Pengertian Kelompok Sosial Lengkap dengan Ciri-ciri dan Faktor Pembentuknya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Suatu kelompok pada hakikatnya merupakan individu-individu yang saling berhubungan satu sama lain. Pembentukannya senantiasa dilandasi pada kriteria tertentu seperti usia, pendidikan, pandangan politik dan lain-lain yang kemudian disebut sebagai kelompok sosial.
Kelompok sosial dapat terbentuk setelah satu individu dengan individu lainnya saling bertemu. Pertemuan antarindividu ini haruslah berupa proses interaksi, seperti adanya kontak, komunikasi, kerja sama, akomodasi, asimilasi, dan akulturasi untuk mencapai tujuan bersama.
Bahkan, dalam pembentukan kelompok sosial biasanya disertai juga dengan persaingan, pertikaian, dan konflik. Dengan demikian, interaksi merupakan syarat utama yang harus dipenuhi agar terbentuk kelompok sosial. Agar lebih memahaminya, berikut penjelasan tentang kelompok sosial lengkap dengan ciri dan faktor pembentuknya.
Pengertian Kelompok Sosial
Mengutip buku Pasti Bisa: Persiapan Cerdas Nilai Tinggi Sosiologi SMA/MA, kelompok sosial merupakan suatu gejala yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Karena sebagian besar kegiatan manusia berlangsung di dalamnya, yakni sejak manusia lahir hingga meninggal dunia.
Pada umumnya, manusia memang dilahirkan seorang diri. Namun setelah itu, manusia akan memerlukan orang lain untuk membantunya agar terus hidup. Contohnya adalah seorang bayi yang baru lahir memerlukan bantuan orang lain untuk minum dan makan, melindunginya dari cuaca panas dan hujan, mengajarinya berjalan dan berbicara, dan sebagainya.
Menurut RM. Mac Iver dan Charles H. Page dalam buku Sosiologi untuk Kelas XI SMA/MA, suatu himpunan manusia baru disebut kelompok sosial apabila memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
Kesatuan yang nyata, ditandai dengan ada atau tidak adanya organisasi.
Setiap anggota kelompok sadar bahwa dirinya merupakan anggota atau bagian dari kelompok tersebut.
Ada hubungan timbal baik (interaksi yang saling mempengaruhi) antara anggota kelompok.
Memiliki pola perilaku, struktur, dan aturan-aturan tertentu.
Memiliki faktor bersama sehingga mempererat hubungan antar anggota. Misalnya ideologi politik, agama, kepentingan dan tujuan hidup, nasib, dan lain-lain.
Pembentukan Kelompok Sosial
Bergabung dengan sebuah kelompok merupakan sesuatu yang muncul dari keinginan diri sendiri atau secara kebetulan. Misalnya, seseorang terlahir dalam keluarga tertentu.
Namun, ada juga yang merupakan sebuah pilihan yang diinginkan seseorang. Dua faktor utama yang tampaknya mengarahkan pilihan tersebut adalah kedekatan dan kesamaan. Pengelompokan manusia umumnya dilatarbelakangi oleh beberapa faktor, yaitu:
Keyakinan bersama akan perlunya pengelompokan;
Harapan yang dihayati oleh anggota-anggota kelompok;
Ideologi yang mengikat seluruh anggota;
Setiap kelompok sadar bahwa dia merupakan bagian dari kelompoknya; ada hubungan timbal balik antara anggota yang satu dan lainnya;
Ada suatu faktor yang dimiliki bersama sehingga hubungan antaranggota bertambah erat.
Selain beberapa faktor di atas, kelompok manusia juga dapat terbentuk melalui hasil pengalaman praktis, intelektual, dan emosional. Berikut penjelasannya:
Pengalaman praktis, yaitu pengelompokan yang didasarkan pada aktivitas yang dilakukan manusia guna memenuhi hasrat dan keinginannya.
Pengalaman intelektual, yaitu pengelompokan yang didasarkan pada keterbatasan akal seseorang sehingga memerlukan bimbingan dan arahan manusia lain.
Pengalaman emosional, yaitu pengelompokan yang didasarkan pada naluri untuk hidup bersama dengan manusia lain.
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan kelompok sosial?

Apa yang dimaksud dengan kelompok sosial?
Kelompok sosial adalah himpunan individu yang bertemu satu sama lain karena alasan tertentu. Pertemuan antarindividu ini haruslah berupa proses interaksi, seperti adanya kontak, komunikasi, kerja sama, akomodasi, asimilasi, dan akulturasi untuk mencapai tujuan bersama.
Apa saja pengalaman yang dapat membentuk kelompok sosial?

Apa saja pengalaman yang dapat membentuk kelompok sosial?
Pengalaman praktis, pengalaman intelektual, dan pengalaman emosional.
Apa ciri khusus dari kelompok sosial?

Apa ciri khusus dari kelompok sosial?
Salah satunya memiliki faktor bersama sehingga mempererat hubungan antar anggota. Misalnya ideologi politik, agama, kepentingan dan tujuan hidup, nasib, dan lain-lain.
