Pengertian Nolep beserta Ciri-Ciri dan Perbedaannya dengan Introvert

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kata-kata baru baik berupa akronim maupun serapan kini semakin sering digunakan oleh masyarakat luas dan disebut sebagai bahasa gaul. Salah satu contoh bahasa gaul yang sering digunakan adalah nolep. Apa artinya?
Nolep adalah plesetan kata dari “No Life”. Mengutip buku Netizen Bucin oleh Nida Thania Dewi, nolep atau no life artinya tidak memiliki kehidupan. Bahasa slang ini kerap digunakan untuk menyindir orang yang hanya menghabiskan waktunya sendiri dan jarang berinteraksi dengan dunia luar.
Seseorang yang nolep asyik dengan dunia mereka sendiri dan merasa tidak perlu orang lain di sekelilingnya. Padahal manusia adalah makhluk sosial, sehingga hal-hal tertentu membutuhkan dorongan dan support dari orang lain.
Bahkan, orang yang memiliki sikap nolep juga terkesan seperti tidak memiliki impian untuk masa depan. Berikut ciri-ciri orang yang nolep, simak uraian selengkapnya.
Ciri-Ciri Orang Golongan Nolep
Mengutip situs Psychology Today, berikut ciri-ciri orang yang termasuk kaum nolep:
Tidak mementingkan masa depan.
Suka menghabiskan waktu sendiri untuk melakukan hal sepele seperti bermain game, menonton film atau series, dan lain sebagainya.
Malas berinteraksi dengan orang lain.
Tidak punya rasa empati dan simpati.
Lebih sering berinteraksi dengan gadget.
Tidak memiliki banyak teman di dunia nyata.
Malas melakukan aktivitas fisik.
Sulit mengontrol emosi dan terkadang mempunyai kepribadian yang labil.
Meskipun berkonotasi negatif, kata nolep sering diucapkan dalam konteks candaan, sarkasme, dan hal yang tidak begitu serius. Kata ini tak jarang dikaitkan dengan sifat introvert, padahal sebenarnya berbeda. Apa perbedaannya?
Perbedaan Nolep dengan Sifat Introvert
Anda perlu memahami bahwa nolep berbeda dengan sifat introvert. Pada dasarnya, orang yang memiliki sifat introvert bukan berarti tidak mau dan tidak bisa berinteraksi dengan orang lain atau banyak orang.
Mengutip laman Very Well Mind, orang introvert cenderung memiliki energi yang cepat habis ketika terlalu lama berinteraksi dengan banyak orang. Sehingga, orang berkepribadian introvert membutuhkan waktu sendiri untuk mengisi energi yang telah habis digunakan.
Energi yang sudah terisi bisa digunakan kembali untuk bersosialisasi. Berbeda dengan nolep yang merujuk pada sikap seseorang yang malas bertemu atau berinteraksi dengan orang lain dan tidak peduli dengan kehidupan sosialnya. Dari penjelasan tersebut, jelas terlihat perbedaan antara nolep dengan introvert.
(EAR)
