Konten dari Pengguna

Pengertian, Rumus, dan Faktor Kesetimbangan Kimia

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Molekul Kimia foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Molekul Kimia foto: Unsplash

Kesetimbangan kimia merupakan kondisi di mana kedua reaktan dan produk hadir dalam konsentrasi yang tidak mempunyai kecenderungan untuk berubah seiring berjalannya waktu. Biasanya, keadaan ini tercapai pada reaksi kimia reversibel.

Reaksi reversibel menjadi salah satu bentuk dari reaksi kimia. Reaksi ini merupakan bentuk reaksi dua arah atau bolak-balik. Dalam reaksi ini, hasil reaksi dapat berubah kembali menjadi bentuk reaktan.

Pada dasarnya, kesetimbangan kimia tidak dapat dipengaruhi oleh penambahan katalis, meskipun ada perbedaan waktu untuk mencapai keadaan seimbang. Kesetimbangan kimia adalah proses dinamis yang berlangsung terus-menerus.

Berikut adalah persamaan dari kesetimbangan dinamis.

Simbol Kesetimbangan

aA(g) ⇄ bB(g)

Ilustrasi Kimia foto: Unsplash

Kesetimbangan kimia yang terjadi dipengaruhi oleh beberapa faktor. Apa saja? Simak ulasan berikut.

Perubahan Konsentrasi

Perubahan konsentrasi menjadi salah satu faktor kesetimbangan kimia. Jika konsentrasi produk reaksi berubah, maka kesetimbangan akan bergeser untuk mengurangi perubahan konsentrasi yang terjadi. Hal ini terjadi hingga diperoleh kesetimbangan baru.

Perubahan Tekanan

Faktor ini hanya berpengaruh untuk sistem reaksi yang melibatkan gas. Ketika terjadi perubahan tekanan sistem, maka reaksi akan bergeser untuk mengurani pengaruh dari perubahan tekanan.

Kesetimbangan akan bergeser ke arah total mol lebih sedikit jika tekanan bertambah. Sebaliknya, kesetimbangan akan bergeser ke arah total mol lebih banyak jika tekanan berkurang.

Perubahan Suhu

Jika suhu sistem meningkat, kesetimbangan akan bergeser ke arah reaksi yang menyerap panas. Perubahan ini akan terjadi ke arah reaksi eksotermis panas jika suhu pada sistemnya menurun.

(GTT)