ini dikenal dengan sebutan gerakan spontan atau gerakan autonom. Gerakan ini bisa diamati menggunakan mikroskop. Terdapat beberapa jenis gerakan endonom pada tumbuhan, antara lain adalah:
1. Gerak siklosis
Gerak siklosis adalah gerak yang disebabkan oleh aliran sitoplasma. Contoh gerak siklosis adalah gerakan protoplasma pada sel-sel Hydrilla.
2. Gerak Nutasi
Gerak nutasi diartikan sebagai gerakan spiral pada tumbuhan merambat. Misalnya, gerak melilitnya batang kacang panjang yang selalu melingkar ke kanan.
3. Gerak Silia
Gerak silia dapat dilihat dari gerakan pada zoospora tumbuhan.
Jenis-jenis Gerak Tumbuhan
Seperti dikatakan sebelumnya, gerakan tumbuhan terbagi menjadi tiga. Berikut jenis-jenis gerak tumbuhan yang dikutip dari buku Bupelas Pemetaan Materi & Bank Soal IPA SMP Kelas 8 tulisan Tim Maestro Genta (2020):
1. Gerak Endonom
Gerakan endonom atau spontan disebabkan oleh rangsangan dari dalam tumbuhan itu sendiri.
2. Gerak Esionom
Gerak esionom merupakan gerak tumbuhan yang timbul lantaran rangsangan dari lingkungan sekitar. Gerak ini terbagi menjadi tiga, di antaranya:
a. Gerak Tropisme
Gerak tropisme adalah gerak sebagian tubuh tumbuhan karena adanya pengaruh dari lingkungan. Gerak tropisme bisa mendekati atau menjauhi rangsangan. Beberapa jenis gerak tropisme, yaitu fototropisme, geotropisme, kemotropisme, hidrotropisme, dan tigmotropisme.
b. Gerak Taksis
Gerak taksis adalah gerak seluruh bagian tumbuhan, yang berupa mendekati atau menjauhi rangsangan dari luar. Ada dua macam gerak taksis, di antaranya fototaksis dan kemotaksis.
c. Gerak Nasti
Gerak nasti timbul karena rangsangan dari luar. Arah gerak nasti tidak dipengaruhi oleh arah datangnya rangsangan. Beberapa jenis gerak nasti adalah fotonasti, tigmonasti, termonasti, niktinasti, dan nasti kompleks.
3. Gerak Higroskopis
Gerakan ini terjadi lantaran perubahan kadar air pada tumbuhan secara terus menerus. Alhasil, kulit buah atau kotak spora menjadi kering, sehingga kulit buah itu pecah. Gerak higroskopis bisa dilihat dari pecahnya kedelai, lamtoro, dan lain sebagainya.
(GTT)
Frequently Asked Question Section
Apa Saja Jenis-jenis Gerak Pada Tumbuhan?

Apa Saja Jenis-jenis Gerak Pada Tumbuhan?
Ada tiga jenis gerak pada tumbuhan, di antaranya gerak endonom, gerak esiniom, dan gerak higroskopis.
Apa Itu Gerak Endonom?

Apa Itu Gerak Endonom?
Gerak endonom adalah gerak yang tidak dipengaruhi faktor dari luar, namun terjadi lantaran faktor dari dalam tumbuhan itu sendiri.
Apa Saja Macam-macam Gerak Endonom?

Apa Saja Macam-macam Gerak Endonom?
Gerak endonom terbagi menjadi tiga macam, yakni gerak siklosis, nutasi, dan silia.
