Pengertian Takjil dan 7 Makanan Berbuka Puasa di Berbagai Negara

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Belum lengkap rasanya bila puasa di bulan Ramadhan tidak menyantap takjil sebagai makanan pembuka. Banyak orang yang lebih memilih untuk membeli takjil sembari menunggu waktu berbuka.
Disadur dari buku Ramadhan with Covid 19 to Remember oleh Novy Khayra, takjil merupakan istilah yang kerap dipakai untuk menyebut makanan atau camilan yang disantap saat adzan maghrib berkumandang. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, takjil adalah mempercepat buka puasa. Jadi, pengertian takjil yaitu penyegeraan membatalkan puasa dengan makanan pembuka.
Setiap bulan Ramadhan, masyarakat Indonesia banyak yang berjualan takjil di pinggir jalan. Menu takjil yang dijual pun beragam seperti kolak pisang, bubur candil, gorengan, es buah, dan masih banyak lagi. Tradisi berburu takjil memang menjadi suatu hal yang unik, karena aktivitas ini hanya ada pada saat bulan Ramadhan.
Menu Inspirasi Takjil dari Berbagai Negara
Setelah mengetahui pengertian takjil, berikut beberapa menu takjil dari berbagai negara yang bisa menjadi inspirasi untuk berbuka puasa yang dirangkum dari buku Pastry & Bakery Edisi 106 Bisnis Kue Kering oleh Pertiwi Mediasindo.
1. Ais Kacang dari Malaysia
Ais kacang dari Malaysia mirip seperti es kacang merah di Indonesia. Ciri khas dari minuman ini adalah serutan es batu yang dibentuk menjulang tinggi. Ais kacang merah juga dilengkapi dengan berbagai toping seperti buah-buahan, sirup, susu, mutiara dan tidak lupa ditambah kacang merah.
2. Hyderabadi Haleem dari India
Hyderabadi Haleem merupakan makanan berbuka puasa di India. Bahan yang digunakan dalam makanan ini antara lain gandum, rempah-rempah, dan daging.
Hyderabadi haleem memiliki tekstur yang lembut sama seperti bubur. Sehingga sangat cocok jika disantap saat masih hangat untuk makanan berbuka puasa.
3. Medames dari Mesir
Medames terbuat dari bawang putih, lemon, rebusan kacang, dan minyak. Makanan ini juga dilengkapi dengan berbagai toping seperti saus tomat, telur, roti bun Mesir, dan pastrami.
4. Piyaju dari Bangladesh
Piyaju terbuat dari kacang-kacangan, cabai cincang, dan bawang. Piyaju berbentuk dan memiliki rasa yang hampir mirip dengan gorengan di Indonesia.
5. Sawine dari Yordania
Sawine merupakan makanan berbuka puasa yang memiliki rasa manis. Makanan ini terbuat dari susu, tepung, kayu manis dan bihun yang kemudian digoreng. Sawine lebih enak jika disantap saat masih hangat.
6. Gullac dari Turki
Cara membuat gullac yakni siapkan lembaran pastry kering, tipis, dan lembut yang kemudian direndam ke dalam susu hangat. Lalu, pastry tersebut disusun dan diberi taburan kacang walnut. Gullac pun siap untuk disantap sebagai takjil.
(EAR)
