Konten dari Pengguna

Pengertian Rohis beserta Fungsi, Tujuan, dan Kegiatan yang Dilakukannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Illustrasi Rohis. Foto: Kementerian Agama DIY Yogyakarta
zoom-in-whitePerbesar
Illustrasi Rohis. Foto: Kementerian Agama DIY Yogyakarta

Rohis adalah singkatan dari rohani Islam dan sering juga disebut sebagai Dewan Keluarga Masjid (DKM). Biasanya, rohis ada di tiap Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam bentuk organisasi.

Menurut Nugroho Widiyantoro dalam buku Panduan Dakwah Sekolah, fungsi rohis sebagai organisasi di sekolah adalah untuk mewujudkan barisan remaja pelajar yang mendukung dan memelopori tegaknya nilai-nilai kebenaran serta menjadi batu bata yang baik dalam bangunan masyarakat Islam.

Sementara menurut Muhammad Ruswandi dan Rama Adeyasa dalam buku Manajemen Mentoring, selain sebagai organisasi sekolah, rohis juga bisa berfungsi untuk kegiatan mentoring. Rohis dalam hal ini berfungsi untuk mengkaji ilmu pengetahuan mengenai ajaran agama Islam, khususnya yang bersifat religius modern.

Tujuan Rohis

Illustrasi Rohis. Foto: Kementerian Agama DIY Yogyakarta

Menurut Hamdani Bakran Adz-Dzaky dan Ainur Rohim Faqih dalam buku Konseling dan Psikoterapis Islam, adapun tujuan rohis dibagi menjadi dua, yakni tujuan umum dan khusus. Berikut pembagiannya:

Tujuan Umum

  • Membantu seseorang menjadi manusia seutuhnya guna mencapai kebahagiaan di dunia dan di akhirat.

  • Memberikan pertolongan kepada setiap individu agar sehat secara jasmaniah dan rohaniah.

  • Meningkatkan kualitas keimanan, ke-Islaman, keihsanan dan ketauhidan dalam kehidupan sehari-hari.

  • Mengantarkan individu mengenal, mencintai dan berjumpa dengan esensi diri Dn citra diri serta dzat yang Maha Suci yaitu Allah SWT.

Tujuan Khusus

  • Membantu individu agar terhindar dari masalah.

  • Membantu individu mengatasi masalah yang dihadapinya.

  • Membantu individu memahami tentang ilmu keagamaan dengan benar.

Kegiatan Rohis

Kegiatan Rohis. Foto: SMPN 234 Jakarta

Berikut adalah beberapa kegiatan yang dilakukan dalam organisasi rohis seperti dikutip dari buku Manajemen Mentoring karya Muhammad Ruswandi dan Rama Adeyasa.

1. Lembaga Dakwah Ammah

Salah satu kegiatan dalam organisasi rohis, yaitu sebagai lembaga dakwah ammah (Umum). Dakwah ammah dilakukan secara lisan oleh seseorang ke banyak orang. Misalnya dakwah di lingkungan sekolah.

2. Lembaga Dakwah Khusus

Kegiatan dakwah ini yaitu proses pembinaan dalam rangka pembentukan kader-kader dakwah di lingkungan sekolah. Kegiatan dakwah khusus meliputi:

  • Mabit, yaitu bermalam bersama, diawali dari magrib atau isya’ dan diakhiri dengan shalat subuh.

  • Diskusi atau bedah buku (mujadalah), kegiatan yang bernuansa pemikiran (fikriyah) dan wawasan (tsaqaafiyah) dengan tujuan untuk mempertajam pemahaman, memperluas wawasan, serta meluruskan pemahaman.

  • Daurah atau pelatihan, yaitu memberikan pelatihan untuk memperkaya pengetahuan siswa. Misalnya daurah Alquran yang tujuannya untuk memperbaiki cara membaca Alquran.

  • Penugasan, yaitu bentuk tugas mandiri yang diberikan kepada peserta halaqah, bisa berupa hafalan Alquran.

  • Kegiatan Mentoring/halaqah. Kegiatan ini mengkaji ilmu-ilmu pengetahuan khususnya yang bersifat religius modern.

(NDA)