Konten dari Pengguna

Pengertian Morning Person, Istilah Kekinian yang Populer di Media Sosial

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi morning person adalah. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi morning person adalah. Foto: Unsplash

Morning person adalah istilah dalam bahasa gaul yang banyak ditulis oleh para pengguna media sosial, terutama Instagram dan TikTok. Beberapa waktu ini, istilah tersebut semakin populer. Sebenarnya, apa itu morning person?

Dalam bahasa Inggris, morning person adalah orang-orang yang terbiasa bangun dan beraktivitas di pagi hari. Mereka terus konsisten dalam menjadi morning person dan ingin mengedukasi banyak orang tentang segudang manfaat bangun pagi.

Orang yang bangun pagi akan memulai aktivitas di jam-jam produktif. Mereka yang melabeli diri sebagai morning person biasanya gemar mengunggah kegiatannya di pagi hari ke media sosial. Waktu ideal untuk bangun tidur di pagi hari adalah sekitar jam 5 pagi sebelum matahari terbit.

Ilustrasi bangun di pagi hari. Foto: Unsplash

Manfaat Jadi Morning Person

Selain dapat memulai hari lebih awal, bangun di pagi hari juga memberikan dampak baik untuk kesehatan dan keseimbangan hidup. Dikutip dari buku Successful Persuasion: I Saw It on Radio karya Gerry Borreggine, inilah deretan manfaatnya untuk Anda ketahui:

1. Menjalani Hari dengan Bugar

Konsep yang diterapkan orang-orang morning person adalah tidur lebih awal dan bangun sebelum matahari terbit. Tidur cukup setidaknya 7-8 jam per hari memberikan kesempatan bagi tubuh untuk mengisi daya. Selain itu, mereka tidak merasa ngantuk saat melakukan aktivitas di siang hari.

Kurang tidur menyebabkan ketidakseimbangan tubuh dan mengganggu keseharian. Anda mungkin pernah menemui orang yang tidur di dalam bus pagi atau mencuri waktu untuk tidur saat bekerja. Itu karena mereka mungkin begadang sehingga waktu tidur berkurang.

2. Lebih Punya Banyak Waktu untuk Beraktivitas

Orang yang bangun telat biasanya tidak punya waktu banyak untuk menyelesaikan pekerjaan. Dengan konsisten menjadi morning person, Anda punya waktu lebih untuk produktif.

Selain itu, bangun pagi dapat membuka kesempatan untuk meningkatkan perfoma kerja. Anda bisa bekerja maksimal karena punya banyak energi dan tidak ngantuk. Pekerjaan yang diselesaikan secara maksimal akan menghasilkan output yang memuaskan.

3. Mood yang Lebih Baik

Bangun di pagi hari ternyata berpengaruh pada suasana hati. Mood yang bagus membuat Anda menjalani hari dengan penuh semangat dan bahagia. Menjadi morning person mampu memberikan energi positif untuk diri sendiri.

Ilustrasi suasana hati yang baik. Foto: Unsplash

4. Badan Terasa Segar

Bangun di pagi hari terasa lebih segar, sebab tubuh mendapatkan oksigen yang belum tercemar polusi udara. Ikuti kebiasaan baik ini dengan olahraga agar badan menjadi sehat dan fit.

5. Punya Istirahat yang Berkualitas

Dikutip dari laman Very Well Health, tidur berkualitas membawa pengaruh besar untuk tubuh. Tidur nyenyak adalah sarana organ-organ tubuh untuk beristirahat, terutama jantung. Ketika tidur, tubuh melepaskan hormon yang menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Tips untuk Menjadi Morning Person

Untuk Anda yang ingin mengubah kebiasaan menjadi morning person, intip langkah tepat untuk memulainya:

1. Terapkan Kebiasaan Sehat dan Bersih Sebelum Tidur

Kebiasaan menjaga kebersihan dan kesehatan sebelum tidur dapat meningkatkan kualitas tidur, sehingga badan terasa segar ketika bangun. Awali langkah tersebut dengan menyikat gigi atau mandi dengan air hangat setelah beraktivitas. Bisa juga dibantu dengan olahraga sebelum tidur.

2. Menyusun To-do-list

Membuat rencana bisa membantu Anda untuk bisa bangun lebih pagi. Ketika sudah tahu apa yang akan dilakukan seharian penuh, Anda akan tergerak untuk bangun pagi dan menyelesaikan rencana yang telah dibuat.

3. Mengevaluasi Proses

Pikirkan dan cari tahu hal apa yang membuat Anda gagal ketika mencoba kebiasaan sebagai morning person. Dengan mengetahui penyebabnya, Anda akan lebih mudah untuk mengetahui solusinya.

(DAF)