Pengertian Isyraf, Bahaya, dan Contoh Perilakunya dalam Islam

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sikap berlebih-lebihan biasa dikenal dengan istilah isyraf. Sikap ini dilarang dalam Islam, sebagaimana disebutkan Surat al-A’raf ayat 31. Allah Swt berfirman yang artinya:
“Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.”
Secara bahasa, pengertian isyraf berasal dari kata asrofa-yusrifu-isroofan yang berarti bersuka ria sampai melewati batas. Sedangkan secara istilah, isyraf adalah suatu sikap jiwa yang memperturutkan keinginan melebihi semestinya.
Sikap tercela ini biasanya dimiliki orang-orang rakus yang tidak pernah puas akan nikmat Allah Swt. Mereka terus mencari kepuasan dunia dengan melakukan perbuatan yang melampaui batas. Agar lebih memahaminya, berikut penjelasan tentang isyraf lengkap dengan bahaya dan contoh perilakunya.
Pengertian Isyraf, Bahaya, dan Contoh Perilakunya
Di dalam diri manusia terdapat hawa nafsu yang bisa menjerumuskannya ke dalam lubang maksiat. Orang yang beriman tidak akan tergoda padanya, namun orang yang tidak beriman justru akan tunduk padanya.
Isyraf termasuk dalam perbuatan maksiat yang bermula dari hawa nafsu seseorang. Perbuatan ini amat dibenci Allah Swt dan dilarang dalam Islam. Setiap Muslim harus menghindarinya supaya bisa selamat di akhirat kelak.
Mengutip buku Yang Hilang Dari Kita: Akhlak oleh M. Quraish Shihab, Allah berpesan kepada hamba-Nya untuk memakai pakaian yang indah dan sederhana saja. Dianjurkan baginya memakan makanan yang halal, bergizi, dan berdampak baik bagi tubuhnya.
Janganlah ia berlebih-lebihan dan melampaui batas. Sebab, ini termasuk perbuatan tercela yang akan membawa pelakunya pada siksaan neraka.
Isyraf dapat mencakup hal-hal yang berkaitan dengan ibadah maupun muamalah. Isyraf dalam beribadah dapat dilakukan dengan menambah cara atau kadarnya. Sedangkan isyraf dalam muamalah dilakukan dengan memperbanyak hartanya.
Perbuatan isyraf ini bisa memutuskan hubungan seseorang dengan agamanya. Maksudnya, ia akan jauh dari agama dan enggan kembali padanya.
Imam Asy Syatibi juga berpendapat bahwa sikap isyraf bisa menghilangkan keteguhan dan keseimbangan seseorang dalam beribadah. Amalnya akan terputus di tengah jalan dan ia akan membenci ibadah, serta enggan melaksanakan perintah agamanya.
Adapun contoh perilaku isyraf adalah sebagai berikut yang dikutip dari buku Akidah Akhlak Kelas XI MA:
Menambah-nambah di atas kadar kemampuan dan berlebihan dalam hal makan. Sebab, makan yang terlalu kenyang dapat menimbulkan hal negatif pada kesehatan tubuh manusia.
Bermewah-mewah dalam makan, minum dan lain-lain. Artinya, saat mengkonsumsi sesuatu tidak boleh memperturutkan hawa nafsunya, sehingga semua yang di inginkan pun tersedia.
Menumpuk-numpuk harta atau sesuatu hal yang tidak telalu dibutuhkan olehnya maupun oleh masyarakat.
Melakukan segala sesuatu yang berlebiha, contohnya terlalu banyak tidur dan makan. Dua kebiasaan ini dapat menimbulkan penyakit malas yang membuatnya enggan bekerja. Kalaupun bekerja, hasilnya pun tidak akan optimal.
Melakukan pekerjaan yang sia-sia.
Memperturutkan hawa nafsunya demi keinginan sementara.
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan isyraf?

Apa yang dimaksud dengan isyraf?
Secara bahasa, pengertian isyraf berasal dari kata asrofa-yusrifu-isroofan yang berarti bersuka ria sampai melewati batas. Sedangkan secara istilah, isyraf adalah suatu sikap jiwa yang memperturutkan keinginan melebihi semestinya.
Bagaimana cara menghindari perilaku isyraf?

Bagaimana cara menghindari perilaku isyraf?
Mengingat bahwa sikap berlebihan adalah perbuatan setan / mendapat dosa, menghindari pergaulan dengan orang yang suka gaya hidup berlebihan, biasakan hidup hemat dan sederhana sesuai kebutuhan bukan keinginan.
Apa dampak negatif yang ditimbulkan perilaku isyraf?

Apa dampak negatif yang ditimbulkan perilaku isyraf?
Isyraf dapat menjadkan harta lebih cepat habis sehingga susah untuk menabung, harta yang dimiliki menjadi tidak berkah, menimbulkan perilaku negatif lainnya seperti perilaku kikir, iri dan perilaku dengki.
