Pengertian Kebutuhan Primer, Sekunder, dan Tersier Beserta Contoh-contohnya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Manusia mempunyai berbagai kebutuhan yang harus dipenuhi agar memiliki kehidupan yang layak. Ternyata berbagai kebutuhan ini diperlukan tidak hanya untuk bertahan hidup, tetapi juga untuk menunjukkan eksistensi diri manusia sebagai makhluk sosial.
Dalam Ilmu Ekonomi, kebutuhan manusia dibedakan berdasarkan intesitas kepentingannya. Yaitu kebutuhan primer, sekunder, dan tersier. Ingin tahu lebih lanjut? Simak pembahasan lengkapnya berikut ini:
Kebutuhan Primer
Primer berasal dari kata primus yang berarti pertama. Maka kebutuhan primer merupakan kebutuhan utama atau pokok yang muncul secara naluriah agar manusia dapat bertahan hidup. Jika kebutuhan tersebut tidak terpenuhi, maka hidup manusia terancam.
Kebutuhan primer terdiri dari pangan (makanan), sandang (pakaian), dan papan (tempat tinggal). Tanpa pangan, manusia akan meninggal. Tanpa sandang dan pangan, manusia akan rentan terserang penyakit.
Baca juga: Kehidupan Manusia Memerlukan Kebutuhan Primer yang Harus Dipenuhi
Kebutuhan Sekunder
Kebutuhan sekunder posisinya ada di tengah-tengah. Biasanya kebutuhan ini akan timbul secara alami setelah semua kebutuhan primer dapat terpenuhi. Sebab, fungsi dari kebutuhan sekunder adalah sebagai penunjang hidup.
Apabila kebutuhan ini tidak terpenuhi, hidup manusia tidak terancam. Selain itu, kebutuhan sekunder setiap orang juga berbeda-beda.
Contoh-contoh kebutuhan sekunder di antaranya adalah sepeda, koneksi internet, smartphone, hiburan, dan lain-lain.
Kebutuhan Tersier
Tersier berasal dari kata teririus yang berarti ketiga. Kebutuhan tersier adalah kebutuhan yang dapat dipenuhi apabila kebutuhan primer dan sekunder telah terpenuhi. Biasanya kebutuhan tersier berfungsi untuk meningkatkan status sosial. Contoh kebutuhan tersier adalah liburan ke luar negeri, perhiasan, pakaian branded, kendaraan mewah, dan rumah mewah.
(ERA)
