Konten dari Pengguna

Pengertian Komik Beserta Ciri dan Jenis-jenisnya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Komik foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Komik foto: Unsplash

Komik merupakan hasil dari perpaduan seni dan sastra. Karya seni ini menyampaikan cerita lewat visual atau gambar dan kata-kata. Dalam cerita komik, gambar lebih dominan daripada teks verbal.

Komik bisa ditemukan di berbagai media, mulai dari koran, majalah, buku komik, hingga media sosial. Biasanya, komik dijadikan sarana hiburan. Namun, karya seni ini juga bisa menjadi pesan sindiran hingga media pembelajaran.

Pengertian Komik

Komik adalah cerita yang dilukiskan dengan gambar. Foto: Unsplash

Menurut Rohani (1997) dalam buku Pengembangan Media Pembelajaran karya Cecep Kustandi, M.Pd. dan Dr. Daddy Darmawan M.Si. (2020:141), komik adalah cerita yang dilukiskan dengan gambar dan berfungsi untuk menghibur pembaca.

Sementara itu Scott (2001) mengartikan komik sebagai gambar-gambar serta lambang-lambang lain yang disusun dalam urutan tertentu untuk menyampaikan informasi dan mencapai tanggapan etis pembaca.

Di sisi lain, komik juga bisa berarti media yang menyajikan cerita dengan ilustrasi gambar dan balon kata di setiap gambar, dengan tujuan mendeskripsikan cerita kepada pembaca.

Baca juga: Fungsi Tema di dalam Menggambar Komik

Ciri-ciri Komik

Melibatkan pembaca jadi ciri-ciri komik. Foto: Unsplash

Komik dapat dikenali dengan beberapa karakteristik tertentu. Salah satunya adalah bahasa yang sederhana. Berikut ciri-ciri komik yang dikutip dari buku Pengantar Desain Komunikasi Visual dalam Penerapan karya Ricky W. Putra (2020:140-141):

1. Melibatkan pembaca

Komik mampu melibatkan pembaca secara emosional. Ketika membaca cerita komik, pembaca merasa ikut terlibat dalam cerita dan menjadi tokoh utama.

2. Bahasa percakapan

Selain menggunakan gambar, komik juga memakai bahasa percakapan sehari-hari. Sehingga, pembaca mudah memahami bacaan dalam komik.

3. Watak sederhana

Gambaran watak dalam komik biasanya dilukiskan secara sederhana. Ini dilakukan agar pembaca bisa memahami karakter tokoh komik dengan mudah.

4. Humor mudah dipahami

Komik kerap menyisipkan humor yang mudah dipahami oleh pembaca. Biasanya, humor yang diambil berasal dari kondisi masyarakat.

Baca juga: Mengetahui Fungsi Penentuan Karakter dan Tokoh dalam Menggambar Komik

Jenis-Jenis Komik

Kartun jadi salah satu ciri-ciri komik. Foto: Unsplash

Ada beragam jenis komik, setiap jenisnya dapat dibedakan melalui gaya penggambaran hingga penyampaian cerita. Berikut adalah beberapa jenis komik:

1. Komik Potongan (Comic Strip)

Penggalan komik yang digabung menjadi sebuah alur cerita pendek. Biasanya komik ini dibuat bersambung.

2. Kartun

Jenis komik yang tampilannya mengandung kritik, humor, atau sindiran.

3. Komik Tahunan (Comic Annual)

Komik yang terbit setiap satu bulan atau satu tahun sekali. Penerbit biasanya akan menerbitkan buku- buku komik baik itu cerita putus maupun serial putus.

4. Komik Online (Web Comic)

Komik yang diunggah di internet. Komik online lebih menguntungkan dibandingkan dengan komik cetak, hal ini karena komik online relatif lebih murah dan dapat menyebarluaskan komik yang bisa dibaca oleh siapa saja.

5. Buku Komik (Comic Book)

Komik yang berisikan cerita gambar dan tulisan yang dikemas dalam bentuk buku. Buku komik biasa disebut dengan komik cerita pendek, yang biasanya didalam komik ini berisikan 32 halaman tetapi ada juga komik yang berisi 48 halaman dan 64 halaman.

(GTT)