Pengertian Iklan Lengkap dengan Jenis, Tujuan, dan Ciri-cirinya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Iklan dalam dunia pemasaran merupakan salah satu teknik yang digunakan untuk menawarkan produk atau jasa. Iklan adalah informasi yang disampaikan institusi, lembaga, ataupun perusahaan yang bertujuan untuk memasarkan suatu produk atau jasa kepada khalayak umum.
Iklan dinilai menjadi salah satu strategi pemasaran yang efektif. Sebab, iklan mampu memengaruhi audiens untuk membeli atau memakai suatu produk dan jasa yang ditawarkan.
Ada banyak jenis iklan yang dibedakan berdasarkan isi dan media penyebarluasannya. Agar lebih memahaminya, simaklah penjelasan berikut.
Jenis-jenis Iklan
Berdasarkan Isinya
Berdasarkan isinya iklan dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu iklan penawaran (niaga), iklan layanan masyarakat, dan iklan permintaan.
1. Iklan Penawaran (niaga)
Iklan penawaran (niaga) adalah iklan yang dibuat untuk menawarkan suatu produk atau jasa kepada masyarakat luas. Biasanya, iklan ini dibuat oleh perusahaan yang memproduksi barang atau menyediakan jasa.
Iklan jenis ini dikenal juga sebagai iklan komersil dan banyak digunakan dalam dunia industri. Contoh dari iklan niaga di antaranya iklan makanan, minuman, rokok, fashion, barang elektronik, dll.
2. Iklan Layanan Masyarakat
Berbeda dengan iklan niaga, iklan layanan masyarakat umumnya dibuat oleh instansi resmi atau lembaga pemerintahan. Iklan jenis ini dibuat untuk memberikan informasi tentang suatu topik dan bersifat mencerdaskan masyarakat. Contoh iklan layanan masyarakat di antaranya iklan tentang hemat energi, anjuran menjauhi narkoba, keluarga berencana, dll.
3. Iklan Permintaan
Iklan permintaan dibuat atas permintaan lembaga atau perusahaan yang menginginkan informasinya dimuat untuk dilihat oleh masyarakat luas. Biasanya iklan ini berisikan posisi pekerjaan yang dibutuhkan oleh perusahaan.
Berdasarkan Medianya
Berdasarkan medianya iklan dibedakan menjadi dua jenis, yaitu iklan cetak dan elektronik.
1. Iklan Cetak
Dari namanya, kita bisa langsung mengetahui bahwa iklan ini disebarluaskan melalui media cetak. Iklan cetak bisa kita temui di beberapa media cetak seperti koran, majalah, buletin, baliho, brosur, dll.
Kelebihan dari iklan jenis ini ialah dapat dibaca oleh banyak orang, bahkan untuk yang gaptek sekalipun. Namun kekurangannya, iklan ini bisa menghabiskan biaya cetak yang mahal serta kurang efektif dan efisien dalam penyampaian informasinya.
2. Iklan Elektronik
Seiring dengan perkembangan zaman, kini iklan banyak disebarluaskan melalui media elektronik dan digital. Iklan elektronik banyak ditemui di televisi, radio, media sosial, media daring, dll. Iklan jenis ini dinilai lebih efektif dan efisien dibandingkan iklan cetak.
Tujuan Iklan
Adapun tujuan iklan dalam dunia pemasaran dan ranah umum adalah sebagai berikut:
Memberikan informasi (informing)
Membujuk dan memengaruhi audiens (persuading)
Mengingatkan audiens (reminding)
Memberikan nilai tambah pada suatu produk atau jasa (adding value)
Ciri-ciri Iklan
Ada beberapa ciri-ciri iklan yang dapat membedakannya dengan informasi lain. Adapun ciri-cirinya adalah sebagai berikut:
Memiliki isi yang jelas, singkat, dan padat. Isi iklan harus bersifat jujur tapi mampu menarik perhatian audiens.
Bersifat informatif, artinya ada informasi yang disampaikan melalui iklan tersebut.
Menggunakan bahasa yang mudah dimengerti. Sebab target audiensnya adalah semua kalangan, maka bahasa yang digunakan harus sederhana dan mudah dimengerti.
Dikemas dengan tampilan yang menarik (eye catching).
Bersifat mengajak audiens untuk membeli produk atau memakai jasa yang ditawarkan.
(MSD)
