Pengertian Imperative Sentence, Ciri-ciri, Jenis, dan Contohnya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Grammar merupakan tata bahasa atau aturan penting yang harus dipahami jika ingin belajar bahasa Inggris. Salah satu contoh dari grammar yaitu imperative sentence atau kalimat perintah.
Mempelajari imperative sentence secara mendalam dapat membantu dalam menyusun kalimat bahasa Inggris dengan baik dan benar.
Untuk memahami lebih lanjut mengenai imperative sentence, simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.
Pengertian Imperative Sentence
Dikutip melalui buku “Kind of Sentences: Assertive, Interrogative, Imperative, Optative, Exclamatory Sentences” ditulis oleh Salim Khan Anmol (2024), imperative sentences adalah kalimat yang digunakan untuk membuat permintaan (request), memberikan petunjuk (direction), atau mengeluarkan perintah (command).
Sederhananya, imperative sentence adalah kalimat imperatif yang berisi perintah. Pada kalimat imperatif, subjek tidak dinyatakan secara eksplisit, karena dianggap sudah jelas.
Untuk memberikan kesan yang lebih sopan, bisa menambahkan kata please (tolong), pada bagian depan atau belakang kalimat.
Jika perintah pada kalimat imperatif melibatkan emosi, maka penggunaan tanda seru diperbolehkan.
Berikut ini rumus kalimat imperatif:
Positif: Verb + Object or Compliment
Negatif: Do not + Object or Compliment
Ciri-ciri Imperative Sentence
Ciri-ciri kalimat imperatif adalah sebagai berikut:
1. Kalimatnya bersifat direktif atau berisi perintah, menyatakan permintaan, memberi instruksi, dan perintah. Kalimat imperatif dimulai dengan kata kerja aksi
2. Tidak menyertakan atau memiliki subjek, sehingga menciptakan nada yang langsung, baik sebagai permintaan yang sopan maupun perintah yang tegas, tergantung pada konteksnya
3. Menggunakan simple present tense atau kata kerja bentuk pertama (V1) tanpa menambahkan s, es, atau ed
4. Kalimat biasanya diakhiri dengan tanda seru (!) atau tanda tanya (?). Namun bisa juga diakhiri dengan tanda titik (.)
5. Menambahkan kata please untuk membuat imperative sentence menjadi lebih sopan.
Jenis Imperative Sentence
Dikutip melalui laman Grammarly, kalimat imperatif dibagi menjadi dua, yaitu berdasarkan sifat dan fungsinya.
Imperative Sentence Berdasarkan Sifat
Kalimat imperatif berdasarkan sifatnya dibagi menjadi tiga, yaitu positif, negatif, dan pertanyaan. Berikut ini penjelasannya beserta contoh:
1. Kalimat Imperatif Positif
Kalimat imperatif positif adalah kalimat yang digunakan untuk memberi perintah, saran, atau instruksi secara positif. Contohnya:
Please open the door. (Tolong buka pintunya.)
Could you please close the window? (Bisakah kamu menutup jendelanya?)
Study hard for your exams. (Belajarnya dengans erius untuk ujianmu.)
Eat your vegetables. (Makanlah sayuran mu.)
Put your plate in the sink. (Taruh piring mu di tempat cuci piring.)
2. Kalimat Imperatif Negatif
Kalimat imperatif negatif adalah kalimat yang digunakan untuk melarang atau meminta seseorang agar tidak melakukan sesuatu.
Dalam kalimat ini, kata don’t (jangan) biasanya digunakan untuk menyampaikan larangan. Contohnya:
Don’t touch the plate, it’s dirty. (Jangan pegang piringnya, itu kotor.)
Don't touch the thermostat. (Jangan pegang termostat itu.)
Never judge someone before knowing their story. (Jangan menilai orang lain sebelum tahu cerita sebenarnya.)
Don’t be rude. (Jangan berlaku kasar.)
Don’t waste your time. (Jangan membuang-buang waktu.)
3. Kalimat Imperatif Tanya
Kalimat imperatif tanya adalah kalimat yang menggabungkan elemen perintah atau saran dengan bentuk pertanyaan. Contohnya:
Could you please speak more slowly? (Bisakah kamu berbicara lebih pelan?)
Can you help me with my luggage, please? (Bisakah kamu membantu membawakan barangku?)
Would you make breakfast? (Maukak kamu membuat sarapan?)
Can you show her the route, please? (Bisakah kamu menujukkan jalan padanya?)
Kindly turn of the fan before leaving. (Tolong matikan kipasnya sebelum pergi.)
Imperative Sentence Berdasrakan Fungsi
Kalimat imperatif berdasarkan fungsinya dibagi menjadi lima, yaitu perintah, permohonan, larangan, saran, dan ajakan. Berikut ini penjelasannya:
1. Kalimat Imperatif Perintah
Kalimat imperatif perintah adalah kalimat yang digunakan untuk memberikan instruksi atau perintah secara langsung.
Kalimat ini biasanya bersifat tegas dan jelas, tanpa kata-kata tambahan yang menunjukkan keraguan. Contoh:
Wash your hand before eating! (Cuci tanganmu sebelum makan!)
Come home before sunset. (Pulanglah sebelum matahari terbenam!)
Don't leave the door open! (Jangan biarkan pintunya terbuka!)
Give me a hand! (Bantu aku!)
Please make the bed! (Tolong bereskan tempat tidurnya!)
2. Kalimat Imperatif Permohonan atau Permintaan
Kalimat imperatif permohonan adalah kalimat yang digunakan untuk meminta sesuatu dengan cara yang sopan. Meskipun bentuknya mirip dengan perintah, nada dan konteksnya lebih lembut. Contohnya:
Please help me with this. (Tolong bantu aku dengan ini.)
Come with me for a movie, please? (Ikutlah denganku untuk menonton film, tolong?)
Pass the salt and pepper, please? (Berikan garam dan ladanya, tolong?)
Could you please seat our party near the window? (bisakah kamu mendudukkan keompok kami dekta jendela?)
3. Kalimat Imperatif Larangan
Kalimat imperatif larangan digunakan untuk melarang atau meminta seseorang agar tidak melakukan tindakan tertentu. Contoh:
Mind your footsteps! (Perhatikan langkah kakimu!)
Don’t keep the lights on while sleeping! (Tolong jangan menyalakan lampu saat tidur!)
Watch your back while driving! (Perhatikan belakangmu ketika mengemudi!)
Don’t write in this notebook with a pencil. (Tolong jangan menulis dengan pensil di buku catatan ini.)
4. Kalimat Imperatif Ajakan
Kalimat imperatif ajakan adalah kalimat yang digunakan untuk mengajak atau menyarankan seseorang melakukan sesuatu bersama-sama. Contoh:
Let’s go home together! (Ayo pulang bersama!)
Let’s play soccer on that field! (Ayo kita bermain sepak bola di lapangan itu!)
Please join us for lunch. (Ikutlah makan siang bersama kami.)
Let’s watch a music concert together! (Mari kita menonton konser musik bersama-sama!)
5. Kalimat Imperatif Saran
Kalimat imperatif saran adalah kalimat yang digunakan untuk memberikan saran atau rekomendasi kepada seseorang. Contoh:
Learn a foreign language for your job. (Pelajai bahasa asing untuk membantu pekerjaanmu.)
Double-check your document before sending it. (Periksa kembali dokumen sebelum mengirimkannya.)
You can ask your friend why he left you. (Kamu bisa bertanya pada temanmu mengapa ia meninggalkanmu.)
Baca juga: 5 Contoh Cerita Pendek Bahasa Inggris
(RK)
